Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Hakim-hakim 1 Hakim-hakim 2 Hakim-hakim 3 Hakim-hakim 4 Hakim-hakim 5 Hakim-hakim 6 Hakim-hakim 7 Hakim-hakim 8 Hakim-hakim 9 Hakim-hakim 10 Hakim-hakim 11 Hakim-hakim 12 Hakim-hakim 13 Hakim-hakim 14 Hakim-hakim 15 Hakim-hakim 16 Hakim-hakim 17 Hakim-hakim 18 Hakim-hakim 19 Hakim-hakim 20 Hakim-hakim 21Verse
Hakim-hakim 18:1 Hakim-hakim 18:2 Hakim-hakim 18:3 Hakim-hakim 18:4 Hakim-hakim 18:5 Hakim-hakim 18:6 Hakim-hakim 18:7 Hakim-hakim 18:8 Hakim-hakim 18:9 Hakim-hakim 18:10 Hakim-hakim 18:11 Hakim-hakim 18:12 Hakim-hakim 18:13 Hakim-hakim 18:14 Hakim-hakim 18:15 Hakim-hakim 18:16 Hakim-hakim 18:17 Hakim-hakim 18:18 Hakim-hakim 18:19 Hakim-hakim 18:20 Hakim-hakim 18:21 Hakim-hakim 18:22 Hakim-hakim 18:23 Hakim-hakim 18:24 Hakim-hakim 18:25 Hakim-hakim 18:26 Hakim-hakim 18:27 Hakim-hakim 18:28 Hakim-hakim 18:29 Hakim-hakim 18:30 Hakim-hakim 18:31



Hakim-hakim 18:13 (IDN) — Lalu berangkatlah mereka langsung ke pegunungan Efrayim, lalu sampai ke rumah Mikha.
Petikan ini berada dalam alur kisah keluarga Mikha dan sesama suku Israel yang mencoba menemukan tempat perlindungan bagi para pelindung mereka. Dalam konteks Hakim-hakim pasal 17–18, kita melihat bagaimana bangsa itu berputar di antara kebutuhan keadilan, perlindungan, dan penyimpangan rohani. Ayat 13 menunjukkan tindakan langsung: para penyelidik turun ke wilayah Efrayim, kemudian menuju rumah Mikha. Mereka tidak sekadar menatap situasi, melainkan melangkah untuk mencari jawaban dan perlindungan bagi rencana mereka.
Makna teks dan pembelajaran iman
Ayat ini menekankan tema kedaulatan Tuhan dalam mengarahkan langkah manusia, meskipun konteksnya banyak berputar di sekitar kelemahan iman dan praktik keagamaan yang kurang benar. Keberanian untuk bergerak menuju tujuan tertentu memperlihatkan tekad manusia, namun juga mengingatkan kita bahwa langkah-langkah manusia perlu diarahkan oleh hikmat Tuhan agar tidak melenceng dari kehendak-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran kunci
Cross-references yang relevan
Beberapa rujukan yang membantu memahami tema ini secara lebih luas:
Aplikasi praktis bagi masa kini
Kisah ini mengingatkan kita untuk menilai motif di balik tindakan kita ketika berusaha menemukan perlindungan atau jawaban. Jangan biarkan kebutuhan mendesak menutupi panggilan untuk kesetiaan kepada Allah. Secara prinsip, tindakan kita seharusnya mengarah pada kebenaran, keadilan, dan pemuliaan-Nya, bukan sekadar kenyamanan pribadi atau penerimaan sosial.
Catatan sang komentator
Beberapa pemikir kebangunan rohani menyoroti bahwa meskipun kita melihat langkah manusia yang bertujuan baik, tetap diperlukan hikmat ilahi untuk menuntun pilihan dan mencegah penyimpangan. Kutipan singkat dari sumber-sumber karya PK publik domain yang relevan:
Matthew Henry menekankan perlunya menjaga integritas rohani di tengah tantangan praktis hidup bangsa. Albert Barnes menyoroti bagaimana kebiasaan memberi diri pada praktik-praktik pribadi dapat menggeser fokus dari penyembahan Allah yang benar. Adam Clarke menekankan bahwa otoritas ilahi lebih utama daripada preferensi manusia dalam urusan ibadah. (Kutipan-kutipan singkat ini dimaksudkan sebagai rangkapan pandangan para komentator terkenal, tanpa menyalin teks panjang.)