Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 16:6 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 16:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu perhinggaan itu keluar dekat dengan Mikhmetat, yang ditinggalkannya pada sebelah utara, dan dari sana perhinggaan itu balik ke timur pula ke Taanat-Silo, lalu terus dari pada itu pada sebelah timur Yanoah.
Yosua 16:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 16:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 17:7 (IDN) »
Maka perhinggaan tanah Manasye itu adalah dari Asyer sampai ke Mikhmetat, yang bertentangan dengan Sikhem, lalu perhinggaan itu ke kanan ke tempat orang yang duduk dekat dengan mata air Tapuah.

Yosua 18:1 (IDN) »
Sebermula, maka segenap sidang bani Israelpun berhimpunlah di Silo, dan didirikannyalah di sana akan kemah perhimpunan, pada masa seluruh tanah itu telah alah di hadapannya.
Mengapa Ayat Ini Penting
Yosua 16:6 menyorot pembagian wilayah suku-suku Israel setelah penyerangan dan perjanjian tanah Yohanes. Ayat ini menegaskan bagaimana batas wilayah Suku Efraim ditetapkan secara geografis, menunjukkan kedalaman perencanaan Tuhan dalam pembagian tanah. Meski tampak sebagai detail peta, bagian ini mengajar bahwa kemanfaatan perjanjian Tuhan melibatkan pengaturan batas-batas yang menuntun kehidupan umat dalam keadilan, kesejahteraan, dan ketertiban spiritual.
Makna Asal dan Konteksnya
Ayat ini berada dalam bagian Yosua yang menggambarkan pembagian tanah di Tanah Perjanjian. Perihal perhinggaan (perbatasan) suku Efraim diidentifikasi dengan nomor-nomor geografis pada masa itu: jalur menuju Mikhmetat, Taanat-Silo, dan Yanoah. Hal ini menunjukkan bagaimana suku-suku dimandirkan untuk hidup dalam komunitas yang teratur, dengan batasan yang jelas demi keamanan dan kemakmuran bersama.
Inti Pesan Teologis
Pesan utama ayat ini bukan sekadar menggambarkan garis-garis peta, melainkan menegaskan kenyataan bahwa Allah mengarahkan pembagian tanah bagi umat-Nya melalui pemimpin yang diberi mandat, yakni Yosua. Pembagian wilayah mengimplikasikan tanggung jawab umat untuk hidup dalam jalan Tuhan, menjaga hukum-Nya, dan menjaga persatuan suku-suku di bawah tata kelola perjanjian.
Beberapa Tema Alkitabiah yang Menguatkan
Silang-Rujukan yang Relevan
Beberapa ayat yang memiliki tema serupa terkait pembagian tanah dan tata kelola ilahi:
Penjelasan silang ini menunjukkan bahwa pembagian wilayah bukan sekadar peta, tetapi bagian dari tata kelola ilahi yang menjaga keharmonisan perjanjian dengan Allah.
Refleksi Devosional Singkat
Bayangkan Anda hidup dalam komunitas dengan batas-batas yang jelas, di mana setiap orang mengetahui hak miliknya sambil tetap mengutamakan kedamaian dan tanggung jawab bersama. Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah bekerja melalui kepemimpinan manusia untuk menetapkan batas yang menjaga kebenaran, keadilan, serta perlindungan bagi semua anggota jemaat. Dalam kehidupan iman hari ini, kita dipanggil mematuhi arahan Tuhan yang membentuk karakter, menjaga persaudaraan, dan memelihara janji-Nya di dalam komunitas percaya.
Catatan Editor tentang Kutipan Tokoh Teologi Terbuka
Dalam penyusunan komentar ini, tidak ada kutipan langsung panjang dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang diterjemahkan persis dari teks aslinya untuk ayat ini. Namun, semangat mereka mengenai peran kepemimpinan ilahi, tata kelola batas wilayah, dan pemeliharaan umat dalam perjanjian terpajang pada analisis ini sebagai rangkuman sinopsis yang sejalan dengan pandangan para komentator publik domain tersebut. Jika diperlukan, bagian singkat berikut mengacu pada nuansa umum yang biasa mereka tekankan: kepemimpinan Tuhan, tata kelola hukum, dan makna perjanjian bagi kehidupan komunitas umat Allah.
Cross-References Tambahan
Rujukan silang singkat dan relevan: