Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 1:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Seorangpun tiada akan tahan berdiri di hadapanmu pada segala hari hidupmu; seperti dahulu adalah Aku serta dengan Musa, begitu Aku akan menyertai engkau; tiada Aku akan membiarkan dikau dan tiada Aku meninggalkan dikau!
Yosua 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 1:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 8:31 (IDN) »
Sekarang apakah hendak kita katakan atas segala hal itu? Jikalau Allah memihak kita, siapakah lawan kita?

Ulangan 31:6 (IDN) »
Hendaklah kamu perwira dan perkasa; janganlah kamu takut atau terkejut di hadapan mereka itu, karena Tuhan, Allahmu, juga yang berjalan serta dengan kamu, tiada dibiarkannya kamu dan tiada ditinggalkannya kamu.

Matius 28:20 (IDN) »
dan mengajar dia menurut segala sesuatu yang Aku pesan kepadamu. Maka ketahuilah olehmu: Aku ini beserta dengan kamu senantiasa hingga kepada kesudahan alam."
Artinya secara langsung
Allah menjanjikan penyertaan-Nya yang pasti kepada Yehoshua: tidak ada seorang pun yang akan mempan atau mengalahkan dia di sepanjang hidupnya. Sama seperti Dia menyertai Musa, demikian pula Dia akan menyertai Yehoshua; Dia tidak akan meninggalkan atau membiarkan dia sendirian dalam tugas di hadapan bangsa Israel.
Latar belakang kontekstual
Kitab Yosua menanggapi pewarisan kepemimpinan setelah Musa. Allah memberi gambaran jelas bahwa keberhasilan kampanye memasuki Tanah Perjanjian bergantung pada kehadiran-Nya yang konstan. Janji ini menegaskan kontinuitas perjanjian Allah dengan umat-Nya dan menegaskan bahwa tugas besar membutuhkan penyertaan-Nya, bukan hanya kepemimpinan manusia semata.
Observasi penafsiran
Garis besar tema
Cross-references dan penjelasan singkat
Ul. 31:6 menegaskan perintah untuk kuat dan berani karena Tuhan sendiri berjalan bersama umat-Nya—sebuah tema sejalan dengan janji Allah kepada Yehoshua bahwa Dia tidak akan meninggalkan.
Mazmur 121:3-4 menggambarkan Tuhan yang tidak membiarkan kaki terantuk atau pengawas tidak tertidur, menyingkapkan kehadiran Allah yang berkelanjutan bagi pemeliharaan.
Yesaya 41:10 memberi nuansa kepastian bahwa Allah akan menolong, menegakkan, dan tidak akan mengecewakan orang percaya dalam tantangan besar.
Catatan praktis singkat
Untuk pemimpin umat Allah hari ini, janji Allah menumbuhkan keberanian: kita tidak menghadapi “hari-hari hidup” secara pribadi. Penyertaan ilahi diperlukan untuk menghadapi tugas besar, menggantikan rasa takut dengan iman, dan memelihara ketekunan meskipun rintangan dihadapi.
Rangkuman editorial
Yosua 1:5 menegaskan bahwa penyertaan Allah adalah fondasi utama setiap karya besar di mata-Nya. Allah mengikat diri-Nya dengan Yehoshua sebagaimana Dia mengikat diri-Nya dengan Musa, meneguhkan kredibilitas janji-Nya: penghadiran-Nya tidak akan hilang, Dia akan selalu menyertainya. Pengingat ini mengarahkan pembaca pada iman yang tumbuh melalui pengalaman kasih setia Tuhan, terutama saat tantangan besar menghadang.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, and Adam Clarke (dan satu komentator umum publik domain) dalam bentuk ringkas dianalisis untuk menguatkan gambaran janji Allah, tanpa menyalin teks asli secara penuh.