Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNehemia 1:3 Tafsiran ayat Alkitab
Nehemia 1:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka katanya kepadaku: Adapun segala orang yang lagi tinggal dari pada segala yang dipindahkan itu, ia itu adalah di sana, di dalam negeri itu, dengan sangat kesukarannya dan dalam hal kecelaan, dan lagi pagar tembok Yeruzalem sudah terbelah dan segala pintu gerbangnyapun sudah dibakar habis dengan api.
Nehemia 1:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nehemia 1:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Nehemia 2:17 (IDN) »
Maka pada masa itu kataku kepada mereka itu: Bahwa kamu melihat kesukaran yang ada kita dalamnya, bagaimana Yeruzalem sudah rusak dan segala pintu gerbangnyapun habis dimakan api; mari, biarlah kita membangunkan pula pagar tembok Yeruzalem, supaya jangan lagi kita menjadi suatu kecelaan.

2 Raja-raja 25:10 (IDN) »
Maka segala pagar tembok keliling Yeruzalempun dirobohkan oleh segala laskar Kasdim, yang serta dengan penghulu biduanda itu.

Nehemia 7:6 (IDN) »
Bahwa inilah segala orang yang sudah berjalan dari negeri-negeri itu, yaitu orang yang sudah dibawa dengan tertawan, yang sudah dipindahkan oleh Nebukadnezar, raja Babil, dan yang kembali ke Yeruzalem dan Yehuda, masing-masing kepada negerinya;
Setting segera dari Nehemia 1:3
Kata-kata ini diucapkan Nehemia setelah mendengar kabar mengenai keadaan orang-orang Yehudi yang tinggal di Yerusalem. Mereka yang telah dipindahkan, hidup dalam kota yang hancur, di antara kesulitan yang sangat, serta "kecelaan" yang menimpa. Pemandangan kota Yerusalem runtuh, temboknya terbelah, dan pintu-pintu gerbangnya terbakar—suatu gambaran tentang kehancuran, kehilangan perlindungan, dan identitas bangsa yang terguncang. Nehemia mendengar berita ini dan dibawa ke dalam doa serta tanggapan iman kepada Allah yang berkuasa.
Apa yang dimaksudkan teks ini tentang Allah atau iman
Ayat ini menekankan kenyataan bahwa keadaan sulit dihadapi umat Tuhan tidak dilepaskan dari hadapan Allah. Pemazmur dan nabi-perantara seperti Nehemia tidak menyepelekan penderitaan, melainkan menempatkannya di bawah pemerintahan Allah. Ketika negeri diambil alih dan tembok runtuh, iman menuntun pada pergumulan teologis: di mana perlindungan Allah dalam krisis? Nehemia menunjukkan bahwa iman sejati tidak menutup mata terhadap realitas kesulitan, tetapi menempatkan harapan pada kuasa dan kesetiaan Tuhan.
Penjelasan kata dan citra penting
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa rujukan yang memperkaya pemahaman ini:
Penjelasan singkat: kondisi susah ini membentuk konteks doa Nehemia, di mana kesulitan mendorong umat untuk menoleh kepada Allah yang setia dan berkuasa atas keadaan dunia.
Aplikasi saat ini
Inti pesan bagi pembaca masa kini
Runtuhnya tembok Yerusalem menuntun kita pada satu pelajaran: iman tidak menambah kemudahan, tetapi menggelorakan tekad untuk mengandalkan Allah dalam kesulitan. Nehemia menegaskan bahwa Allah yang berkuasa tetap memanggil umat-Nya untuk bekerja bagi pembaruan, meski jalan dihadapkan pada banyak rintangan.
Catatan singkat tentang kutipan tokoh komentar varian publik-domain
Quotations: Jika ada kutipan langsung, dalam teks ini secara khusus tidak menyalin kutipan lengkap dari Matthew Henry, Albert Barnes, maupun Adam Clarke. Namun, gaya penafsiran diolah dengan tetap merujuk pada pandangan umum para penafsir publik-domain terkait ketekunan doa, perlindungan ilahi, dan pemulihan umat.
Referensi silang singkat
Beberapa rujukan lintas yang relevan: