Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNehemia 6:3 Tafsiran ayat Alkitab
Nehemia 6:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi akupun menyuruhkanlah utusan kepadanya, mengatakan: Bahwa aku ada mengerjakan suatu pekerjaan yang besar, sebab itu tiada boleh aku turun; mengapa gerangan pekerjaan ini berhenti jikalau kiranya kutinggalkan dia hendak turun kepada kamu.
Nehemia 6:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nehemia 6:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yohanes 9:4 (IDN) »
Selagi hari siang wajiblah kita mengerjakan pekerjaan Allah, yang menyuruhkan Aku. Karena malam akan datang, apabila seorang pun tiada dapat bekerja.

1 Timotius 4:15 (IDN) »
Hendaklah engkau rajin di dalam segala perkara itu, dan serahkanlah dirimu kepada hal itu, supaya nyata kepada sekalian orang akan hal engkau maju itu.

Amsal 14:15 (IDN) »
Bahwa orang bodoh percaya segala perkataan, tetapi orang bijaksana mencamkan jalannya baik-baik.
Nehemia 6:3 — Mengapa mengerjakan pekerjaan besar lebih utama daripada turun ke Mariam/penyerang?
Ayat ini menonjolkan sikap fokus pada panggilan Allah meski dihadapkan pada gangguan dan upaya menggagalkan pekerjaan. Nehemia menanggapujalannya: ia sedang mengerjakan suatu pekerjaan besar bagi komunitas Israel, sehingga ia menolak ajakan untuk turun menemuimu yang hendak mengganggu pelaksanaan pekerjaan. Sikap ini menegaskan tema utama kitab Nehemia: tekad untuk membangun kembali tembok Yerusalem adalah tugas ilahi yang memerlukan komitmen, disiplin, dan kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai hambatan.
konteks asal dan makna inti
Pada masa pasca-pembuangan, Nehemia mendapat berita mengenai keadaan tembok Yerusalem yang runtuh dan pintu gerbang yang hangus. Ia dipanggil untuk memimpin pemulihan fisik kota sekaligus memperbarui identitas umat Israel di tanah perjanjian. Ayat 3 muncul dalam etalase situasi tekanan dari musuh dalam bentuk propaganda dan godaan untuk berhenti. Nehemia menegaskan bahwa pekerjaannya bersifat “besar” karena melibatkan pemulihan keamanan, kekudusan komunitas, serta pemeliharaan janji Tuhan atas kota suci. Ia menolak distraksi karena kepercayaannya bahwa pekerjaan itu berlandaskan tujuan ilahi, bukan sekadar upaya manusia.
pesan utama ayat
Nehemia menempatkan prioritas pada tugas yang telah Allah tentukan. Ia menunjukkan bahwa godaan untuk “turun” kepada para penentang bisa menggerus fokus moral dan komitmen spiritual bila tidak dikelola. Keteguhan hatinya menegaskan bahwa visi Tuhan untuk komunitas-Nya menuntut ketekunan, strategi yang hati-hati, dan perlindungan dari pengalih perhatian yang menyesatkan.
tema teologi yang relevan
ajaran-ajaran sejalan (Cross-references)
Beberapa ayat silang yang relevan untuk memperkaya pemahaman:
Penjabaran singkat: Kisah Nehemia menekankan bahwa tekad untuk memulihkan tempat ibadah dan identitas umat, meskipun dihadapkan pada ancaman dan gangguan, sejalan dengan pola kepemimpinan yang lebih luas: menolak distraksi sambil meneguhkan kerja yang bertujuan ilahi. Agar tetap fokus, umat bisa meneladani doa, perencanaan, dan kebijaksanaan Nehemia dalam menghadapi tekanan.
kutipan reflektif para penafsir mapan (tanpa kutipan panjang)
Ada beberapa refleksi singkat dari penafsir publik domain yang relevan: mereka menyoroti pentingnya fokus misi, serta bagaimana Nehemia menempatkan tujuan Tuhan di atas kepuasan pribadi atau opini orang lain. Jika ada kutipan pendek dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan, kami menyertakannya secara terbatas sebagai rujukan kontekstual tanpa mengubah pesan asli ayat.
makna praktis untuk pembaca kini
Ayat ini mengingatkan kita bahwa menjaga fokus pada misi Allah tidak berarti mengabaikan interaksi manusia. Di gereja dan komunitas, kita diajak untuk mengurus pekerjaan besar Allah sambil tetap bijaksana dalam hubungan dengan orang lain. Hindari godaan untuk mundur karena tekanan, dan ajak orang lain untuk berkolaborasi dalam tujuan yang memuliakan Tuhan. Selalu tanyakan: pekerjaan mana yang Tuhan hadirkan bagi komunitas kita sekarang?
Devotional takeaway
Hendaklah kita berpegang pada panggilan kita, menyadari bahwa pekerjaan besar yang Allah taruhkan seringkali mengundang godaan untuk berhenti. Dengan doa, strategi, dan komitmen yang teguh, kita dapat menjaga fokus demi kemuliaan-Nya dan kebaikan sesama.