Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Ibrani 10:1 Ibrani 10:2 Ibrani 10:3 Ibrani 10:4 Ibrani 10:5 Ibrani 10:6 Ibrani 10:7 Ibrani 10:8 Ibrani 10:9 Ibrani 10:10 Ibrani 10:11 Ibrani 10:12 Ibrani 10:13 Ibrani 10:14 Ibrani 10:15 Ibrani 10:16 Ibrani 10:17 Ibrani 10:18 Ibrani 10:19 Ibrani 10:20 Ibrani 10:21 Ibrani 10:22 Ibrani 10:23 Ibrani 10:24 Ibrani 10:25 Ibrani 10:26 Ibrani 10:27 Ibrani 10:28 Ibrani 10:29 Ibrani 10:30 Ibrani 10:31 Ibrani 10:32 Ibrani 10:33 Ibrani 10:34 Ibrani 10:35 Ibrani 10:36 Ibrani 10:37 Ibrani 10:38 Ibrani 10:39


Ibrani 10:17 (IDN)
Iman kepada Kristus menempatkan umat Allah dalam arena terang tentang bagaimana Tuhan memperlakukan dosa. Ayat ini berada dalam konteks perjanjian baru yang menekankan pengampunan dan ingatan Tuhan yang tidak lagi mengenang dosa-dosa yang telah disesalkan oleh umat-Nya. Melalui pengorbanan Kristus, Allah menjadikan ingatan-Nya tentang kesalahan umat-Nya sebagai sesuatu yang telah dihapuskan.
Pengamatan utama ayat ini
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan tidak lagi mengenang dosa-dosa dan kesalahan umat-Nya. Hal ini tidak berarti manusia bebas berbuat sesuka hati, melainkan bahwa melalui Kristus, belenggu dosa telah dilunakkan dan hubungan dengan Allah dipulihkan. Inilah bagian dari pemberian baru yang menghapus “catatan” lama yang memisahkan manusia dari Sang Pencipta.
Penjelasan kata kunci dan gambaran teologis
Hubungan dengan teks terkait
Beberapa bagian dalam surat Ibrani menekankan sempurnanya korban Kristus dan peran-Nya sebagai Imam Besar yang menghapus dosa. Dalam konteks ini, ayat 17 menunjukkan efek langsung dari karya penebusan: hubungan yang dimerdekakan dari noda masa lalu.
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat: Yeremia menyiapkan nuansa janji penghapusan dosa, sementara Matius dan Roma menjelaskan cara kerja penebusan Kristus dalam memperhitungkan dosa secara kekal.
Aplikasi praktis saat ini
Inti dari pembacaan ini adalah bahwa Allah, dalam yarn perjanjian baru, menghapuskan dosa-dosa dan kesalahan bagi mereka yang percaya kepada Kristus. Penghapusan ini bukan sekadar perubahan status, melainkan perubahan hubungan yang memungkinkan umat-Nya hidup dalam kebenaran-Nya.
Catatan singkat tentang kutipan para komentator klasik (tanpa mengulang teks panjang):
Matthew Henry menekankan kepastian penghapusan dosa dan damai antara manusia dengan Allah melalui iman kepada Kristus. Albert Barnes menyoroti aspek hukum Allah yang dipenuhi melalui penebusan, sehingga ingatan mengenai dosa tidak lagi menjadi tuduhan. Adam Clarke menekankan konsekuensi praktis dari pengampunan ini bagi hidup religius dan moral umat percaya.