Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 9:1 Lukas 9:2 Lukas 9:3 Lukas 9:4 Lukas 9:5 Lukas 9:6 Lukas 9:7 Lukas 9:8 Lukas 9:9 Lukas 9:10 Lukas 9:11 Lukas 9:12 Lukas 9:13 Lukas 9:14 Lukas 9:15 Lukas 9:16 Lukas 9:17 Lukas 9:18 Lukas 9:19 Lukas 9:20 Lukas 9:21 Lukas 9:22 Lukas 9:23 Lukas 9:24 Lukas 9:25 Lukas 9:26 Lukas 9:27 Lukas 9:28 Lukas 9:29 Lukas 9:30 Lukas 9:31 Lukas 9:32 Lukas 9:33 Lukas 9:34 Lukas 9:35 Lukas 9:36 Lukas 9:37 Lukas 9:38 Lukas 9:39 Lukas 9:40 Lukas 9:41 Lukas 9:42 Lukas 9:43 Lukas 9:44 Lukas 9:45 Lukas 9:46 Lukas 9:47 Lukas 9:48 Lukas 9:49 Lukas 9:50 Lukas 9:51 Lukas 9:52 Lukas 9:53 Lukas 9:54 Lukas 9:55 Lukas 9:56 Lukas 9:57 Lukas 9:58 Lukas 9:59 Lukas 9:60 Lukas 9:61 Lukas 9:62



Makna Langsung Lukas 9:14 (IDN)
Yesus mengarahkan murid-murid-Nya untuk menyediakan makan bagi kira-kira lima ribu laki-laki yang hadir, dengan memerintahkan mereka membentuk kelompok-kelompok bertumpuk sekitar lima puluh orang. Ayat ini menegaskan perhatian-Nya kepada kebutuhan fisik orang banyak dan karya-Nya yang melibatkan pembagian sumber daya secara teratur serta terstruktur.
Latar belakang dan konteks
Peristiwa ini terjadi setelah mukjizat penggandaan roti dan ikan, ketika banyak orang mengikuti Yesus. Para murid menghitung jumlah orang, menunjukkan kesadaran akan kebutuhan praktis dalam sebuah kerumunan besar. Allah yang berkuasa menghadirkan kelimpahan melalui pengorganisasian yang sederhana: membuat tumpuk-tumpuk beranggotakan sekitar lima puluh orang memudahkan distribusi dan menjaga kelancaran proses makan bagi semua yang hadir.
Observasi interpretatif
Garis besar tema
Rujukan terkait (cross-references)
Beberapa bagian lain dalam Injil menggambarkan pola yang mirip: - Matius 14:20 menekankan kelimpahan makanan dan respon bungah orang banyak. - Markus 6:39-40 menunjukkan Yesus memerintahkan mereka duduk dalam kelompok-kelompok puluh dan puluh untuk memudahkan pembagian. Penekanan umum pada penataan jemaat/hamba Tuhan dalam konteks keperluan fisik menggarisbawahi prinsip pelayanan lingkungan.
Catatan pendek tentang tafsir para penafsir klasik
Para pengulas klasik menekankan bahwa tindakan Yesus mengorganisasi dengan rapi mencerminkan hikmat-Nya dalam mengatur pekerjaan besar dengan prosedur yang sederhana. Mereka melihat ini sebagai contoh bahwa karya mulia Allah dapat berjalan melalui keteraturan manusia dan partisipasi murid dalam program pemberian.
Penggalan wawasan yang relevan dari tokoh teolog masa lampau
Ringkasnya, kutipan-kutipan dari penafsir klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menggarisbawahi bahwa penataan kelompok bertujuan menghindari kekacauan dan memastikan setiap orang mendapat bagian. Bila ada frasa-frasa singkat yang relevan, mereka menekankan keterlibatan murid dalam melayani kebutuhan praktis umat.
Penekanan praktis yang singkat
Evaluasi singkat untuk kehidupan jemaat
Ajaran inti dari ayat ini adalah bahwa kegerakan kasih Tuhan seringkali bertumbuh melalui tindakan yang teratur dan kerja sama umat-Nya. Ketika gereja menyusun diri secara terstruktur untuk memenuhi kebutuhan, kita melihat bagaimana kuasa Allah bekerja melalui upaya manusia yang taat.