Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNehemia 2:13 Tafsiran ayat Alkitab
Nehemia 2:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka pada malam aku berjalan keluar dari pada pintu Lembah, serta lalu dari pada mata air Naga langsung ke pintu Baja, maka aku periksa baik-baik akan segala pagar tembok Yeruzalem, yang sudah terbelah-belah, dan segala pintu gerbangnyapun, yang sudah habis dimakan api.
Nehemia 2:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nehemia 2:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Nehemia 1:3 (IDN) »
Maka katanya kepadaku: Adapun segala orang yang lagi tinggal dari pada segala yang dipindahkan itu, ia itu adalah di sana, di dalam negeri itu, dengan sangat kesukarannya dan dalam hal kecelaan, dan lagi pagar tembok Yeruzalem sudah terbelah dan segala pintu gerbangnyapun sudah dibakar habis dengan api.

2 Tawarikh 26:9 (IDN) »
Lagi pula dibangunkan Uzia beberapa menara di Yeruzalem di atas pintu gerbang Penjuru dan di atas pintu gerbang Lembah dan pada segala penjuru, lalu diteguhkannya.

Nehemia 2:17 (IDN) »
Maka pada masa itu kataku kepada mereka itu: Bahwa kamu melihat kesukaran yang ada kita dalamnya, bagaimana Yeruzalem sudah rusak dan segala pintu gerbangnyapun habis dimakan api; mari, biarlah kita membangunkan pula pagar tembok Yeruzalem, supaya jangan lagi kita menjadi suatu kecelaan.
Nehemia 2:13 (IDN) — Fokus perjalanannya malam hari dan pemeriksaan tembok Yerusalem
Pasir Nerima dari Nehemia sejak kapal berlabuh hingga tujuan politiknya menembus penjagaan kota menampilkan gambar kerja, visi, dan tekad. Ayat ini menggambarkan Nehemia melakukan pantauan rahasia pada malam hari: meninggalkan pintu Lembah, melewati mata air Naga, menuju pintu Baja untuk memeriksa keadaan tembok Yerusalemet. Dalam konteks pasal ini, Nehemia menilai kerusakan fisik dan hambatan yang menghalangi pemulihan kota rohani Israel. Itulah langkah awal yang diperlukan sebelum memobilisasi umat dan rencana rekonstruksi.
Pembacaan ayat dalam konteks pasal
Nehemia 2 melukiskan perjalanan sang pembawa kabar tentang Jerusalem kepada raja Persia. Setelah momen persetujuan raja, Nehemia keluar malam-malam untuk menilai realitas di tanah yang baru ia kunjungi secara resmi. Ayat 13 menegaskan tindakan kebijaksanaan: turun ke jalan-jalan kota dengan mata saksi yang jernih, mengamati pagar-pagar yang terbelah-belah dan gerbang-gerbang yang habis dimakan api. Ini bukan sekadar laporan teknis; ini adalah langkah moralis dan spiritual untuk memahami kehancuran, merasakan beban umat tereh, dan memetakan tanggung jawab berikutnya.
Pelajaran rohani utama
Kaitan dengan ayat lain dalam Kitab Suci
Beberapa lintasan alkitab yang relevan tanpa menyalin teks secara utuh:
Aplikasi praktis untuk pembaca masa kini
Renungkan bagaimana kita menilai “tembok-tembok” yang runtuh di sekitar kita: hubungan yang retak, komunitas yang terpinggirkan, atau institusi yang perlu diperbaiki. Langkah awal adalah observasi yang jujur, tanpa penghakiman berlebihan, lalu merumuskan rencana berdasarkan realitas yang ada. Pemulihan tidak terjadi tanpa kerja keras dan kepemimpinan yang berlandaskan iman yang hidup.
Inti pesan dan arah perenungan
Ayat ini mengajak kita melihat pentingnya kesiapan untuk mengamati keadaan dengan mata hati yang benar—menghindari ilusi kemantapan sementara—agar langkah pemulihan dipikul dengan hikmat dan kasih. Nehemia tidak hanya melihat reruntuhan fisik, tetapi juga memahami beban rohani umat dan menyerahkan hasilnya kepada Allah melalui persiapan yang terarah.
Bagian cross-references singkat
Beberapa rujukan singkat yang relevan menjalin pemahaman konteks:
Catatan singkat tentang kutipan para komentator publik domain
Dalam analisis Edaran para penafsir publik domain, beberapa pandangan yang relevan menekankan pentingnya kehati-hatian Nehemia sebelum memulai rekonstruksi. (Catatan: kutipan langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dapat ditemukan dalam edisi publik-domain; tidak selalu tersedia secara lengkap pada versi ayat ini.)
Ringkasan: Nehemia 2:13 menegaskan bahwa tindakan pertama pemulihan adalah pengamatan yang teliti terhadap keadaan. Dari sana, perencanaan lahir—dengan tujuan membangun kembali kota dan memperkuat komunitas dalam iman kepada Allah yang memelihara umat-Nya.