Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Yohanes 20:1 Yohanes 20:2 Yohanes 20:3 Yohanes 20:4 Yohanes 20:5 Yohanes 20:6 Yohanes 20:7 Yohanes 20:8 Yohanes 20:9 Yohanes 20:10 Yohanes 20:11 Yohanes 20:12 Yohanes 20:13 Yohanes 20:14 Yohanes 20:15 Yohanes 20:16 Yohanes 20:17 Yohanes 20:18 Yohanes 20:19 Yohanes 20:20 Yohanes 20:21 Yohanes 20:22 Yohanes 20:23 Yohanes 20:24 Yohanes 20:25 Yohanes 20:26 Yohanes 20:27 Yohanes 20:28 Yohanes 20:29 Yohanes 20:30 Yohanes 20:31



Yohanes 20:1 (IDN) — Setting awal kebangkitan
Pada hari pertama di dalam minggu itu, pagi-pagi ketika gelap, Maria Magdalena datang ke kubur Yesus dan mendapati batu penutup telah tergolek dari kubur. Gambaran ini menempatkan pembaca pada momen ketidakpastian, kekecewaan, dan kehadiran ilahi yang melampaui kematian. Waktu pagi menandakan permulaan baru; gelapnya malam sebelum itu dipakai untuk menunjukkan kesedihan manusia yang mendalam, sementara kedatangan Maria membuka pintu bagi pengungkapan kebangkitan.
Makna dan iman yang tersingkap
Ayat ini menegaskan bahwa Allah berkuasa atas antara dunia manusia dan janji-Nya. Keterkejutan Maria—batunya yang tergolek dari kubur—menjadi tanda nyata bahwa sesuatu yang mustahil bagi manusia telah terjadi. Dalam tradisi Yohanes, kebangkitan bukan sekadar kejadian historis, melainkan momen puncak dari karya penyelamatan Allah yang memulihkan hubungan manusia dengan-Nya.
Kata-kata penting dan gambaran penting
Kait dengan teks terkait
Beberapa hubungan penting untuk dipertimbangkan:
Hikmat dari para komentator terkemuka (ringkas, tertanam dalam alur narasi)
Para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa momen ini menandai keterbukaan pintu iman. Mereka menyoroti bahwa keajaiban kebangkitan bukan sekadar berita luar biasa, melainkan panggilan untuk memperbarui iman kita kepada Kristus yang hidup. Poin-poin inti yang relevan dalam wawasan mereka:
Aplikasi praktis bagi kita sekarang
Penutup
Ayat Yohanes 20:1 memulai kisah kebangkitan dengan sebuah momen humble: seorang murid wanita datang, menemukan pintu kubur terbuka, dan menyiapkan panggung bagi pengakuan iman yang akan mengubah sejarah. Dalam konteks iman Indonesia modern, kita diajak melihat bahwa pekerjaan Allah memulai pembaruan hidup pribadi dan komunitas melalui kebangkitan Kristus—sesuatu yang memanggil kita untuk percaya, memuliakan Tuhan, dan hidup dalam harapan yang tak tergoncangkan.