Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yesaya 1 Yesaya 2 Yesaya 3 Yesaya 4 Yesaya 5 Yesaya 6 Yesaya 7 Yesaya 8 Yesaya 9 Yesaya 10 Yesaya 11 Yesaya 12 Yesaya 13 Yesaya 14 Yesaya 15 Yesaya 16 Yesaya 17 Yesaya 18 Yesaya 19 Yesaya 20 Yesaya 21 Yesaya 22 Yesaya 23 Yesaya 24 Yesaya 25 Yesaya 26 Yesaya 27 Yesaya 28 Yesaya 29 Yesaya 30 Yesaya 31 Yesaya 32 Yesaya 33 Yesaya 34 Yesaya 35 Yesaya 36 Yesaya 37 Yesaya 38 Yesaya 39 Yesaya 40 Yesaya 41 Yesaya 42 Yesaya 43 Yesaya 44 Yesaya 45 Yesaya 46 Yesaya 47 Yesaya 48 Yesaya 49 Yesaya 50 Yesaya 51 Yesaya 52 Yesaya 53 Yesaya 54 Yesaya 55 Yesaya 56 Yesaya 57 Yesaya 58 Yesaya 59 Yesaya 60 Yesaya 61 Yesaya 62 Yesaya 63 Yesaya 64 Yesaya 65 Yesaya 66



Makna Langsung Ayat
Yesaya 51:21 menubuhkan panggilan belas kasihan bagi mereka yang menderita. Ayat ini menyampaikan seruan Tuhan kepada orang-orang yang berduka dan mabuk secara batin, bukan karena minuman fisik, melainkan karena beban kesedihan, kelelahan, dan kehancuran yang mereka alami. Allah menegaskan bahwa Ia hadir untuk menguatkan dan membebaskan dari beban yang menekan, sehingga mereka dapat menerima harapan baru.
Latar Belakang Konteks
Teks ini bagian dari bagian nubuat yang menyoroti penyelamatan ilahi bagi umat yang menderita di Yerusalem pasca kehancuran sebagian. Tuhan menghibur umat melalui janji pemulihan. Frasa engkau yang berdukacita dan mabuk menggambarkan keadaan batin yang berat, bukan sekadar minuman literal; ketidakmampuan melihat masa depan yang cerah akibat penindasan dan kehancuran telah membuat mereka tercengang dan terpuruk.
Interpretasi Ringkas
- Allah memanggil mereka yang terikat dalam dukacita untuk mendengar: ada jalan keluar dari keputusasaan.
- "Bukan dengan air anggur" menegaskan bahwa penyembuhan yang ditawarkan adalah ilahi, bukan obat hiburan yang fana; pemulihan sejati datang dari Tuhan sendiri.
- Ayat ini juga menggarisbawahi tema keselamatan yang tersedia bagi umat yang lemah saat mereka belajar mempercayakan diri pada kuasa Allah.
Pengamatan Tafsir yang Relevan
Para penafsir mengaitkan ayat ini dengan tema comfort dan deliverance. Allah mengundang umat-Nya untuk berpaling dari penghiburan palsu yang tidak mampu meredakan realitas penindasan, dan menggiring mereka kepada pemeliharaan ilahi yang memberi kekuatan baru. Dalam konteks kitab Yesaya, pemulihan bukan hanya pemulihan fisik, tetapi pemulihan relasi dengan Allah dan pemulihan martabat bangsa.
Penggunaan singkat dari tafsir sumber publik domain
Interprestasi mirip yang ditemukan pada karya-karya klasik menyoroti bahwa Allah adalah pembebas yang setia, dan kenyataan bahwa penyembuhan sejati tidak berasal dari hiburan duniawi melainkan dari pertolongan yang datang dari Tuhan. Dalam nuansa ini, ajakan untuk mendengar menjadi kunci menerima pemulihan.
Rangkaian Ayat Terkait
Kaitkan dengan Kebutuhan Praktis
Dalam pergumulan batin, kita diundang untuk mencari pembebasan dari obligasi yang menekan melalui iman kepada Allah yang setia. Ketika dukacita berat dan kelelahan menguasai, kita dapat menimbang pernyataan bahwa pemulihan sejati tidak datang dari pelarian duniawi, melainkan dari kehadiran Allah yang berkuasa. Merenungkan janji-Nya membawa kita pada harapan baru yang berakar pada firman dan kasih-Nya.
Catatan Penutup
Inti ayat ini adalah panggilan untuk mendengar Tuhan dalam keadaan sunyi sekaligus memeluk pemulihan ilahi. Allah tidak membiarkan umat-Nya terperangkap dalam kesedihan; Ia menawarkan kekuatan, pemulihan, dan harapan yang tidak terguncangkan oleh situasi dunia.