Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNehemia 6:19 Tafsiran ayat Alkitab
Nehemia 6:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan lagi dipuji-pujinya segala kebaikannya di hadapan aku dan disampaikannyalah segala perkataanku kepadanya. Adapun segala surat yang dikirim oleh Tobia itu, ia itu supaya mereka itu menakuti aku.
Nehemia 6:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nehemia 6:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Nehemia 6:13 (IDN) »
Maka diupahnya akan dia supaya dari takut aku menurut katanya dan berbuat dosa, lalu dapat dibusukkannya namaku dan dicelakannya aku.

Nehemia 6:9 (IDN) »
Karena mereka itu sekalian hendak menakuti kami, katanya: Tangannya akan lemah dan pekerjaan itu terbantut kelak; maka sebab itu hendaklah kiranya tanganku makin kuat!

Amsal 28:4 (IDN) »
Orang yang meninggalkan hukum itu memuliakan orang jahat, tetapi orang yang memeliharakan hukum itu melawan orang jahat.
Nehemia 6:19 (IDN): Ringkasan Pembacaan dan Makna Rohani
Paitakan pasal 6 Nehemia menggambarkan tekanan menghadapi pekerjaan pembangunan tembok Yerusalem. Nehemia menghadapi gangguan, fitnah, dan ancaman dari musuh-musuhnya, terutama Tobia dan Sanbalat. Ayat ini menyoroti dua hal penting: penghormatan yang diberikan kepada Nehemia melalui pujian terhadap kebaikannya, dan informasi yang disampaikan kepada musuh untuk menakuti Nehemia. Melalui konteks ini, fokusnya adalah keteguhan hati Nehemia dan bagaimana ia menjaga integritas tugas Allah meskipun dihadapkan pada provokasi.
Ayat dalam konteks pasal
Di sekitar ayat ini, Tobia menulis surat dan menabuh reputasi Nehemia dengan lidahnya sendiri untuk menakut-nakuti umat dan mematahkan semangat mereka. Nehemia 6 menggambarkan pertempuran rohani antara iman yang teguh dan rilisan tekanan manusia. Ayat ini menyoroti dua sisi: respons jemaat terhadap berita baik tentang kebaikan Nehemia, dan kenyataan bahwa informasi tentang surat-surat Tobia disampaikan untuk membangun rasa takut di antara mereka yang bekerja untuk pembangunan kota.
Inti rohani/pelajaran utama
Pelajaran utama ayat ini adalah kesetiaan pada tujuan Allah meski menghadapi cacian, pujian palsu, atau surat-surat provokatif. Nehemia tetap fokus pada pekerjaan Tuhan dan tidak membiarkan ancaman musuh menggoyahkan semangat pelayanan. Pengakuan puji-pujian atas kebaikannya menegaskan bahwa tindakan Nehemia dilihat secara positif, tetapi surat-surat Tobia menunjukkan bahwa musuh menggunakan taktik ketakutan untuk menggoyahkan semangat kerja sama umat Allah. Pelajaran praktis: kepercayaan kepada Allah diperlukan untuk menimbang ancaman duniawi dan menjaga fokus pada tanggung jawab ilahi.
Narasi silang: bagaimana tokoh lain berbicara tentang ketahanan iman
Beberapa sumber pemikiran teologi publik domain menekankan bahwa keteguhan Nehemia tidak mengandalkan kekuatan pribadi, melainkan pemeliharaan ilahi. Dalam catatan tafsiran klasik, keteladanan seperti ini menunjukkan bagaimana iman berinteraksi dengan kenyataan sosial; pujian terhadap kebaikan bisa menjadi penguat bagi komunitas dalam menghadapi ancaman.
Rujukan lintas yang relevan
Penerapan praktis
Menurut pemikiran klasik para pakar TA publik domain, ayat ini mengingatkan bahwa perlindungan Allah atas pekerjaan-Nya adalah prioritas; respons kita terhadap tantangan harus berlandaskan iman, bukan gertak sambal duniawi. Quotation note: tidak ada kutipan teks penuh dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan secara langsung pada ayat ini dalam sumber-domain publik yang dicari. Namun, ringkasan pandangan mereka secara umum menekankan iman yang teguh, kesetiaan terhadap Allah, dan kebijaksanaan dalam menghadapi fitnah.
Inti akhir
Nehemia 6:19 menutup dengan gambaran bahwa meski ada usaha Tobia untuk menakut-nakuti, kemauan Nehemia untuk melaksanakan perintah Allah tidak bergeser. Pekerjaan Tuhan tetap berjalan ketika umatnya menaruh kepercayaan pada Tuhan dan menolak taktik ketakutan musuh.