1 Tawarikh 7:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka Makhir itupun berbinikan saudara Hupim dan Supim, yang bernama Maakha. Maka nama anaknya yang kedua itu Zelafead, dan pada Zelafead itu adalah anak perempuan belaka.

Ayat sebelumnya
« 1 Tawarikh 7:14
Ayat berikutnya
1 Tawarikh 7:16 »

1 Tawarikh 7:15 Tafsiran ayat Alkitab

1 Tawarikh 7:15 (Terjemahan IDN)

Ayat ini melanjutkan daftar suku-suku dan keturunan Israel utamanya dalam bagian pembukuan suku-suku perbekalan garis keturunan. Pada konteksnya, kita melihat bagaimana Makhir, anak Hupim dan Supim, memberikan keturunan melalui Maakha, dan anak perempuan Zelafead disebut sebagai bagian dari garis tersebut. Jejak ini menegaskan pentingnya kehormatan dan ketetapan Allah atas garis keturunan, meski detailnya terasa sangat khusus bagi pembaca pada masa itu.

Makna ayat dalam konteks pasal

Walaupun kitab Tawarikh sering kali memuat daftar genealogis, setiap nama adalah bagian dari rencana Allah yang mencatat sejarah pilihan-Nya bagi Israel. Makhir disebut sebagai salah satu keturunan Beniamin dalam bagian suku-suku yang dipetakan. Kehadiran Maakha sebagai anak pertama dan Zelafead sebagai anak kedua menegaskan bahwa Tuhan memperhatikan garis keturunan, meskipun tidak semua detail dibahas secara luas di tempat lain. Ayat ini menunjuk pada kenyataan bahwa kehidupan keluarga-keluarga kecil dan peristiwa pewarisan memiliki tempat dalam rancangan Allah bagi komunitas umat-Nya.

Gambaran teologis utama

Pembahasan genealogis mengingatkan kita bahwa Allah bekerja dalam silsilah manusia. Setiap nama berfungsi sebagai saksi historis tentang identitas, tanggung jawab, dan pemeliharaan-Nya terhadap bangsa-Nya. Ketelusuran genealogis mengajak pembaca untuk melihat bagaimana Tuhan memelihara garis keturunan yang berperan dalam rencana Mesias nanti, meskipun fokus utama teks ini adalah catatan arus keturunan dan pembagian hak waris dalam suku tersebut.

Perbandingan dengan bagian Alkitab lain

- Bandingkan dengan daftar suku lain dalam Tawarikh yang menekankan garis keturunan, misalnya pembukaan buku-buku genealogis. Hal serupa terlihat dalam narasi berkenaan hak waris dan garis keturunan Israel.

- Dalam Kitab Ulangan, hukum mengenai hak waris dan garis keluarga menegaskan bahwa komunitas memperhitungkan garis keturunan secara akurat; meski konteksnya berbeda, prinsip ketertiban genealogis tetap penting bagi kesejahteraan bangsa.

- Dalam keluaran-nya Nabi-Nabi, kita melihat bagaimana garis keturunan sering dipakai untuk menegaskan pemenuhan janji Allah; meskipun ayat ini tidak memuat nubuat, ia berkontribusi pada penggenapan rencana keselamatan secara bertahap melalui daftar keturunan.

Ayat kunci terkait dan makna praktis

  • Penugasan identitas keluarga: Setiap anggota memiliki bagian dalam cerita bangsa-Israel dan pemeliharaan Allah atas garis keturunan.
  • Ketertiban historis: Daftar genealogis menegaskan keteraturan komunitas dalam menjalankan demikian.

Aplikasi bagi pembaca modern

Garis keturunan kadang terasa jauh, namun inti spiritualnya tetap relevan: Allah memperhitungkan setiap anggota komunitas-Nya. Kita diajak percaya bahwa identitas kita berada dalam kasih-Nya, dan meskipun kita bukan tokoh utama dalam narasi besar, ketaatan kita berkontribusi pada rencana-Nya. Dalam konteks keluarga, ini mengingatkan kita untuk menghormati garis pewarisan iman dan menjaga warisan ibadah bagi generasi berikutnya.

Cross-references (singkat dan relevan)

- Ulangan 10:12-13: Perintah untuk mengikuti hukum-Nya—menjaga iman adalah bagian dari identitas komunitas. Penekanan pada ketaatan memberi konteks bagi tanggung jawab keluarga dan suku dalam genealogia.

- Kejadian 28:14: Janji Tuhan tentang keturunan mengaitkan garis keturunan dengan berkat-Nya; meski cerita berbeda, prinsipnya tentang pemeliharaan Allah tetap konsisten.

- Roma 11:17-24: Gambaran tentang bagaimana orang percaya bisa menjadi bagian dari pohon zaitun iman oleh kasih Allah, mengingat bahwa identitas rohani bukan hanya karena garis fisik, tetapi karena anugerah Allah.

Kesimpulan singkat

1 Tawarikh 7:15 menegaskan bahwa setiap nama dalam daftar genealogis adalah bagian dari kisah Allah bagi umat-Nya. Kehidupan keluarga Makhir, Maakha, dan Zelafead menunjukkan bagaimana Allah menjaga garis keturunan dan memperlengkapi komunitas-Nya meski tidak semua detail diceritakan secara luas. Ini mengingatkan kita untuk menghargai warisan iman dan tetap setia pada panggilan kita dalam komunitas percaya.

Rangkuman editorial

Ayat ini dipahami melalui lensa penataan genealogis dalam Tawarikh, menekankan pemeliharaan Allah atas garis keturunan, relevan bagi pembaca modern dalam mengarti identitas iman dan tanggung jawab keluarga. Dengan dukungan pandangan para komentator publik-domain, kita melihat bahwa meskipun fokusnya kecil, bagian ini berperan sebagai saksi sejarah yang membentuk ingatan kolektif iman Israel dan kemudiannya menyatakan kebesaran rencana Allah dalam segala tingkatan kehidupan umat-Nya.

Cuplikan pendek dari sumber klasik (untuk konteks historis): "Kehidupan keluarga kecil adalah bagian dari rencana besar Allah" (parafrase dari gaya Matthew Henry/Albert Barnes/Adam Clarke untuk pemahaman umum).

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Tawarikh 7:15 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 36:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 36:1 (IDN) »
Sebermula, maka penghulu-penghulu suku bangsa bani Gilead bin Makhir bin Manasye dari pada bani Yusuf itu datang hampir, lalu sembahnya di hadapan Musa dan di hadapan segala penghulu dan segala kepala suku-suku bani Israel,

Bilangan 26:33 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 26:33 (IDN) »
maka Zelafead bin Hefer itu tiada beranak laki-laki, melainkan anak perempuan sahaja, maka nama-nama anak perempuan Zelafead inilah: Makhla dan Noa dan Hojla dan Milka dan Tirza.

Bilangan 27:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 27:1 (IDN) »
Sebermula, maka anak-anak perempuan Zelafead bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye, dari pada suku Manaye bin Yusuf, maka nama anak perempuan itu Makhla dan Noa dan Hojla dan Milka dan Tirza, sekalian itu datang hampir,

IDN Pilih kitab dalam Alkitab