Mazmur 118:22 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Adapun batu yang telah dibuang oleh segala tukang itu, ia itu telah menjadi hulu penjuru adanya.

Ayat sebelumnya
« Mazmur 118:21
Ayat berikutnya
Mazmur 118:23 »

Mazmur 118:22 Tafsiran ayat Alkitab

Mazmur 118:22 (IDN)

Overview singkat: Mazmur 118 mempresentasikan puji-puji, kepercayaan kepada Tuhan, dan pengakuan bahwa Allah menyediakan penyelamatan bagi umat-Nya melalui tindakan-Nya yang setia. Ayat 22 menekankan kontras antara penolakan manusia terhadap satu sosok—batu yang dibuang—tetapi Allah menjadikannya sebagai pusat keselamatan dan kekuatan simbolis bagi bangsa-Nya. Dalam konteks mazmur ini, “batu” sering dipahami sebagai simbol dari Kristus yang ditolak manusia namun dipakai Tuhan sebagai dasar hidup berkat bagi umat-Nya. Ayat ini mengajar bahwa penolakan manusia tidak mengubah rencana Allah; sebaliknya, apa yang ditolak oleh tukang batu menjadi fondasi penjuru yang menopang bangunan spiritual umat percaya.

Ayat dalam konteks pasal

Dalam Mazmur 118, penulis menguatkan iman melalui perayaan anugerah Allah dan iman bahwa hukum-Nya memberi kehidupan. Ayat ini menekankan transisi makna dari penolakan manusia terhadap batu itu menjadi penentu arah dan struktur bangunan rohani: batu penjuru yang menjadi fondasi. Ini menyiapkan landasan teologis bagi kepercayaan bahwa Mesias yang ditolak menjadi pusat keselamatan bagi umat Tuhan.

Pelajaran utama

  • Pengakuan bahwa Tuhan membalik penolakan manusia menjadi sumber kekuatan dan keselamatan.
  • Kesetiaan Allah yang memilih jalur yang tampak tidak terduga untuk membangun umat-Nya.
  • Panggilan bagi iman untuk melihat di balik penolakan manusia menuju rencana Allah yang kudus.

Harmoni dengan bagian Alkitab lain

Kaitan tema ini dapat dilihat dalam beberapa tempat:

  • Yesaya 28:16 menunjukkan konsep batu penjuru yang dipasang oleh Tuhan sebagai dasar keselamatan.
  • Amsal 18:21 menyentuh bagaimana penilaian manusia tentang sesuatu bisa bertentangan dengan tindakan Allah, yang akhirnya menetapkan apa yang benar.
  • 1 Petrus 2:4-7 menggambarkan Kristus sebagai batu penjuru yang ditolak manusia, namun menjadi dasar keselamatan bagi orang percaya.

Penyiapan tema ini memperlihatkan konsistensi narasi Alkitab: apa yang manusia tolak sering menjadi maksud utama Allah untuk membangun umat-Nya melalui Kristus.

Aplikasi praktis

Bagaimana kita merespons kenyataan bahwa “batu yang dibuang oleh segala tukang itu” menjadi penjuru yang penting? Pelajarannya:

  • Berjalan dalam iman meski tampaknya Allah mengubah jalur manusia dari apa yang tampak logis.
  • Memperhatikan tanda-tanda penyertaan Allah di balik penolakan yang tampak sia-sia.
  • Menara iman kita dibangun di atas Kristus, sumber kekuatan dan kestabilan hidup rohani.

Cross-references singkat

Beberapa rujukan yang relevan:

  • Yesaya 28:16 — Allah menyediakan batu yang diukur dengan tepat sebagai dasar keselamatan; menguatkan gambaran batu penjuru.
  • Roma 9:31-33 — Penolakan sebagian besar bangsawan manusia terhadap Kristus menunjukkan bagaimana Allah mengakhiri penolakan itu dengan penyatuan iman percaya pada-Nya.
  • 1 Petrus 2:4-7 — Penjelasan langsung tentang Kristus sebagai batu penjuru yang ditolak, namun menjadi landasan iman umat-Nya.

Penutup ringkas

Ayat Mazmur 118:22 mengundang kita melihat bagaimana Allah membalikkan penolakan manusia menjadi pusat keselamatan. Dalam Kristus, batu yang dibuang menjadi dasar kehidupan kekal bagi umat percaya. Jalan iman menuntun kita untuk menaruh pengharapan pada rancangan Tuhan, bukan pada jalur manusia yang tampak logis. Kebenaran ini menguatkan kita untuk berjalan setia, meskipun arah dunia tampak menyesatkan.

Catatan kekeuatan komentar (kutipan pendek dari tokoh berbahasa Inggris berabad-abad, jika relevan)

Beberapa pandangan pendahulu yang relevan: Thomas Manton dan Adam Clarke menekankan bahwa batu penjuru melambangkan Kristus yang menolak tetapi dipakai oleh Allah sebagai fondasi. Jika ada kutipan singkat dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan, akan dicantumkan dengan tepat tanpa mengulangi teks penuh.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Mazmur 118:22 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Lukas 20:17 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Lukas 20:17 (IDN) »
Tetapi Yesus memandang mereka itu sambil berkata, "Apakah pula arti barang yang tersurat demikian: Bahwa batu yang dibuangkan oleh tukang-tukang rumah, ialah sudah menjadi batu penjuru?

Matius 21:42 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Matius 21:42 (IDN) »
Maka kata Yesus kepadanya, "Belum pernahkah kamu membaca di dalam Alkitab: Bahwa batu yang dibuangkan oleh tukang-tukang rumah, ialah sudah menjadi batu penjuru; demikianlah perbuatan Tuhan, maka hal itu ajaiblah pada mata kita.

Kisah Para Rasul 4:11 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 4:11 (IDN) »
Maka Yesus itu juga batu yang dicelakan oleh kamu tukang-tukang rumah, sudah menjadi batu penjuru.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab