Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 2:7 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 2:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dengarlah, hai Sion! Luputkanlah dirimu dari sana, hai engkau yang lagi duduk di tanah Babil!
Zakharia 2:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 2:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 48:20 (IDN) »
Keluarlah kamu dari dalam Babil, larilah dari pada orang Kasdim, berkabarlah dengan bunyi tempik sorak, perdengarkanlah dan masyhurkanlah dia sampai kepada ujung bumi; katakanlah: Bahwa Tuhan sudah menebus Yakub, hamba-Nya!

Kejadian 19:17 (IDN) »
Hata, setelah sudah dihantarnya akan mereka ke luar, lalu katanya: Lari lepaskanlah nyawamu: janganlah kamu menoleh ke belakang dan janganlah berhenti di seluruh padang ini: larilah kamu ke gunung, supaya kamupun jangan binasa.

Yesaya 52:11 (IDN) »
Pergilah, pergilah kamu, keluarlah dari sana; jangan kamu jamah yang najis itu; keluarlah dari tengah mereka itu, sucikanlah dirimu, hai kamu yang menggandar benda Tuhan!
Zakharia 2:7 (IDN): Ringkasan dan Makna
Ayat ini adalah bagian dari nubuat Zakharia yang menggambarkan pembebasan dan pemulihan umat Tuhan. Dalam konteks pasal 2, nabi menyampaikan visi tentang kemuliaan Yerusalem yang akan dipulihkan dari pembuangan dan dibawa kembali ke tanah perjanjian. Seruan “Dengarlah, hai Sion! Luputkanlah dirimu dari sana, hai engkau yang lagi duduk di tanah Babil!” menegaskan bahwa Allah mengundang umat-Nya untuk bersikap aktif dalam menyongsong pemulihan, meninggalkan keadaan keterasingan, dan menempatkan diri dalam perlindungan-Nya. Ayat ini menekankan identitas ilahi bagi umat Tuhan yang terpisah akibat pembuangan dan panggilan untuk kembali kepada landasan iman yang benar.
Ayat inti dan maknanya
Rangkuman maknanya: Allah sendiri memanggil umat-Nya keluar dari keadaan penyertaan dan permainan nasib di Babel menuju pemulihan, kedaulatan-Nya, dan kemuliaan kota-Nya. Seruan ini menekankan dua sisi: perlindungan Tuhan bagi umat-Nya dan tanggung jawab manusia untuk merespons panggilan pemulihan dengan iman dan kesetiaan.
Tema-tema utama
Hubungan silang Alkitab
- Ayub 36:7; Mazmur 125:2: Allah menegaskan keamanan bagi kari umat-Nya di bawah tunduk-Nya. Penjelasan singkat: perlindungan Tuhan berlaku bagi mereka yang menaruh kepercayaan pada-Nya.
- Esra 1:1-4: Pemulihan umat berangkat dengan izin dan kehendak Tuhan melalui raja asing; seruan ini merefleksikan tema pemulihan yang Allah sendiri inisiasi. Penjelasan singkat: pemulihan bukan semata kekuatan manusia, melainkan kerja Allah.
- Yesaya 52:11: Seruan untuk keluar dari tempat pembuangan menuju kemuliaan Yerusalem menguatkan makna “luputkanlah dirimu.”
Refleksi praktis
Bagaimana kita merespons panggilan Tuhan untuk keluar dari “Babel” rohani—rasa takut, kecemasan duniawi, atau pola hidup yang menjauh dari kehendak-Nya? Firman ini mengajak kita untuk mengandalkan perlindungan-Nya, menyusun langkah iman yang konkret, dan meneguhkan identitas sebagai umat yang dipelihara di bawah kasih-Nya ketika kita menapaki jalan pemulihan.
Konteks penafsir lain (singkat)
Beberapa penafsir berpendapat bahwa panggilan ini mengandung nuansa kenegaraan dan rohani: umat dipanggil keluar dari ketergantungan pada kekuatan asing dan dialihkan kepada kemahakuasaan Allah yang membawa pemulihan. Mereka menekankan pentingnya respons iman dalam proses tersebut.
Penutup
Zakharia 2:7 mengingatkan bahwa pemulihan Allah dimulai dari ajakan-kesadaran: Sion didorong untuk “luput” dari situasi pembuangan dan menaruh diri dalam perlindungan-Nya. Seruan ini menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya bersifat fisik, melainkan juga rohani—mengembalikan identitas perjanjian dan langkah-langkah iman yang berakar pada kemuliaan Tuhan.
Rujukan silang singkat