Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNehemia 4:4 Tafsiran ayat Alkitab
Nehemia 4:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Ya, Allah kami! dengarlah kiranya bagaimana kami dicelakan dan pulangkan apalah kecelaan kami kepada kepala mereka itu, dan serahkanlah mereka itu kepada hal tertawan akan jarahan.
Nehemia 4:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nehemia 4:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 79:12 (IDN) »
Dan balaslah kiranya tujuh kali ganda dalam pangkuan segala bangsa yang duduk keliling kami, sebab segala kecelaan yang telah dicelakannya akan Dikau, ya Tuhan!

Mazmur 123:3 (IDN) »
Kasihankan apalah kami, ya Tuhan! kasihankan apalah kami, karena telah terlalu puas kami dihinakan.

Amsal 3:34 (IDN) »
Adapun orang pengolok-olok itu, niscaya Tuhan akan mengolok-olokkan dia kelak; tetapi akan orang yang lembut hatinya ditunjuk-Nya rahmat.
Nehemia 4:4 (IDN): Permohonan kepada Allah dalam menghadapi ancaman
Gagasan utama: Doa Nehemia menegaskan sikap percaya kepada Allah yang berkuasa meskipun menghadapi ancaman dan ejekan musuh. Ia menyerahkan perlindungan, pembalasan, dan pemulihan kepada Tuhan—mewaspadai kecelaan bangsa sesudah menimbang kedudukan mereka di hadapan Allah dan umat-Nya.
konteks sastra dan alur kitab
Dalam Nehemia 4, umat Israel menghadapi perlawanan fisik dan gangguan sosial saat mereka membangun tembok Yerusalem. Serangan retoris dan intimidasi datang dari musuh di sekitar mereka. Doa ini menampung reaksi umat terhadap ancaman: mereka tidak mengandalkan kekuatan manusia semata, melainkan memohon keadilan dan perlindungan ilahi. Ayat ini diucapkan dalam kerangka liturgi doa korban dan interposisi antara permintaan perlindungan dan penyerahan pembalasan kepada Tuhan.
tafsiran teologi singkat
• Penekanan pada kedaulatan Allah: umat berdoa agar Tuhan mendengar, membalikkan keadaan, dan menilai tindakan musuh. Ini menegaskan bahwa pembalasan dan keadilan berada di tangan-Nya.
• Permintaan untuk membalikkan kecelaan: konsep kecelaan di sini mengacu pada tuduhan atau fitnah terhadap umat Allah. Doa ini memohon agar kecelaan tersebut dipulangkan kepada sumbernya, bukan kepada umat Allah sendiri.
• Penyerahan hak untuk menjarah kepada hal tertawan: ini mencerminkan keyakinan bahwa Allah mengatur nasib bangsa-bangsa, dan bahwa keadilan-Nya juga menyangkut pembalasan atas kekerasan terhadap umat-Nya.
pandangan tokoh gereja terdahulu (ringkas)
• Dari sudut pandang penafsir klasik, doa ini memperlihatkan iman yang berani menantang ancaman tanpa menolak perasaan terluka oleh serangan musuh. Mereka menekankan bahwa Allah layak didahulukan meski umat mengalami tekanan.
hubungannya dengan bagian lain Alkitab
• Hubungan dengan doa pembelaan dan perlindungan: konteks Kitab Mazmur sering menegaskan tema perlindungan Allah di tengah ancaman manusia.
• Refleksi tentang keadilan ilahi: banyak bagian Perjanjian Lama menegaskan bahwa Allah membela orang benar dan menegakkan hukum-Nya atas kejahatan.
• Kaitan dengan hikmat keseimbangan antara tindakan umat dan kebergantungan pada Tuhan: meski berupaya membangun tembok, Nehemia tetap bersandar pada kehadiran dan rencana Tuhan.
pertanyaan refleksi
kesimpulan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa di tengah tekanan dan tuduhan, umat Allah tetap berseru kepada Tuhan yang berkuasa. Mereka memohon agar Allah mendengar, membalikkan kecelaan, dan menyerahkan nasib musuh kepada kehendak-Nya. Narasi ini mengajak kita untuk berdoa dengan keyakinan bahwa kehendak Allah adalah penentu keadilan dan perlindungan bagi umat-Nya.
cross-references
• Mazmur 7:12-13 — doa terhadap keadilan Tuhan bagi orang yang menindas.
• Kebajar doa pembelaan di Ayub 5:12-13 — Tuhan meluruskan rencana orang sombong dan menyelamatkan yang lemah.
• Roma 12:19 — umat percaya tidak membalas dengan cara sendiri, melibatkan Tuhan dalam pembalasan.
Quotations from patristic commentators (selected, exact phrases if available):
• Matthew Henry (ringkas): "...prayer for God to hear and to return their reproach unto their own heads..."
• Albert Barnes (ringkas): "The implication is that God would avenge their injuries and protect his people."