Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Bilangan 1 Bilangan 2 Bilangan 3 Bilangan 4 Bilangan 5 Bilangan 6 Bilangan 7 Bilangan 8 Bilangan 9 Bilangan 10 Bilangan 11 Bilangan 12 Bilangan 13 Bilangan 14 Bilangan 15 Bilangan 16 Bilangan 17 Bilangan 18 Bilangan 19 Bilangan 20 Bilangan 21 Bilangan 22 Bilangan 23 Bilangan 24 Bilangan 25 Bilangan 26 Bilangan 27 Bilangan 28 Bilangan 29 Bilangan 30 Bilangan 31 Bilangan 32 Bilangan 33 Bilangan 34 Bilangan 35 Bilangan 36Verse
Bilangan 15:1 Bilangan 15:2 Bilangan 15:3 Bilangan 15:4 Bilangan 15:5 Bilangan 15:6 Bilangan 15:7 Bilangan 15:8 Bilangan 15:9 Bilangan 15:10 Bilangan 15:11 Bilangan 15:12 Bilangan 15:13 Bilangan 15:14 Bilangan 15:15 Bilangan 15:16 Bilangan 15:17 Bilangan 15:18 Bilangan 15:19 Bilangan 15:20 Bilangan 15:21 Bilangan 15:22 Bilangan 15:23 Bilangan 15:24 Bilangan 15:25 Bilangan 15:26 Bilangan 15:27 Bilangan 15:28 Bilangan 15:29 Bilangan 15:30 Bilangan 15:31 Bilangan 15:32 Bilangan 15:33 Bilangan 15:34 Bilangan 15:35 Bilangan 15:36 Bilangan 15:37 Bilangan 15:38 Bilangan 15:39 Bilangan 15:40 Bilangan 15:41



Makna langsung (direct meaning)
Bilangan 15:32 menyatakan bahwa seorang pria Israel ditemukan mengumpulkan kayu pada hari Sabat. Tindakan ini menyalahi ketetapan hari Sabat yang menghendaki pekerjaan dilarang, dan konsekuensinya menegaskan bahwa pelanggaran serius terhadap hukum Tuhan membutuhkan respons tegas dari komunitas.
Latar konteks singkat
Kisah ini berlangsung di padang gurun ketika bangsa Israel hidup dalam rangkaian peraturan yang mengatur tabiat ibadah, pekerjaan, dan peraturan hidup sehari-hari. Pada masa itu, hukum mengenaiSabath terpampang jelas sebagai bagian dari identitas mereka sebagai umat Tuhan yang menaruh perhatiannya pada kekudusan waktu. Ketidakpatuhan terhadap Sabat tidak hanya sebuah pelanggaran ritual, tetapi juga berpotensi menimbal pada ketertiban komunitas.
Pengamatan interpretatif
Kaitan lintas Alkitab (cross-references) dan penjelasan singkat
- Keluaran 31:13-17: Menekankan kekudusan Sabat sebagai tanda perjanjian antara Tuhan dan umat-Nya; menjaga Sabat adalah bagian dari mengingat karya Tuhan. (penekanan pada kekudusan waktu sebagai bagian identitas umat)
- Ulangan 5:12-15: Ulangan mengulangi perintah Sabat sebagai bagian dari perjanjian dengan bangsa Israel dan ajakan untuk bersukacita dalam batasan ilahi. (penegasan bahwa hidup di bawah hukum Tuhan adalah bagian dari kebijakan hidup berbangsa)
- Ulangan 17:8-12: Menegaskan bahwa kasus hukum yang berat memerlukan penetapan hakim yang adil dan pelaksanaan hukum yang konsisten demi menjaga keadilan komunitas. (mengarahkan perhatian pada keadilan hukum dan wewenang institusional)
Titik-titik tema utama
Penafsiran singkat dari tokoh teologi publik domain (singkat, untuk konteks tanpa memberikan kutipan panjang)
Para penafsir gereja terdahulu menekankan bahwa pelanggaran Sabat mengungkapkan keadaan hati yang menyepelekan kekudusan Tuhan. Pendekatan mereka menggarisbawahi bahwa hukum Sabat bukan sekadar larangan kerja, melainkan undangan untuk hidup dalam ketergantungan pada Tuhan yang bekerja di antara umat-Nya.
Penjelasan integratif
Dalam rangka hidup berperjanjian, Israel tidak sekadar mematuhi ritual, melainkan menata ritme hidup yang mencerminkan kedaulatan Tuhan atas waktu. Pelanggaran pada Sabat di sini berfungsi sebagai sinyal bahwa kesetiaan umat diuji dalam hal-hal kecil; Tuhan menilai hati serta konsistensi komunitas dalam menjaga kekudusan perjanjian. Respons komunitas terhadap pelanggaran menggarisbawahi bahwa tindakan individual memiliki konsekuensi bagi keseharian seluruh bangsa.
Kaitan praktis singkat