Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 6:10 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 6:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Ambillah olehmu dari pada mereka yang sudah kembali dari hal ketawanan, yaitu dari Kheldai, dari Tobia dan dari Yedaya, dan pada hari itu juga pergilah ke rumah Yosia bin Zefanya, yang sudah datang dari Babil,
Zakharia 6:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 6:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 7:14 (IDN) »
Tegal engkau sudah disuruhkan oleh raja serta ketujuh orang menterinya akan pergi memeriksa segala sesuatu yang di negeri Yehuda dan di Yeruzalem, setuju dengan taurat Allahmu, yang pada tanganmu itu,

Ezra 8:26 (IDN) »
Maka kutimbangkan pada tangan mereka itu perak enam ratus lima puluh talenta dan perkakasan yang dari pada perak seratus talenta dan emas seratus talenta.

Yesaya 66:20 (IDN) »
Maka mereka itu akan menghantar segala saudaramu dari pada segala bangsa itu akan persembahan kepada Tuhan, dengan mengendarai kuda dan rata dan unta berpelana dan bagal dan kuda semberani, sampai ke bukit kesucian-Ku, yaitu ke Yeruzalem, demikianlah firman Tuhan, selaku bani Israel membawa persembahan makanan dalam bejana yang suci ke dalam rumah Tuhan.
Zakharia 6:10 – Tafsiran Singkat dalam Bahasa IDN
Gumam kita dibawa pada kisah pasal Zakharia yang menyingkap tindakan Allah dalam pemulihan umat Israel. Ayat ini berada dalam rangkaian nabi Zakharia yang menegaskan panggilan kembali kepada kesetiaan rohani setelah kembalinya dari pembuangan. Pada intinya, ayat ini menunjukkan langkah konkret berupa seleksi orang-orang yang telah pulang dan dikirimkan ke rumah pemimpin-pemimpin rohani untuk melanjutkan pekerjaan di tanah perjanjian.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Zakharia pasal 6, nabi menerima visi tentang empat kereta kuda yang menarik dari empat penjuru bumi sebagai gambaran kuasa Tuhan yang mengarahkan kembali bangsa Israel ke pemulihan. Ayat 10 menyoroti tindakan praktis: memilih tokoh-tokoh yang telah kembali dari pembuangan sebagai bagian dari misi untuk membangun kembali altar dan bangunan ibadah di Yerusalem. Mereka diidentifikasi sebagai Kheldai, Tobia, dan Yedaya, serta seseorang bernama Yosia bin Zefanya yang baru kembali dari Babil.
Pesan utama ayat ini
Inti ajaran ayat ini adalah kerajaan Allah bekerja melalui umat yang setia dan siap menjawab panggilan. Pemilihan tokoh-tokoh yang telah kembali menegaskan kebutuhan kepemimpinan yang telah terbukti setia, untuk memimpin proyek pemulihan rohani dan fisik ibadah di tanah perjanjian. Ini juga menunjukkan bahwa pemulihan tidak terjadi secara abstrak, melainkan melalui tindakan nyata dan pengaturan kewenangan yang tepat.
Catatan tafsir praktis dari tokoh-tokoh terdahulu
Para penafsir klasik menekankan bahwa penugasan seperti ini menegaskan otonomi ilahi dalam mengatur pekerjaan-Nya melalui orang-orang yang telah membuktikan kesetiaan. Mereka melihat bahwa pilihan atas individu-individu tertentu menunjukkan bahwa kemuliaan Tuhan bekerja lewat jemaat yang siap melayani, tanpa menjejaki jalan yang tidak jelas.
Rujukan silang yang relevan
Pernyataan silang ini membantu menunjukkan pola umum: pemulihan Allah menuntut kerja sama jemaat yang terikat pada otoritas rohani dan misi bersama.
Aplikasi bagi pembaca zaman kini
Astaka praktisnya adalah memiliki komitmen jelas terhadap pelayanan gereja dan pemulihan iman. Ketika Allah memanggil orang-orang tertentu untuk peran kepemimpinan, penting bagi jemaat menyambut mereka dengan doa, dukungan, dan tanggung jawab bersama. Pekerjaan pembinaan umat tidak bergantung pada satu pribadi, melainkan pada jaringan pemimpin yang berjalan dalam hikmat Tuhan, mengikuti arah yang telah Allah sediakan melalui konteks historis Israel.
Ringkasan
Ayat 6:10 menegaskan bahwa pemulihan rohani menuntut langkah nyata: memilih orang-orang yang telah kembali dari pembuangan untuk melaksanakan urusan Tuhan di Yerusalem. Allah bekerja melalui pemimpin yang telah terbukti setia, membentuk basis bagi pembaruan ibadah dan komunitas. Sesuai pola kitab suci, pemulihan adalah proses yang terstruktur, melibatkan kepemimpinan rohani, kerja sama jemaat, dan penyerahan diri kepada rencana ilahi.