1 Tawarikh 7:23 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka pergilah ia mendapatkan bininya, lalu mengandunglah bininya dan beranak laki-laki, maka dinamainya akan dia Beria, sebab ia itu di dalam rumahnya suatu anugerah yang tiada disangka.

Ayat sebelumnya
« 1 Tawarikh 7:22
Ayat berikutnya
1 Tawarikh 7:24 »

1 Tawarikh 7:23 Tafsiran ayat Alkitab

Inti Interpretasi: Anugerah yang Tidak Terduga dari Persatuan Keluarga Lewat Beriah Beria

Pasangannya datang lewat perjalanan panjang Tuhan yang membentuk garis keturunan dan pemeliharaan umat-Nya. Ayat 1 Tawarikh 7:23 menyoroti kelahiran Beria sebagai tanda berkat dan kemurahan Allah dalam konteks keturunan Yakub dan suku-suku Israel. Peristiwa ini menekankan bahwa kehidupan keluarga dan kelimpahan berkat Allah sering kali datang melalui jalan yang tampaknya sederhana namun penuh makna rohani: pemeliharaan, kesetiaan, dan anugerah yang tidak terduga.

Bentang Sastra: konteks literer dan alur naratif

Ayat ini berada dalam daftar garis keturunan suku Benjamin dan para tokoh leluhur yang diceritakan di 1 Tawarikh untuk menegaskan pemeliharaan Allah atas bangsa Israel. Kisah tentang Beria muncul sebagai bagian dari katalog keturunan yang ditarik untuk menunjukkan bagaimana Allah menyertai dan memberkati bahkan dalam keluarga kecil yang tampak biasa. Dalam bahasa ini, lahirnya seorang anak dan penamaannya menjadi ciri formal pemaknaan Tuhan atas peristiwa itu: Beria diartikan sebagai “beranugerah”—sebuah tanda bahwa rumah tangga tersebut adalah tempat anugerah Tuhan berdiam.

Signifikansi teologis: apa arti Beria

Di tengah daftar tokoh leluhur, kelahiran Beria menegaskan tema pemeliharaan ilahi. Penamaan Beria mengandung nuansa teologis bahwa rumah tangga yang tampak sederhana dapat menjadi lokasi manifestasi anugerah Allah. Ini mengingatkan bahwa Allah bekerja melalui ranah keluarga dan pelestarian garis keturunan untuk tujuan-Nya lebih besar, termasuk penyataan kasih-Nya yang berlanjut melalui generasi.

Connections across Scripture

  • Peringatan akan anugerah Tuhan dalam keluarga: Banyak kisah alkitabiah menunjukkan bagaimana kelahiran anak dan penyediaan rumah tangga menjadi sarana pemberian berkat. Refleksi ini sejalan dengan narasi dalam Kisah Amin (kepengaruhan Allah atas garis keturunan) yang menegaskan bahwa pewarisan yudisial, riset, dan pemeliharaan-Nya berkembang lewat keluarga.
  • Penamaan sebagai penanda teologi: Penamaan orang dalam Alkitab sering mengandung makna teologis. Dalam kasus Beria, nama itu adalah tanda pengakuan atas kehadiran Tuhan dalam rumah tangga tersebut, serta peran keluarga sebagai wadah anugerah.
  • Garis keturunan sebagai bagian pemurnian perjanjian: Pergulatan dan harapan dalam suku-suku Israel sering diletakkan pada proses pewarisan yang menggambarkan kesetiaan Allah pada rencana-Nya di tengah umat-Nya.

Pertanyaan reflektif

  • Apa arti nyata “anugerah yang tiada disangka” dalam hidup keluarga kita saat ini?
  • Bagaimana kita menghargai peran kecil dalam pewarisan iman kepada generasi berikutnya?

Hubungan silang (cross-references) yang relevan

  • Ayat-ayat yang menyoroti makna nama sebagai rohnya mengarahkan maksud Tuhan—menunjukkan bahwa identitas seseorang sering terkait dengan pekerjaan Tuhan dalam hidupnya. (Contoh korelatif: tema penamaan dalam catatan keturunan.)
  • Teks yang membahas pemeliharaan Allah atas garis keturunan umat-Nya dan bagaimana peristiwa pribadi menjadi bagian dari rancangan Allah yang lebih luas.
  • Bagian yang menekankan anugerah Tuhan dalam keluarga sebagai medium pemberian berkat kepada bangsa-Nya secara keseluruhan.

Relevansi sumber-sumber terkemuka (ringkas)

Para komentator Purba seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa nama dan kelahiran dalam garis keturunan menyoroti pemeliharaan Allah atas umat-Nya. Mereka menekankan bahwa kebiasaan penamaan berkaitan dengan tujuan ilahi dan bahwa berkat sering datang melalui ketaatan keluarga. Perhatikan bahwa dalam catatan asli, frasa ini menunjuk pada anugerah yang dianugerahkannya kepada rumah tangga tersebut sebagai bagian dari rencana-Nya. (Catatan: kutipan langsung singkat dari para komentator ini disertakan hanya jika tersedia.)

Kesimpulan singkat

Ayat ini menggarisbawahi bahwa Allah mengarahkan kehidupan keluarga dengan kasih, memberi anugerah melalui kelahiran dan pemeliharaan yang berlangsung dari generasi ke generasi. Nama Beria menjadi pengingat bahwa rumah tangga yang tampak sederhana pun dapat menjadi tempat dimampukannya karya-Nya yang besar.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Tawarikh 7:23 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Samuel 23:5 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Samuel 23:5 (IDN) »
Bukankah ada begini bahwa isi rumahku akan di hadapan Allah? karena telah diteguhkan-Nya dengan aku suatu perjanjian yang kekal, yang berpatutan dalam semuanya, lagi terpelihara. Bukankah Ia akan menumbuhkan kelak segala selamatku dan segala keridlaan itu?

IDN Pilih kitab dalam Alkitab