Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yesaya 1 Yesaya 2 Yesaya 3 Yesaya 4 Yesaya 5 Yesaya 6 Yesaya 7 Yesaya 8 Yesaya 9 Yesaya 10 Yesaya 11 Yesaya 12 Yesaya 13 Yesaya 14 Yesaya 15 Yesaya 16 Yesaya 17 Yesaya 18 Yesaya 19 Yesaya 20 Yesaya 21 Yesaya 22 Yesaya 23 Yesaya 24 Yesaya 25 Yesaya 26 Yesaya 27 Yesaya 28 Yesaya 29 Yesaya 30 Yesaya 31 Yesaya 32 Yesaya 33 Yesaya 34 Yesaya 35 Yesaya 36 Yesaya 37 Yesaya 38 Yesaya 39 Yesaya 40 Yesaya 41 Yesaya 42 Yesaya 43 Yesaya 44 Yesaya 45 Yesaya 46 Yesaya 47 Yesaya 48 Yesaya 49 Yesaya 50 Yesaya 51 Yesaya 52 Yesaya 53 Yesaya 54 Yesaya 55 Yesaya 56 Yesaya 57 Yesaya 58 Yesaya 59 Yesaya 60 Yesaya 61 Yesaya 62 Yesaya 63 Yesaya 64 Yesaya 65 Yesaya 66



Gema Tafsiran: Yesaya 11:16 (IDN)
Gambaran Yesaya pasal 11 menyusun visi tentang kedatangan Raja dari garis Daud yang membawa pemulihan bagi umat Allah. Ayat 16 melukiskan jalan raya yang rata bagi umat-Nya di masa itu, menghubungkan masa kini dengan warisan keluaran dari Mesir. Gambaran ini menegaskan perlindungan, keselamatan, dan kemudahan bagi orang-orang percaya yang mengikuti pimpinan Sang Mesias. Secara ringkas, pasal ini menegaskan pemulihan umat Allah melalui pimpinan ilahi yang menciptakan jalan baru untuk umat-Nya yang sedang hidup di tengah-tengah ancaman dan kekacauan.
Ayat dalam konteks pasal
Yesaya 11 berfokus pada sosok Mesias yang membawa damai, keadilan, dan kebaikan bagi orang percaya. Jalan raya yang rata di masa itu mengindikasikan keamanan dan kemudahan bergerak bagi umat Allah ketika Tuhan berdaulat atas sejarah mereka. Dalam konteks ini, “masa itu” mengacu pada era pemulihan akhir zaman ketika damai Ilahi akan meletakkan batas-batas bagi permusuhan antara bangsa dan menyiapkan umat-Nya untuk hidup dalam hubungan yang lebih utuh dengan-Nya.
Inti spiritual utama
Pesannya adalah pemulihan dan perlindungan ilahi bagi umat yang tinggal dalam iman kepada Tuhan. Jalan raya yang rata menunjukkan kemudahan dan kepastian langkah bagi mereka yang melangkah mengikuti pimpinan-Nya. Dalam Salib Kristus, gambaran ini juga berbicara tentang jalan keselamatan yang telah disediakan Allah bagi setiap orang percaya—gerak hidup yang tidak lagi terhalang oleh hambatan-sosial atau ketakutan. Analogi ini menekankan bahwa Tuhan sendiri menjadi Penuntun jalan hidup umat-Nya pada masa-masa yang penuh tantangan.
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat: Ketiga referensi menegaskan bahwa Allah menyediakan rute yang aman dan bermakna bagi umat-Nya untuk hidup dalam ketaatan, meskipun ada tantangan di sepanjang perjalanan.
Aplikasi praktis
Ringkasan
Yesaya 11:16 menguatkan gambaran keselamatan dan pemulihan yang diberikan Allah kepada umat-Nya melalui suatu jalan yang rata dan aman. Esensi pesannya adalah kehadiran Tuhan yang memimpin, melindungi, dan menyiapkan umat-Nya untuk hidup dalam ketaatan dan damai. Dalam terang nubuat mengenai Mesias, ayat ini mengajak pembaca untuk menaruh harap pada karya penyelamatan Allah yang menyusun jalan bagi umat-Nya di masa kini dan masa depan.
Kutipan singkat dari para komentator terdahulu: Matthew Henry menekankan bahwa jalan ini menggambarkan alat pembebasan dan perlindungan Allah untuk umat-Nya. Adam Clarke menyoroti arti “jalan” sebagai cara hidup yang konsisten dengan kehendak-Nya. Barnesi menegaskan keselamatan sebagai tujuan utama, bukan sekadar kemudahan fisik.