Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 6:10 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 6:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena akan hal mati-Nya itu, maka matilah Ia sekali sahaja untuk dosa, tetapi akan hal hidup-Nya itu, hiduplah Ia untuk Allah.
Roma 6:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 6:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Korintus 5:21 (IDN) »
Maka Ia, yang tiada mengenal dosa, telah dijadikan-Nya dosa ganti kita, supaya kita ini akan menjadi kebenaran Allah di dalam Dia.

1 Petrus 4:6 (IDN) »
Karena dengan maksud itulah Injil itu diberitakan kepada orang-orang mati pun, supaya mereka itu dihukumkan menurut seperti keadaan manusia, tetapi hidup menurut keadaan Allah di dalam roh.

1 Petrus 3:18 (IDN) »
Sebab Kristus pun sudah sekali merasai mati karena dosa-dosa orang, yaitu Orang benar karena orang-orang yang tiada benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; sungguhpun Ia mati dibunuh di dalam tubuh, tetapi hidup di dalam roh.
Roma 6:10 (IDN): Inti Poin Interpretatif
Dalam Roma 6:10, Rasul Paulus menegaskan dua arah kerja Kristus yang saling bertentangan namun saling melengkapi: kematian-Nya bagi dosa dan hidup-Nya bagi Allah. Ayat ini menyatakan bahwa kematian-Nya terjadi untuk mengakhiri dampak dosa secara definitif, sedangkan hidup-Nya menegaskan kemenangan yang memampukan kita hidup bagi Allah. Inti ajaran ini adalah bahwa Kristus menanggung konsekuensi hukum dosa—kematian—dan bangkit untuk memperbarui hubungan kita dengan Tuhan, sehingga kita dipanggil hidup dalam ketaatan dan ketergantungan kepada-Nya.
Konteks Sastra
Pada bagian awal pasal ini, Paulus membahas doktrin kematian terhadap dosa dan pembaruan hidup yang hadir dalam baptisan. Ayat sebelumnya menegaskan bahwa kita telah dikuburkan bersama Kristus melalui baptisan menuju hidup yang baru, sehingga kuasa dosa tidak lagi menguasai. Roma 6:10 menegaskan sekali lagi bahwa kematian-Nya adalah satu kali untuk dosa—sebuah genapnya pemenuhan hukuman dosa—dan hidup-Nya terus-menerus untuk Allah. Struktur ini menekankan identitas Kristen: hidup dalam hubungan baru yang dibentuk oleh karya Kristus.
Signifikansi Teologis
Ayat ini menyatakan dua dimensi nyata Kristus: kematian-Nya untuk dosa (pemutusan hukuman) dan hidup-Nya untuk Allah (gairah ketaatan). Ini bukan sekadar teori, melainkan dasar praktis bagi kehidupan Kristen. Kita tidak lagi hidup menurut pola lama; Kristus menjadi contoh dan sumber hidup kita. Karena kita telah dibawa ke dalam hubungan dengan Bapa melalui Kristus, kita dipanggil memperlihatkan hidup yang berfaedah bagi Allah, baik dalam doa, pekerjaan, maupun moralitas sehari-hari.
Kaitan Alkitab Lain
Pertanyaan Refleksi
Intisari Penutup
Roma 6:10 menegaskan bahwa karya Kristus menuntaskan kedudukan hukum bagi dosa melalui kematian-Nya, sementara hidup-Nya memulai hidup baru bagi Allah. Dalam hidup yang telah dibarui oleh Kristus, kita dipanggil terus-menerus menyatakan loyalitas kepada-Nya dengan cara yang nyata dan praktis, melalui iman, ketaatan, dan kasih kepada sesama.
Cuplikan Pendek (untuk pemahaman singkat)
“Ia sekali saja mati karena dosa; tetapi hidup-Nya sekarang untuk Allah.” Kisah ini menuntun kita pada pengakuan bahwa hidup kita ditentukan oleh karya Kristus: pemutusan kuasa dosa dan pembaruan hidup dalam hubungan dengan Bapa.
Rujukan silang singkat
Efesus 2:5-6; Galatia 2:20; Roma 8:11 — Hubungkan kematian dan kebangkitan Kristus dengan hidup kita yang dipulihkan dalam Roh Kudus.