Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRut 4:15 Tafsiran ayat Alkitab
Rut 4:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hendaklah ia menjadi penghibur hatimu dan pemeliharaan pada masa tuamu, sebab ia telah diperanakkan oleh menantumu, yang kasih akan dikau dan yang lebih baik bagimu dari pada anak laki-laki tujuh orang.
Rut 4:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Rut 4:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 45:11 (IDN) »
Maka di sanalah aku akan memeliharakan bapa, karena lagi akan ada lima tahun bala kelaparan, supaya jangan kepapaanlah bapa serta isi rumahmu dan segala sesuatu yang ada padamu.

Rut 2:11 (IDN) »
Maka sahut Boaz kepadanya: Sesungguhnya sudah diberitahu kepadaku segala sesuatu yang telah kauperbuat akan mentuamu kemudian dari pada mati lakimu, bagaimana engkau sudah meninggalkan ibu bapamu dan tanah tempat jadimu dan sudah pergi kepada suatu bangsa yang tiada kaukenal dahulu.

1 Samuel 1:8 (IDN) »
Maka kata Elkana, lakinya: Hai Hanna, mengapa engkau menangis? apa sebab engkau tiada mau makan? dan karena apa susah hatimu? Bukankah aku ini bagimu terlebih baik dari pada anak laki-laki sepuluh orang?
Rut 4:15 (IDN) – Ringkasan Makna dan Perenungan
Dalam konteks kitab Rut, pasal ini menutup kisah dengan menonjolkan hasil hubungan keluarga dan pemulihan harapan. Rut telah menjadi bagian penuh makna dari garis keturunan Raja Daud, melalui peran Boas dan kebaikan Allah yang memelihara orang-orang berjanji. Ayat ini menegaskan bahwa seorang cucu dapat menjadi penghibur bagi neneknya dan sumber pemeliharaan di masa tua, karena kasih sayang menantu telah membuahkan keturunan yang membawa harapan baru.
Makna utama ayat
Ayat ini menekankan dua hal penting: hubungan keluarga yang diperbarui melalui kelahiran, dan makna praktis kasih keluarga yang berfungsi sebagai penghibur serta penyokong bagi masa depan. Ruth melahirkan Obed, yang bukan sekadar cucu biologis, melainkan saluran berkat yang menaungi masa senja Naomi. Ungkapan pemeliharaan pada masa tuamu menekankan tanggung jawab keluarga untuk merawat anggota yang lebih tua, sambil menegaskan kepercayaan pada pemeliharaan Allah melalui hubungan manusia.
Tema kunci
Cross-references yang relevan
Penjelasan singkat: Ketiga silang rujukan menekankan bahwa Allah bekerja melalui ikatan keluarga—keturunan, tanggung jawab, dan kasih antara generasi—untuk menyediakan penghibur dan pemeliharaan bagi orang-orang yang menantikan masa tua.
Refleksi praktis
Pada masa kini, kita diajak melihat bagaimana hubungan keluarga dapat menjadi sumber penghibur bagi nenek moyang atau saudara tua. Ketekunan Ruth mengingatkan kita bahwa tindakan setia dan kasih dapat membuka jalan bagi harapan baru. Dalam komunitas percaya, mari melatih diri untuk menghargai peran setiap generasi, membangun jaringan dukungan, dan menempatkan pemeliharaan keluarga sebagai prioritas, sambil mengandalkan penyertaan Allah.
Ringkasan penutupan
Rut 4:15 menegaskan bahwa kelahiran Obed membawa penghiburan dan pemeliharaan bagi Naomi karena kasih Ruth. Ayat ini menegosiasikan cara Allah menyatakan kasih-Nya melalui hubungan manusia dan tanggung jawab keluarga, menjalin masa lalu dengan masa depan melalui generasi yang berakar pada ketulusan hati dan iman kepada Allah.