Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 13:2 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 13:2 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka akan jadi pada hari itu, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, bahwa Aku akan menghapuskan dari pada tanah itu nama segala berhala, sehingga tiadalah lagi peringatan akan dia, dan lagi segala nabi dan syaitan yang najis akan Kulalukan dari pada tanah itu.
Zakharia 13:2 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 13:2 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Raja-raja 22:22 (IDN) »
Maka sahutnya: Aku akan keluar dan menjadi roh pembohong dalam mulut segala nabinya. Maka firman Tuhan: Engkau dapat membujuk akan dia dan engkau juga akan menang; pergilah engkau, perbuatlah olehmu begitu.

Hosea 2:17 (IDN) »
(2-16) Karena Aku akan lalukan dari pada mulutnya segala nama Baal, sehingga tiada lagi orang teringat akan namanya!

Yeremia 23:14 (IDN) »
tetapi pada segala nabi Yeruzalem Kulihat barang yang keji sangat, mereka itu berbuat zinah dan berlaku dengan culas hatinya, dan dikuatkannya tangan segala orang yang berbuat jahat, sehingga tiada mereka itu bertobat masing-masing dari pada kejahatannya, melainkan mereka itu sekalian bagi-Ku seperti Sodom dan segala orang isinya seperti Gomorah!
Menghapuskan berhala dan unsur najis pada hari Tuhan
Ayat ini menekankan kedatangan harapan penuh pemurnian. Zakharia 13:2 melukiskan Allah yang akan membuang habis segala berhala, nabi palsu, dan unsur najis dari tanah Israel. Bagi umat pada masa pasca-pembuangan, janji ini bukan sekadar tindakan ritual, melainkan perombakan hati yang menyingkirkan semua penyebab sesat agar umat dapat hidup dalam kebenaran dan ketaatan kepada Tuhan. Bagi pembaca sekarang, ayat ini mengingatkan bahwa pemurnian rohani sering dimulai dengan rohnya yang menyingkirkan hal-hal yang menyimpangkan kasih dan iman kepada Allah.
konteks asli
Pada masa pasca-pembuangan, nabi Zakharia menubahkan pemulihan Israel di masa depan yang dipenuhi oleh penyucian rohani. Ayat ini berhubungan dengan penghapusan praktik berhala, penyingkiran nabi-nabi palsu, dan unsur najis yang merusak kemurnian ibadah. Fokusnya adalah pada pembaruan total yang hanya dapat datang dari tindakan Tuhan sendiri, bukan dari usaha manusia semata.
Inti pesan utama
Inti ajaran ayat ini adalah pemurnian total: Tuhan berjanji memberantas berhala, nabi palsu, dan unsur najis dari tanah-Nya. Hal ini menekankan bahwa penyembahan sejati memerlukan kebersihan jiwa dan pengakuan rendah hati atas kekuasaan Allah. Untuk umat beriman, pemurnian ini menuntut penyangkalan diri terhadap segala bentuk penyembahan yang bukan Allah Tunggal.
Tema Alkitabiah terkait
Beberapa silang rujukan yang relevan
Refleksi devosi
Renungkanlah bagaimana kita menjaga kemurnian penyembahan hari ini. Adakah hal-hal yang secara tidak sadar kita jadikan “berhala”—pola pikir, kenyamanan, atau kebiasaan yang menggeser Tuhan dari posisi tertinggi dalam hidup kita? Tuhan berjanji untuk membersihkan tanah-Nya; mari kita merespons dengan penyerahan penuh, membiarkan-Nya menyingkirkan segala unsur najis, dan memperbaharui hati agar hidup kita memuliakan-Nya sepenuhnya.
Cuplikan pemikir terkemuka (ringkas)
Alexander Barnes dan Adam Clarke menekankan bahwa pemurnian ini adalah karya ilahi yang menyentuh inti ibadah manusia, bukan sekadar perbaikan eksternal. Mereka menyoroti bahwa berhala adalah bahaya dalam berbagai bentuk—bukan hanya simbol fisik, tetapi segala prioritas yang kita letakkan di atas Tuhan. [Cuplikan singkat dari pandangan para komentator PD dapat ditemukan dalam karya-karya publik domain yang relevan.]