Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 4:6 Tafsiran ayat Alkitab
Mikha 4:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka pada hari itu juga, demikianlah firman Tuhan, Aku akan menghimpunkan mana yang sesat, dan mengumpulkan mana yang terhalau, dan segala mereka yang kedukacitakan dahulu itu.
Mikha 4:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Mikha 4:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Zefanya 3:19 (IDN) »
Bahwasanya pada masa itu Aku akan meluluskan segala kehendakmu, dan Kukaruniakan selamat kepada orang yang sesat dan segala yang terhalau itu akan Kukumpulkan, dan Kujadikan mereka itu suatu kepujian dan kemegahan, yaitu mereka yang dahulu segenap isi bumi jadi saksi akan malunya.

Yehezkiel 34:12 (IDN) »
Seperti seorang gembala memeriksa kawan kambingnya pada hari ia di tengah-tengah kambingnya yang tercerai-berai, demikianpun Aku akan memeriksa kawan kambing-Ku dan melepaskan dia dari pada segala tempat ia tercerai-berai kepadanya pada hari berkabut dan gelap-gulita.

Yesaya 56:8 (IDN) »
Maka inilah firman Tuhan Hua, yang menghimpunkan segala orang Israel, yang sudah dihalau itu: Bahwa kepadanya Aku akan mengumpulkan lagi orang lain, terlebih dari pada sekalian mereka yang telah dihimpunkan kepadanya itu.
Mikha 4:6 – Ringkasan Makna dan Pengantar
Inti firman ini menyatakan bahwa pada hari pemulihan, Tuhan akan mengumpulkan kembali seluruh orang yang sesat, terhalau, dan yang pernah terikat dalam kedukacitaan. Allah berjanji menyatukan umat-Nya, membalik keadaan yang terpisah-pisah karena dosa, dan membawa mereka kembali kepada ikatan perjanjian-Nya. Ayat ini menegaskan harapan pemulihan ilahi bagi bangsa yang telah tercerai-berai.
Latar Kontekstual
Mikha hidup pada era sebelum pembuangan, saat Yehuda menghadapi ancaman tentang hukuman karena dosa-dosa sosial dan keadilan yang tidak tegak. Mikha menubuatkan penaklukan dan juga pemulihan masa depan yang berpusat pada kedaulatan Allah. Ayat ini menyoroti tema pemulihan umat Israel sebagai janji harapan di tengah gelombang penghakiman.
Observasi Penafsiran
Tema Utama
Rujukan Silang yang Relevan
Penafsiran Ringkas dan Aplikasi Praktis
Ayat Mikha 4:6 mengingatkan bahwa Tuhan tidak berhenti pada penghukuman, tetapi menyertai pemulihan. Dalam hidup iman, kita dipanggil mempercayai bahwa Allah beritikad mengembalikan kita pada jalan-Nya, membebaskan dari beban dosa, dan mengangkat kita menjadi bagian dari komunitas yang hidup dalam keadilan dan kasih. Sikap rendah hati, pertobatan terus-menerus, dan kesiapsediaan menolak kekerasan batin adalah respons yang sesuai terhadap janji pemulihan Allah.
Saripati Khotbah singkat
Ketika kita merasa sesat, diamati Tuhan yang berkuasa mengumpulkan kita kembali; pemulihan-Nya menuntun kita ke dalam damai-Nya. Biarkan firman ini menumbuhkan harapan, bukan pesimisme, dan dorong kita untuk menghayati komunitas umat Allah yang saling memperhatikan dan menyokong satu sama lain.
Catatan singkat tentang kutipan para komentator publik domain yang relevan:
Matthew Henry menekankan tema pemulihan sebagai pekerjaan Allah yang penuh kasih bagi umat-Nya, sedangkan Albert Barnes menekankan keseimbangan antara penghakiman dan pemulihan dalam rencana Tuhan; Adam Clarke menyoroti konteks historis Mikha sebagai bagian dari pemulihan masa depan. Pautan langsung ke kutipan lengkap tidak disertakan di sini, tetapi esensi pandangan mereka muncul dalam penggambaran pemulihan umat-Nya.