Yesaya 11:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka Tuhanpun akan melaknatkan teluk laut Mesir, dan mengamang-amang dengan tangan-Nya akan sungai itu oleh kuat angin ribut-Nya, dibelahkan-Nya jadi tujuh anak sungai, sehingga orang dapat mengarung dia dengan berkasut.

Ayat sebelumnya
« Yesaya 11:14
Ayat berikutnya
Yesaya 11:16 »

Yesaya 11:15 Tafsiran ayat Alkitab

Paus dalam konteks Yesaya 11:15 (IDN)

Dalam bab 11 kitab Yesaya, nubuat tentang Mesias yang berkuasa membangkitkan harapan bagi umat Allah. Ayat 15 menonjolkan bagaimana Tuhan akan melakukannya dengan cara yang mengguncangkan struktur jahat: teluk laut Mesir akan diliakkan, sungai-sungainya dibelah menjadi tujuh, sehingga orang dapat menyeberang dengan berkasut. Gambaran ini menekankan pemulihan jalan bagi umat Allah melalui intervensi ilahi yang mengerdilkan rintangan, mengingatkan bahwa Allah sanggup menenangkan kekacauan dan membuka jalan keselamatan bagi umat-Nya.

Pengungkapan tentang Allah dan iman yang terkandung

Ayat ini menyoroti sifat ilahi yang berkuasa penuh atas alam semesta: Tuhan mengatur cuaca dan sungai, memberlakukan pembalikan kondisi untuk membawa pemulihan. Keputusan-Nya tidak sesuai dengan kemauan manusia, melainkan bertujuan membebaskan umat pilihan-Nya dari hambatan besar. Iman disorot pada percaya bahwa Tuhan sanggup membebaskan jalan bagi umat-Nya, bahkan lewat tindakan-tindakan ajaib yang mengubah lanskap fisik demi kebaikan rohani.

Istilah dan gambaran penting

  • teluk laut Mesir dilaknat: gambaran penjepitan leluhur bangsa-bangsa dan pengakhiran ancaman Mesir terhadap umat Allah, menekankan dominasi ilahi atas kekuatan dunia.
  • sungai dibelah jadi tujuh: simbol pemisahan dramatis yang membuat perjalanan menjadi mungkin; tujuh sering melambangkan kelengkapan dan kesempurnaan tindakan Allah.
  • mengarung dengan berkasut: menunjukkan kemudahan akses jalan bagi umat Allah, tanpa hambatan—jalan yang telah disediakan Tuhan bagi keselamatan dan pemulihan.

Rujukan silang yang relevan

• Keluaran 14:21-22 menggambarkan Tuhan membuka jalan melalui air untuk bangsa Israel, mirip ide pembelahan sungai sebagai jalan keselamatan. Penjelasan singkat: Allah bekerja melalui peristiwa besar untuk membebaskan umat-Nya dan membuka jalan kepada persekutuan dengan-Nya.

• Yesaya 8:7-8 juga menyinggung langkah-langkah kekuasaan Allah atas bangsa-bangsa dan bagaimana umat-Nya dipelihara di tengah bencana, menyiapkan konteks pemeliharaan ilahi atas pekerjaan Mesias yang dijanjikan.

• Matius 3:3 dan 11:10 menegaskan bahwa Yohanes Pembaptis sebagai pembuka jalan bagi kedatangan Sang Mesias, menempatkan gambaran jalur ilahi sebagai bagian dari pemulihan bangsa-Nya.

Makna praktis bagi masa kini

Ayamjaikannya seperti umat Tuhan mendapati bahwa jalan keselamatan sering datang melalui tindakan Tuhan yang luar biasa—bukan hanya lewat rencana manusia. Ketika hambatan nampak tidak terpecahkan, kita diajak menaruh kepercayaan pada kuasa-Nya yang sanggup mengubah rintangan menjadi jalur pemulihan. Dalam pergumulan pribadi maupun komunitas, kita dipanggil melihat kepada Tuhan sebagai pembuka jalan, dan bukan bertumpu pada kekuatan sendiri.

Integrasi pandangan para komentator lama

Beberapa penafsir klasik menekankan bahwa nubuat ini bukan semata-mengenai peristiwa fisik, melainkan simbolik dari pemulihan umat Allah melalui karya penyelamatan Mesias. Mereka menekankan bahwa pembelahan sungai mewakili pembelahan kekuatan-kekuatan dunia yang menahan umat Allah untuk masuk ke pemulihan rohani. Dalam terang karya Kristus, gambaran ini dipahami sebagai pembebasan dari belenggu dosa dan penataan jalan bagi hidup dalam persekutian dengan Allah.

Catatan singkat tentang kutipan bersifat langsung: jika ada kutipan eksplisit dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam bagian ini, akan dicantumkan secara singkat di bagian yang relevan. Namun, penulisan ini berfokus pada penyajian nuansa makna dengan bahasa Indonesia yang mengalir untuk pembaca masa kini.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yesaya 11:15 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Zakharia 10:11 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Zakharia 10:11 (IDN) »
Apabila mereka itu akan mengarung suatu laut kepicikan, maka dipalu Tuhan kelak akan segala ombak laut itu, dan sungai yang amat dalampun akan kekeringanlah, dan jemawa Asyur itu akan diempaskan ke bawah, dan tongkat kerajaan Mesir akan dilalukan.

Yesaya 50:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 50:2 (IDN) »
Mengapa seorangpun tiada apabila Aku datang, seorangpun tiada yang menyahut apabila Aku berseru? Adakah tangan-Ku jadi terlalu singkat, sehingga tiada boleh Aku menolong? Tiadakah kuat pada-Ku akan membantu? Bahwasanya Aku juga mengeringkan laut dengan pengamang-Ku, maka sungai-sungai Kujadikan tanah kering, sehingga lemaslah segala ikan di dalamnya, serta mati berdahaga sebab kekurangan air.

Yesaya 19:16 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 19:16 (IDN) »
Pada hari itu juga orang Mesir akan seolah-olah perempuan, maka mereka itu akan gentar dan takut akan gerak tangan Tuhan serwa sekalian alam, yang digeraknya kelak akan melawan mereka itu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab