Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 13:6 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 13:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Setelah sudah mereka itu digembalakan dan dikenyangkan, maka jemulah mereka itu dan hatinyapun menjadi tinggi, sebab itu dilupakannya Aku.
Hosea 13:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 13:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 32:13 (IDN) »
Diberi-Nya akan dia mengendarai tempat yang tinggi-tinggi di atas bumi, dan diberi-Nya makan akan dia buah-buah hasil tanah, dan diberi-Nya akan dia menghisap air madu dari dalam gunung batu dan minyak dari dalam batu yang keras-keras.

Ulangan 8:12 (IDN) »
Supaya jangan, apabila kamu sudah makan dan sudah menjadi kenyang dan sudah membangunkan rumah yang baik dan sudah mengeduduki dia,

Nehemia 9:35 (IDN) »
Maka tatkala mereka itu lagi suatu kerajaan dan di antara segala perkara baik, yang telah Kauperbuat akan mereka itu, dan di dalam sebuah negeri yang amat luas dan subur, yang telah Kaukaruniakan di hadapan mereka itu, tiada juga mereka itu berbuat ibadat kepada-Mu dan tiada mereka itu bertobat dari pada segala perbuatannya yang jahat itu.
Inti Makna Hosea 13:6 (IDN)
Orang Israel telah merasakan pemeliharaan Allah ketika mereka dipelihara dan dipuaskan. Namun kenyang berbuah pada mereka rasa percaya diri yang tinggi, sehingga mereka melupakan Allah yang telah menebus mereka.
Latar Konteks
Hosea mengecam umat Israel karena ketidaksetiaan mereka yang berulang. Setelah Tuhan memelihara mereka seperti gembala yang membapati domba-domba-Nya, umat Israel menjadi sombong dan melupakan perwujudan kasih-Nya. Ayat ini menyoroti bahaya kenyang secara rohani yang menumbuhkan lupa akan Tuhan dan perintah- Nya.
Pengamatan Tafsir
- Pemeliharaan Allah terasa seperti “gembala” yang menuntun, memberi makan, dan menenangkan jiwa. Ketika kenyang, manusia cenderung mengandalkan diri sendiri daripada bergantung pada Tuhan.
- “Hatinyapun menjadi tinggi” mengungkapkan distorsi hati: kesombongan lahir dari kenyang, membuat manusia menganggap dirinya mandiri dan tidak lagi membutuhkan Tuhan.
- Efeknya: dilupakannya Allah—kebiasaan, ritus, atau identitas religius tidak lagi mengakar pada hubungan hidup dengan Tuhan.
Inti Te thematic
Silang Rujukan
- Yeremia 2:32; manusia lupa Allah bukan karena ketiadaan, melainkan karena kenyang dengan hal-hal duniawi.
- Lukas 12:19-20; contoh bagaimana kenyang dunia bisa membuat seseorang merencanakan masa depannya tanpa Allah.
- 1 Korintus 10:12; peringatan agar tidak jatuh dalam kesombongan ketika merasa kuat.
Praktikamat» Ringkas
Perhatikan bagaimana kenyang rohani dapat menutupi kebutuhan akan pertobatan dan ketergantungan kepada Tuhan. Pelihara kesadaran bahwa pemeliharaan Tuhan bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi memelihara hubungan hidup dengan-Nya melalui ketaatan dan ketundukan hati.
Cuplikan Pendapat (bertanda dengan catatan sumber)
Beberapa komentator publik-domain menekankan bahwa kenyang dalam Hosea sering menjadi pintu bagi umat untuk menilai diri sendiri lebih tinggi dan melupakan Tuhan. Dalam nuansa ini, Hosea mengundang umat untuk kembali pada kerendahan hati dan kesetiaan kepada Allah yang telah menuntun mereka keluar dari perbudakan.
Cuplikan singkat yang relevan dari karya para komentator publik-domain: “Setelah dipelihara, manusia terlalu mudah tergoda untuk percaya bahwa dirinya mandiri.”
Penutup Refleksi
Ayat ini mengingatkan kita bahwa pemeliharaan Tuhan bersifat dinamis: saat kita dipuaskan, kita dipanggil menjaga hubungan dengan Allah. Kesetiaan tidak berhenti pada kenyang materi, melainkan melanjutkan dalam iman, ketaatan, dan penyembahan kepada Dia yang menuntun kita hingga ke tanah yang dijanjikan.