Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 9:1 Lukas 9:2 Lukas 9:3 Lukas 9:4 Lukas 9:5 Lukas 9:6 Lukas 9:7 Lukas 9:8 Lukas 9:9 Lukas 9:10 Lukas 9:11 Lukas 9:12 Lukas 9:13 Lukas 9:14 Lukas 9:15 Lukas 9:16 Lukas 9:17 Lukas 9:18 Lukas 9:19 Lukas 9:20 Lukas 9:21 Lukas 9:22 Lukas 9:23 Lukas 9:24 Lukas 9:25 Lukas 9:26 Lukas 9:27 Lukas 9:28 Lukas 9:29 Lukas 9:30 Lukas 9:31 Lukas 9:32 Lukas 9:33 Lukas 9:34 Lukas 9:35 Lukas 9:36 Lukas 9:37 Lukas 9:38 Lukas 9:39 Lukas 9:40 Lukas 9:41 Lukas 9:42 Lukas 9:43 Lukas 9:44 Lukas 9:45 Lukas 9:46 Lukas 9:47 Lukas 9:48 Lukas 9:49 Lukas 9:50 Lukas 9:51 Lukas 9:52 Lukas 9:53 Lukas 9:54 Lukas 9:55 Lukas 9:56 Lukas 9:57 Lukas 9:58 Lukas 9:59 Lukas 9:60 Lukas 9:61 Lukas 9:62



Lukas 9:55
Setting terdekat: Setelah murid-murid mengusir roh-roh jahat dan memberitakan kerajaan Allah, pengunjung kota Samaria menolak-Nya karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Yakobus dan Yohanes, melihat respons penduduk, meminta supaya api turun dari langit untuk menghukumnya. Namun Yesus menoleh lalu menghardik keduanya, menandaskan sikap siap menghukum dalam diri murid-murid dan menegaskan jalan-Nya yang penuh anugerah serta kesabaran.
Apa yang dinyatakan teks tentang Allah atau iman
Teks ini menekankan karakter kasih dan kendali Allah atas respons manusia. Tuhan tidak membalas balasan dengan kemarahan seperti yang diminta Yakobus dan Yohanes, melainkan membangun jalan kasih, bahkan ketika menghadapi penolakan. Ini menunjukkan bahwa iman yang sejati tidak meniru semangat balas dendam, melainkan memohon hikmat ilahi untuk menahan diri dan memperlakukan orang lain dengan empati, meskipun mereka menolak pewartaan-Nya.
Kata-kata kunci dan gambaran penting
Cross-references (singkat) dan hubungannya
Hikmat penulis teologi terdahulu (sintesis singkat)
Para komentator publik domain sering menekankan bahwa tindakan Yesus menenangkan murid-murid yang ingin menghukum menunjukkan contoh kenetralan kasih-Nya. Matthew Henry menyoroti bahwa alasan menolak api adalah karena tujuan-Nya menuju keselamatan, bukan pembinasaan. Albert Barnes menekankan bahwa respons Tuhan menjaga agar murid tetap berada dalam jalur kasih, bukan balas dendam. Adam Clarke menambahkan bahwa ini adalah momen untuk menumbuhkan kerendahan hati murid-murid dan percaya bahwa Tuhan mengatur urutan sejarah menurut rencana-Nya.
Pengalaman iman yang relevan bagi jemaat masa kini
Layaknya menghadapi kritik atau penolakan terhadap pewartaan, kita diajak menahan dorongan untuk membalas dengan kemarahan. Sikap Yesus mengajak kita untuk membangun empati, memilih kata-kata yang menyejukkan, serta berdoa bagi mereka yang menolak kabar baik. Hidup dalam kasih berarti membalikkan dorongan alami menjadi tindakan yang memperluas kasih Allah kepada sesama, termasuk mereka yang tidak segera menerima pesan iman.
Penutup: penerapan nyata
Belajarlah menilai situasi dengan hikmat rohani sebelum bertindak. Jika orang menolak, respons yang dipilih bukan kemarahan, melainkan doa, doa untuk keselarasan dengan tujuan Allah, dan tindakan yang menunjukkan kasih Kristus. Dalam hari-hari penuh penolakan, biarkan iman kita meneguhkan bahwa jalan Allah adalah jalan kasih yang sabar dan bertumbuh dalam pengendalian diri.