Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiIbrani 6:20 Tafsiran ayat Alkitab
Ibrani 6:20 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
di tempat Yesus sudah masuk menjadi Penganjur karena kita, yang menjadi Imam Besar selama-lamanya menurut peraturan Malkisedik.
Ibrani 6:20 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ibrani 6:20 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 4:14 (IDN) »
Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Mahabesar, yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus, Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu.

Ibrani 3:1 (IDN) »
Maka dari sebab itu, hai saudara-saudaraku yang suci, yang beroleh sama bahagian di dalam panggilan surga, amat-amatilah Rasul lagi Imam Besar yang telah kita akui, yaitu Yesus,

Ibrani 5:6 (IDN) »
sebagaimana Ia juga berfirman di dalam nas yang lain: Bahwa Engkaulah menjadi Imam selama-lamanya, menurut peraturan Malkisedik.
Ibrani 6:20 — Imam Besar selama-lamanya menurut peraturan Malkisedik
Posisi inmediato dari ayat ini adalah bagian penutup dari penjelasan penulis Ibrani tentang dua janji dan sumpah Allah, serta peran Yesus sebagai Imam Besar yang lebih besar daripada imam-imam harian. Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan telah memasukkan Yesus menjadi Imam Besar untuk selamanya, menurut peraturan Malkisedik, tanpa akhir masa jabatan seperti imam-imam Levi yang berakhir ketika mereka mati. Dalam bahasa Ibrani, frasa “di tempat Yesus sudah masuk menjadi Penganjur” menekankan masuk-Nya ke dalam ruang maha suci surgawi sebagai wakil bagi umat manusia, tidak lagi ada keperluan pengganti manusia berulang.
Pandangan inti tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan percaya bahwa Allah memberi jalan permanen bagi keselamatan melalui Kristus. Yesus tidak hanya seorang utusan atau pengantara sementara; Ia adalah Imam Besar yang hidup untuk selamanya. Hal ini menumbuhkan keyakinan bahwa iman kita tidak tergantung pada keandalan manusia biasa, melainkan pada ketaatan dan pekerjaan kekal Kristus di hadapan Bapa.
Penjelasan kata dan gambaran kunci
Cross-references (hubungan singkat)
Gema pemahaman teologis
Penegasan bahwa Yesus menjadi Imam Besar secara kekal memberi kita jaminan utama: iman tidak bergantung pada ketaatan manusia yang rapuh, melainkan pada kehandiran-Nya. Allah menempatkan Kristus sebagai perantara yang sempurna—menyucikan, menuntun, dan memelihara umat-Nya sampai akhir zaman. Peran ini mengundang umat percaya untuk berani mendekat dalam iman, karena akses kepada Allah telah dibuka melalui satu Pengantara yang kekal.
Aplikasi praktis bagi kehidupan iman saat ini
Catatan singkat dari tafsiran klasik: para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menyoroti keistimewaan jabatan kekal Kristus. Mereka menekankan bahwa iman kita tidak tergantung pada peristiwa duniawi, melainkan pada pekerjaan Nya yang kekal sebagai pengantara di hadapan Allah. Dalam bahasa mereka, ayat ini menegaskan bahwa kedudukan-Nya tidak bisa digoyahkan oleh kematian manusia maupun perubahan hukum tahta negara surgawi.