Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
Mikha 5:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
(5-5) Ia itu akan makan habis tanah Asyur dengan pedang dan tanah Nimrod dengan pedang yang terhunus; demikianlah akan diadakannya keluputan dari pada Asyur, apabila ia hendak masuk ke dalam negeri kita dan melangkahkan perhinggaan kita.
Mikha 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Mikha 5:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 10:8 (IDN) »
Maka Kusypun beranak Nimrod, maka inilah mulai menjadi seorang penggagah di atas bumi ini.

Yesaya 14:25 (IDN) »
Aku yang sudah memecahkan Asyur di dalam negeri-Ku dan Kupijak-pijakkan dia di atas gunung-gunung-Ku, sehingga kuknya lalu dari pada mereka itu dan penggandarannyapun lepas dari pada bahu mereka itu.

2 Raja-raja 19:32 (IDN) »
Maka sebab itu demikianlah firman Tuhan akan hal raja benua Asyur itu: Sekali-kali tiada ia akan masuk ke dalam negeri ini, atau memanahkan sebilah anak panah ke dalamnya, dan tiada ia akan menghampiri dia dengan perisai atau mendirikan kubu kelilingnya.
Konteks seketika dan gambaran nubuat Mikha 5:6
Ayat Mikha 5:6 menampilkan bagian awal dari pesan Roh Allah yang menjanjikan pemulihan bagi Yehuda yang sedang terjepit oleh ancaman luar. Dalam konteks kitab Mikha, nabi mengecam kezaliman bangsanya sendiri sambil meyakinkan bahwa Allah tidak meninggalkan rencana-Nya untuk kerja pembebasan di masa mendatang. Pada bagian ini, ancaman musuh yang disebut—termasa Nimrod dan Asyur—dipakai sebagai alegori kekuatan dunia yang menentang Allah, namun penindasan itu akan berakhir karena Tuhan sendiri akan mengatur balas dendam dan pertahanan bagi umat-Nya. Ayat ini menekankan bahwa bala tentara dan kekuatan manusia tidak sanggup menahan rencana Allah untuk melindungi umat-Nya dan memenuhi janji-Nya.
Yang diajarkan Allah atau iman melalui teks ini
Ayat ini menyoroti kekuasaan Allah atas bangsa-bangsa dan perlindungan-Nya atas umat-Nya. Ketika ancaman luar datang, Tuhan telah menyiapkan tindakan pembalasan yang adil terhadap penindas, sambil menjaga jalan keluarnya umat-Nya. Makna iman di sini adalah percaya bahwa Allah tidak membiarkan umat-Nya tersesat atau dikalahkan tanpa perlawanan-Nya—meskipun kegelapan mengintai, rencana-Nya tetap berlanjut untuk keselamatan kolektif umat-Nya.
Kata kunci dan gambaran gambar
Ayat-ayat silang yang relevan
Beberapa rujukan lintas yang terkait secara tema meliputi:
Interpretasi berdaya guna bagi orang percaya hari ini
1) Ketika menghadapi ancaman maupun ketakutan pribadi atau nasional, umat Allah diajak mengingat bahwa Tuhan tetap berkuasa atas sejarah dan batas-batas wilayah. Keyakinan ini memberi ketenangan dan keberanian untuk menahan tekanan dunia.
2) Janji perlindungan-Nya tidak menghapus kebutuhan manusia akan kebijaksanaan dan kesiagaan. Meskipun Allah melindungi, umat-Nya juga dipanggil bertindak dengan kebijaksanaan dalam menjaga kedamaian, keamanan, serta hukum yang adil.
3) Doa dan ketetapan iman diarahkan pada peneguhan bahwa rencana Allah untuk kesejahteraan umat-Nya melampaui kekuatan musuh. Dalam keadaan sesulit apa pun, umat-Nya tetap dipanggil menjaga harapan pada pemenuhan janji-Nya.
Catatan khazanah komentar klasik
Para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa nubuat ini tidak semata-mata merujuk pada kekuatan militer, melainkan pada intervensi Tuhan yang membatasi dan mengakhiri penindasan. Mereka menekankan pentingnya penyelarasan antara kepercayaan pada kedaulatan Allah dengan tanggung jawab manusia untuk hidup saleh di tengah tantangan dunia. (Kutipan ringkas yang relevan dari para komentator: “Allah akan membinasakan musuh-musuh-Nya dengan pembalasan adil” — ungkapan umum yang dipakai dalam tradisi komentari publik-domain untuk menekankan tema keadilan ilahi; catatan ini disajikan secara umum sebagaimana umum terdapat dalam karya-karya Adam Clarke, Albert Barnes, dan Matthew Henry. catatan khusus tidak menyalin teks lengkap).