Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNehemia 4:8 Tafsiran ayat Alkitab
Nehemia 4:8 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu bermufakatlah mereka itu sekalian hendak pergi memerangi Yeruzalem dan merobohkan kembali semuanya.
Nehemia 4:8 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nehemia 4:8 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 83:3 (IDN) »
(83-4) Maka dengan cerdiknya ia telah mereka tipu daya lawan umat-Mu, dan mereka itu berbicara akan melawan segala orang kekasih-Mu.

Mazmur 2:1 (IDN) »
Apakah sebabnya maka gempar orang kafir itu; mengapa maka bangsa-bangsa itu mereka perkara yang sia-sia?

Yesaya 8:9 (IDN) »
Berkerumunlah kamu, hai segala bangsa! tetapi kamu akan dipecahkan; berilah telinga, hai kamu sekalian yang di negeri jauh, sandangkanlah pedangmu, maka kamu dipecahkan juga.
Nehemia 4:8 (IDN) — Lalu bermufakatlah mereka itu sekalian hendak pergi memerangi Yeruzalem dan merobohkan kembali semuanya
Pasangan musuh Israel, setelah terdorong oleh rasa iri dan ancaman kemerdekaan kota Yerusalem, merancang suatu serangan gabungan untuk mematahkan pembangunan kembali tembok Yerusalem. Ayat ini muncul dalam konteks Nehemia yang berhadapan dengan pasukan lawan yang mencoba menunda atau menggagalkan rekonstruksi. Mereka mengikat persekutuan untuk melawan altar, kota, dan keamanan rakyat Tuhan.
Makna inti ayat
Ayat ini menegaskan bahwa tekanan eksternal terhadap pekerjaan pembangunan Yerusalem tidak hanya bersifat satu-sisi; musuh bekerja sama untuk mencapai tujuan merobohkan kembali tembok dan mengganggu pemulihan umat. Integritas komitmen mereka diuji: akankah Nehemia dan orang-orangnya melanjutkan pekerjaan meskipun ada ancaman militer?
Tema utama
Rujukan silang yang relevan
Ayub 1:10 menyinggung godaan dan rencana licik terhadap tugas manusia. Mazmur 2:1-2 mencatat bagaimana bangsa-bangsa berunding untuk menentang Allah dan raja-Nya.
Penjelasan singkat: Ayub menggambarkan serangan bertahap terhadap pekerjaan manusia, sementara Mazmur 2 menunjukkan konpirasi lawan terhadap otoritas ilahi. Dalam konteks Nehemia, ancaman fisik dan tekanan politis menuntut iman yang teguh pada tujuan Allah atas Yerusalem.
Renungan praktis
- Pelajaran utama adalah keteguhan iman di tengah tekanan eksternal. Nehemia memilih mengandalkan doa, perhitungan yang bijaksana, dan persatuan komunitas untuk melanjutkan pekerjaan pemulihan tanpa membiarkan ketakutan menggagalkan rencana Allah.
- Ketetapan hati terhadap tujuan Tuhan memungkinkan umat untuk tetap fokus pada visi alkitabiah, meskipun ada intimidasi dari luar.
Kutipan singkat dari tokoh-tokoh berizin publik domain
Catatan: Beberapa komentar bersifat ringkas atau parafrase dari karya berizin publik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke digunakan secara ringkas untuk mendukung pemahaman, tanpa menyalin teks penuh. Bila ada kutipan singkat yang relevan, akan dicantumkan dalam bentuk ringkas dan kontekstual.
Ringkas tafsiran terkait
- Matthew Henry menekankan bahwa musuh bersekongkol untuk menunda pekerjaan Tuhan, namun Allah sering memberi kekuatan kepada umat yang setia.
- Albert Barnes menyoroti realitas bahwa ancaman eksternal tidak menggugurkan rencana Allah; sebaliknya, Tuhan menguatkan umat dalam menghadapi persekongkolan jahat.
- Adam Clarke menekankan pentingnya kebersamaan orang-orang beriman dalam menghadapi ancaman, menegaskan bahwa persatuan membatasi pengaruh para penentang.
Penutup
Ayat ini mengingatkan kita bahwa musuh bisa merundingkan serangan untuk menggagalkan pekerjaan Tuhan. Respons iman adalah doa, kebijaksanaan, dan solidaritas jemaat. Ketika Allah memelihara tujuan-Nya, rencana-rohani tidak akan hancur meski konspirasi manusia berupaya meruntuhkan tembok kerja-Nya.
Referensi silang singkat
Nehemia 4:9 — Nehemia berdoa dan memunculkan respons berjaga.
Roma 12:21 — Jangan kalah oleh kejahatan, tetapi kalahkan dengan apa yang baik.
Amsal 21:31 — Kuda disediakan untuk hari perang, tetapi kemenangan dari TUHAN adalah perlindung.