Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 10:7 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 10:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
tetapi pada masa suara malaekat yang ketujuh itu, apabila ia hendak meniup sangkakalanya, baharulah rahasia Allah genap, menurut seperti kabar kesukaan yang diberitakan kepada segala hamba-Nya, yaitu nabi-nabi.
Wahyu 10:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 10:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Efesus 3:3 (IDN) »
yaitu, bahwa rahasia itu sudah dinyatakan kepadaku dengan jalan wahyu, seperti yang telah kusuratkan di atas dengan ringkasnya.

Roma 16:25 (IDN) »
Maka bagi Tuhan yang berkuasa meneguhkan kamu, (menurut Injil yang aku ajarkan, dan menurut pemberitaan dari hal Yesus Kristus itu, sebagaimana kenyataan rahasia yang terlindung semenjak zaman yang azali,

Lukas 24:44 (IDN) »
Maka bersabdalah Ia kepada mereka itu, "Inilah perkataan-Ku yang sudah Kukatakan kepadamu, tatkala Aku lagi bersama-sama dengan kamu: Bahwa tak dapat tiada akan disampaikan hal-Ku di dalam Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan Zabur itu."
Wahyu 10:7 dalam Perspektif Penggenapan Nubuat
Imamat wahyu ini membawa pembaca ke saat yang sangat penting dalam rangka kerja keselamatan Allah: saat malaikat ketujuh membunyikan sangkakala, rahasia Allah dinyatakan. Ayat ini menegaskan bahwa pada momen itu Allah menyempurnakan rencana-Nya dan memberitakan kabar baik kepada para hamba-Nya, yakni nabi-nabi. Konteksnya menata permulaan penutupan zaman dan penggenapan nubuat-nubuat yang telah diwahyukan sebelumnya.
Inti yang dinyatakan oleh teks
Ayat ini menekankan dua unsur kunci: (1) kepastian waktu ketika sangkakala ketujuh berbunyi, dan (2) kemanfaatan kabar yang Allah berikan melalui para nabi-Nya. Ketika sangkakala terakhir akan meniup, Allah tidak membiarkan rahasia-Nya tetap tersembunyi; sebaliknya, Dia menegakkan maksud-Nya untuk seluruh umat manusia melalui pewahyuan yang telah dinyatakan kepada hamba-Nya, yaitu nabi-nabi.
Istilah dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian-bagian lain Alkitab
Beberapa medan rujukan yang relevan membantu memahami dinamika wahyu akhir zaman:
Catatan: kutipan langsung dari pengamatan para penafsir terdahulu dipakai untuk menolong pemahaman tanpa mengulang teks asli secara panjang lebar.
Rangkaian penjelasan para penafsir terkemuka
Sejumlah pandangan klasik menonjolkan sifat walak Allah yang setia dan pemenuhan nubuatan dengan cara yang menegaskan otoritas-Nya. Ringkasnya, para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa Wahyu ini menandai penyelesaian rencana Allah yang telah dinubuatkan, dengan pengungkapan kabar sukacita melalui nabi-nabi-Nya. Mereka menyoroti bahwa penggenapan rahasia Allah tidak sekadar informasi, melainkan pewahyuan yang mengarahkan umat kepada iman yang teguh kepada karya Kristus dan kedudukan-Nya atas segala tunduk makhluk.
Alinea ringkas dari para tokoh penafsir
“Rahasia Allah genap” dipahami sebagai pemenuhan tujuan surgawi ketika Allah menyatakan apa yang dulu tersembunyi. Hal ini menghidupkan harapan gereja dan mengarahkan jemaat kepada taat kepada kehendak-Nya.” (pembacaan umum para penafsir publik domain).
Aplikasi bagi orang percaya sekarang
Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah bekerja secara pasti dalam time frame-Nya. Keandalan-Nya memberi dorongan untuk hidup dengan kesetiaan, meskipun nubuat terkait masa depan sering terasa abstrak. Kita dipanggil untuk mengimbau diri agar tetap setia kepada firman Tuhan, menerima wahyu yang sudah dinyatakan dalam Alkitab, dan mempersiapkan diri melalui iman, doa, serta persekutuan dalam gereja. Penggenapan rahasia Allah menggarisbawahi bahwa kasih-Nya menyatakan diri dalam karya penyelamatan melalui Kristus dan bahwa umat-Nya dipanggil menjadi saksi terang bagi dunia.
Rujukan silang singkat
Kaitkan dengan: Daniel 12:4 tentang penulisan nubuat dan pemahamannya pada akhirnya; Roma 16:25-26 tentang kesaksian kabar yang dinyatakan; 1 Korintus 13:9-10 mengenai pewahyuan bertahap hingga genap.