Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZefanya 2:7 Tafsiran ayat Alkitab
Zefanya 2:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka pantai itu akan jadi bahagian orang sisa bangsa Yehuda, supaya dihantarnya dombanya ke sana dan di tempat ada dahulu rumah-rumah Askelon, mereka itu akan membaringkan kawan binatangnya; yaitu apabila Tuhan, Allahnya, sudah menilik akan mereka itu dan dibawa-Nya akan mereka itu kembali dari hal ketawanannya.
Zefanya 2:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zefanya 2:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yehezkiel 39:25 (IDN) »
Sebab itu demikianlah firman Tuhan Hua: Sekarang Aku mengubahkan hal ketawanan Yakub, dan Aku mengasihankan segenap bangsa Israel dan gairah-Ku bernyala-nyala oleh karena nama-Ku yang suci itu!

Zefanya 3:20 (IDN) »
Pada masa itu Aku membawa akan dikau ke dalam negerimu, dan pada masa itu Aku menghimpunkan dikau; karena Kujadikan dikau suatu kepujian dan suatu kemegahan di antara segala bangsa yang di atas bumi, apabila di hadapan matamu Aku membawa kembali segala yang tertawan itu, demikianlah firman Tuhan!

Mikha 5:3 (IDN) »
(5-2) Maka jikalau kiranya diserahkannya mereka itu sekalipun sampai kepada masa, apabila yang hendak beranak itu sudah beranak, maka segala saudaranya yang tinggal itu akan kembali kepada bani Israel!
Zefanya 2:7 (IDN) — Latar, Makna, dan Aplikasi
Setting seketika ayat
Ayat ini berada dalam kitab Zefanya yang berisi penyataan nubuat untuk bangsa-bangsa di dekat Yehuda dan sekitarnya. Pada bagian ini, Tuhan mengarahkan pandangan ke pantai-pantai Filipin, maksudnya wilayah tepi laut negeri Filistin dan sekitarnya, menyinggung nasib sisa bangsa Yehuda yang akan dipulihkan. Ayat ini melukiskan proses pemulihan yang penuh kasihi: umat-Nya yang dulu tercerai-berai akan dibawa kembali, ditempatkan dalam suasana perlindungan dan kesejahteraan.
Apa yang diungkapkan teks tentang Allah atau iman
Ayat ini menegaskan pemurahan sifat Allah yang penuh kasih setia: meskipun umat-Nya terjerat perbudakan atau ketakutan, Tuhan berencana memulihkan mereka. Pemulihan bukan sekadar kembalinya secara fisik, tetapi juga pemulihan relasi dengan Allah yang mengikat bangsa-Nya dalam damai. Allah yang membentuk bangsa-Nya melalui perjanjian tetap memegang kendali atas masa depan mereka, membimbing langkah mereka kembali ke rumah iman dan perlindungan-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Cross-references yang relevan
Penjabaran hubungan: Ketiga referensi memperlihatkan pola pemulihan ilahi: melihat keadaan umat, mengusahakan pembebasan, dan memulihkan identitas serta kebersamaan dengan Tuhan.
Implikasi masa kini
Adam Clarke menekankan bahwa pemulihan alasannya karena kasih setia Tuhan, bukan karena kepandaian manusia. Matthew Henry menyoroti cara Tuhan menjaga umat di tengah ketakutan, membuktikan bahwa peristiwa historis bukan sekadar kejadian, melainkan pembentukan karakter iman. Albert Barnes menekankan pemulihan tidak hanya fisik, tetapi juga rohani: tempat perlindungan Allah menjadi pusat kedamaian meskipun ada gejolak di sekitar. Dalam konteks kekinian, ayat ini menguatkan keyakinan bahwa umat Tuhan bisa berharap pada pemulihan pribadi maupun komunitas, jika tetap setia kepada Tuhan dan mengikuti jalan-Nya.
Inti pesan untuk pembaca sekarang
Allah yang memperhatikan keadaan umat-Nya tetap memegang kendali atas masa depan mereka. Saat menghadapi perbudakan, ketakutan, atau kehilangan, kita bisa percaya bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita; Dia memulihkan, mengembalikan, dan menuntun kita kembali ke rumah-Nya dalam damai. Respons iman adalah tetap percaya, patuh, dan bersyukur atas pemulihan yang datang dari kasih-Nya.
Quotations note: Potongan pendek dari karya-karya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dapat dipakai sebagai panduan umum dalam memahami tema pemulihan ilahi, namun tidak diulang secara literal di luar konteks di atas. Jika diperlukan kutipan spesifik, saya bisa menambahkannya dengan kutipan terjemahan Indonesia yang setia dengan sumber asli.