Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Yosua 10:1 Yosua 10:2 Yosua 10:3 Yosua 10:4 Yosua 10:5 Yosua 10:6 Yosua 10:7 Yosua 10:8 Yosua 10:9 Yosua 10:10 Yosua 10:11 Yosua 10:12 Yosua 10:13 Yosua 10:14 Yosua 10:15 Yosua 10:16 Yosua 10:17 Yosua 10:18 Yosua 10:19 Yosua 10:20 Yosua 10:21 Yosua 10:22 Yosua 10:23 Yosua 10:24 Yosua 10:25 Yosua 10:26 Yosua 10:27 Yosua 10:28 Yosua 10:29 Yosua 10:30 Yosua 10:31 Yosua 10:32 Yosua 10:33 Yosua 10:34 Yosua 10:35 Yosua 10:36 Yosua 10:37 Yosua 10:38 Yosua 10:39 Yosua 10:40 Yosua 10:41 Yosua 10:42 Yosua 10:43



Yosua 10:12 (IDN) — Setting dan makna saat matahari berhenti
Iman yang berani muncul ketika Allah berinteraksi dengan umat-Nya dalam peperangan. Pada saat itu, Yosua memberi orientasi militer yang luar biasa: pertempuran Israel belum selesai, namun Tuhan bekerja di luar batas biasa untuk memastikan kemenangan bagi bangsanya. Ayat ini mencatat momen ketika Yosua berbicara kepada Tuhan, lalu Tuhan menanggapi dengan perintah simbolik yang menggambarkan kekuatan-Nya atas alam semesta.
Sifat Allah yang ditampilkan
Kisah ini menegaskan bahwa Allah sanggup mengendalikan ciptaan-Nya untuk melaksanakan kehendak-Nya. Ketidakmungkinan manusia pun diatasi melalui kuasa ilahi: matahari berhenti dan bulan tetap berada di tempatnya agar umat Israel tidak menunggu lagi dalam kekalahan. Hal ini menegaskan kepercayaannya bahwa Allah berpegang pada janji-Nya dan peduli untuk menyatakan kemenangan di hadapan bangsa pilihan-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran kunci
Hubungan dengan ayat-ayat terkait
Beberapa ayat terkait memberi gambaran bagaimana Allah bekerja melalui kejadian yang luar biasa untuk meneguhkan kepercayaan umat-Nya:
Cross-reference singkat
Beberapa rujukan yang relevan (tanpa menyalin keseluruhan teks):
Penjelasan singkat: ayat-ayat ini meneguhkan bahwa iman membutuhkan respons doa yang berpusat pada Tuhan. Allah berkomitmen melaksanakan janji-janji-Nya, bahkan jika itu berarti mengubah keadaan fisik di bumi.
Aplikasi bagi masa kini
Dalam menghadapi tantangan besar, kita diingatkan untuk membawa doa yang tegas kepada Allah, percaya bahwa-Nya berkuasa mengubah keadaan yang tampak mustahil. Kita tidak menunggu keajaiban untuk setiap langkah, tetapi kita menaruh kepercayaan pada Allah yang sanggup menahan matahari dan mengarahkan waktu demi kemuliaan-Nya dan kebaikan umat-Nya.
Inti pesan: iman yang hidup menuntun kita untuk meminta pertolongan Tuhan dengan keyakinan bahwa Allah sanggup menegakkan rencana-Nya melalui cara-cara yang tidak terduga.
Catatan kutipan langsung dari penafsir berbahasa Inggris klasik (jika ada): Tidak ada kutipan verbatim langsung yang diperlukan dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam bagian ini.