1 Tawarikh 7:20 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka bani Efrayim itulah Sutelah, yang beranak Berid, yang beranak Tahat, yang beranak Elada, yang beranak Tahat,

Ayat sebelumnya
« 1 Tawarikh 7:19
Ayat berikutnya
1 Tawarikh 7:21 »

1 Tawarikh 7:20 Tafsiran ayat Alkitab

1 Tawarikh 7:20 (IDN) — Latar, Makna, dan Aplikasi Sementara

Rangka ayat ini berada dalam daftar suku Israel yang disebutkan untuk melacak garis keturunan dan wilayah pertempatan. Dalam catatan genealogis Tanakh, teks itu menyoroti suku Efrayim dan bungsu-bungsunya, menegaskan kontinuitas bangsa itu melalui garis keturunan Sutelah dan anak-anaknya, termasuk Berid, Tahat, Elada, dan Tahat (ulang sebutan menunjukkan variasi dalam penempatan keluarga). Ayat ini muncul sebagai bagian dari konstruksi identitas bangsa dan pemetaan pemukiman di tanah perjanjian, memberi gambaran bagaimana Allah menjaga dan mengarahkan garis keturunan umat-Nya melalui generasi.

Apa yang dikatakan teks ini tentang Allah dan iman

Ayat ini menegaskan kepedulian Allah terhadap garis keturunan umat-Nya. Dalam konteks daftar suku, Allah menegaskan kelangsungan umat-Nya melalui keturunan nyata, bukan sekadar janji abstrak. Ketika Sutelah dan anak-anaknya disebut, ini menekankan bahwa perjanjian Tuhan berlanjut melalui garis manusia biasa, dengan implikasi bahwa setiap anggota keluarga berperan dalam pewarisan janji ilahi.

Uraian kata dan gambaran penting

  • Sutelah adalah bagian dari garis keturunan Efrayim yang menggambarkan kesinambungan keluarga dengan identitas suku.
  • Berid, Tahat, Elada dan selanjutnya menekankan pola penamaan yang berulang, menandai struktur genealogis dan pembagian keturunan di antara anak-anak Sutelah.

Rujukan-rujukan terkait

Beberapa lintasan alkitabiah membantu memahami nuansa genealogis ini:

  • Kelimpahan garis keturunan dalam 1 Tawarikh 7 secara keseluruhan menunjukkan bagaimana Allah menjaga identitas suku bahkan dalam periode pembuangan dan pemulihan. Hubungkan dengan bagian lain yang menekankan pemeliharaan umat melalui garis anak-cucu.
  • Penataan wilayah dan perbekalan di bagian-bagian sebelumnya dan sesudahnya menegaskan bahwa genealogia bukan sekadar rekaman, melainkan bagian dari tata kelola tanah perjanjian dan pewarisannya.
  • Doa dan pemulihan bangsa di literatur lain menunjukkan bahwa keturunan adalah bagian dari rencana keselamatan Allah bagi umat-Nya.

gambaran teologis singkat

Ayah-ibu-anak-anak tidak hanya mencatat garis genealogis; mereka juga menjadi saksi bahwa Allah setia menjaga umat-Nya. Bahkan dalam detail kecil seperti nama-nama keturunan, Allah bekerja secara konsisten untuk menopang identitas umat-Nya melalui generasi. Ini menegaskan tema kemahakuasaan dan kesetiaan Allah yang berkelanjutan.

Hubungan dengan bagian lain Alkitab

Cross-reference singkat untuk memperkaya pemahaman:

  • 1 Tawarikh 2:1—Menyiratkan bahwa daftar suku mempersiapkan konteks kepemilikan tanah dan peran suku-suku di masa penjajahan dan pemulihan.
  • Roma 11:29—Allah tidak menarik kembali anugerah atau panggilan-Nya; kelangsungan garis keturunan, secara spiritual, menunjuk pada pemeliharaan janji-Nya bagi umat percaya.
  • Matius 1: hunt—Garis keturunan Kristus menunjukkan bagaimana rangkaian keturunan akhirnya membawa pewaris keselamatan bagi umat manusia.

Aplikasi praktis bagi masa kini

Beberapa pelajaran relevan bagi kita sekarang:

  • Kepercayaan pada pemeliharaan Allah melalui generasi menolong kita menghargai keluarga dan warisan iman. Doakan dan dukung perkembangan iman anak-cucu kita.
  • Keutuhan identitas rohani berlandaskan pada ketaatan kepada Allah yang setia. Galilah arti nama-nama rohani dalam keluarga kita sebagai pengingat panggilan ilahi.
  • Jangan mengabaikan peran kecil kita dalam rencana Tuhan; seperti Sutelah dan keturunannya, setiap generasi memiliki tempat dalam pekerjaan Allah.

Quotable insights (catatan singkat)

Dalam karya para penafsir publik-domain, Matthew Henry menyoroti bahwa daftar keturunan bukan sekadar catatan, melainkan bukti keadilan dan ketekunan Allah dalam menjaga garis keturunan umat-Nya. Albert Barnes menekankan bahwa pemetaan ini berfungsi untuk menegaskan identitas suku dalam konteks perjanjian. Adam Clarke menggarisbawahi bahwa ketaatan dan pewarisan janji terjadi melalui realitas keluarga dan komunitas. Catatan-catatan tersebut membantu kita melihat bahwa sejarah Israel adalah bagian dari rencana penyelamatan Allah yang berlanjut.

Catatan singkat: Kutipan langsung yang diketahui dari penafsir publik-domain yang relevan tersedia sebagai gambaran umum; sumber-sumber mereka menekankan kontinuitas janji Allah melalui garis keturunan dan identitas komunitas.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Tawarikh 7:20 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 26:35 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 26:35 (IDN) »
Maka inilah anak-anak laki-laki Efrayim dengan bangsa-bangsanya, yaitu dari Sutelah turunlah bangsa Sutelahi, dari Bekher turunlah bangsa Bekheri, dari Tahan turunlah bangsa Tahani.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab