Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 3:6 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 3:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
lalu dibaptiskannya mereka itu di dalam Sungai Yarden, sambil masing-masing mengaku dosanya.
Matius 3:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 3:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kisah Para Rasul 19:18 (IDN) »
Maka banyaklah orang yang sudah percaya itu pun datang sambil mengaku dan menyatakan segala perbuatannya.

Matius 3:13 (IDN) »
Kemudian daripada itu datanglah Yesus dari Galilea ke Yarden supaya dibaptiskan oleh Yahya.

Yohanes 1:25 (IDN) »
Maka mereka itu menanya dia, serta berkata kepadanya, "Jikalau engkau ini bukan Kristus, dan bukan Elias, dan bukan nabi itu, apakah sebabnya engkau membaptiskan orang?"
Matius 3:6 — "lalu dibaptiskannya mereka itu di dalam Sungai Yarden, sambil masing-masing mengaku dosanya."
Dalam konteks kisah Yohanes Pembaptis, ayat ini menggambarkan masuknya orang banyak kepada sungai Yordan untuk dibaptis sebagai tanda pertobatan. Mereka datang karena menyadari kebutuhan akan rendahan hati di hadapan Allah dan karena menyatakan dosa-dosa mereka. Baptisan di Yordan bukan sekadar ritual lahiriah, melainkan pengakuan batin bahwa mereka butuh pemurnian dan pembaruan rohani yang hanya Allah sanggup kerjakan.
Makna utama
Ayat ini menekankan dua unsur inti: (1) tindakan baptisan sebagai simbol pertobatan dan pembersihan dari dosa; (2) respons individu yang secara sadar mengaku dosa-dosa mereka. Pembaptisan di aliran sungai mencerminkan keterbukaan hati untuk menerima belas kasihan Allah dan menandai permulaan hidup baru di bawah janji Kerajaan Allah.
Tema-tema utama
Cross-references (kait singkat)
• Kisah pertobatan dan baptisan oleh Yohanes di padang gurun menunjukkan makna pertobatan yang nyata bagi orang banyak. (Lihat Lukas 3:3-6 sebagai konteks paralel; tidak menyalin teks firman secara penuh.)
• Markus 1:4-5 menggambarkan baptisan pertobatan untuk pengampunan dosa, menekankan unsur penyucian hati yang diiringi pengakuan. Kaitan ini memperlihatkan pola yang sama di perikop Matius sebagai bagian pembukaan pelayanan Yohanes dan persiapan publik bagi Yohanes maupun Yesus.
Gagasan praktis
Bagi pembaca modern, ayat ini mengajak refleksi bagaimana kita mengakui ketidakonsistenan hidup kita dan mencari pembaruan yang sejati di hadapan Allah. Pertobatan yang tulus tidak berhenti pada kata-kata, melainkan mencakup perubahan pola hidup, kasih kepada sesama, dan ketaatan kepada Allah.
Ringkasan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa baptisan Yohanes menandai pertobatan publik melalui pengakuan dosa-dosa pribadi. Ini menyiapkan jalan bagi karya Allah yang lebih besar melalui kedatangan Sang Mesias, dengan fokus pada kemurnian hati dan penyerahan diri.
Kutipan singkat dari tokoh komentar kuno (catatan)
Beberapa pandangan klasik menekankan bahwa baptisan itu adalah tanda pertobatan yang nyata, bukan sekadar ritus luar. Mereka menyoroti kebutuhan hati yang terbuka pada penyucian ilahi dan ketaatan kepada kehendak Allah. (Kutipan ringkas diringkas dari penafsiran para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke; tidak menyalin teks utuh.)
Penutup
Dalam gambaran singkat ini, kita melihat persimpangan antara pertobatan, pengakuan dosa, dan persiapan untuk karya keselamatan Allah yang lebih besar di masa depan. Melalui respons yang jujur terhadap dosa, kita menyambut pemurnian dalam kasih Tuhan.