Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Keluaran 1 Keluaran 2 Keluaran 3 Keluaran 4 Keluaran 5 Keluaran 6 Keluaran 7 Keluaran 8 Keluaran 9 Keluaran 10 Keluaran 11 Keluaran 12 Keluaran 13 Keluaran 14 Keluaran 15 Keluaran 16 Keluaran 17 Keluaran 18 Keluaran 19 Keluaran 20 Keluaran 21 Keluaran 22 Keluaran 23 Keluaran 24 Keluaran 25 Keluaran 26 Keluaran 27 Keluaran 28 Keluaran 29 Keluaran 30 Keluaran 31 Keluaran 32 Keluaran 33 Keluaran 34 Keluaran 35 Keluaran 36 Keluaran 37 Keluaran 38 Keluaran 39 Keluaran 40



Studi Singkat Keluaran 17:14
Gambar utama ayat ini adalah penetapan Ilahi untuk mengingat dan menghapuskan kejahatan Amalek setelah perang. Tuhan memerintahkan Musa menuliskan peringatan ini di kitab dan membisikkan kepada Yosua bahwa kelak ingatan akan Amalek dihapuskan. Ayat ini menegaskan bahwa tindakan pembalasan dan pembersihan kejahatan historis yang menantang umatNya adalah rencana ilahi yang pasti.
Konteks sastra
Dalam konteks perang melawan Amalek (Kel. 17:8-16), bangsa Israel mengalami pertempuran di tempat yang disebut Refidim. Yakubat perang ini dihubungkan dengan ramalan tahta Tuhan terhadap umat-Nya, menyiratkan bahwa kemenangan bukan semata-mata kekuatan manusia, tetapi intervensi ilahi. Peringatan ini dicatat sebagai bagian dari identitas suci Israel: umat yang hidup dalam ingatan akan Tuhan dan perintah-Nya.
Makna teologis
Pernyataan Tuhan untuk menuliskan peringatan itu menekankan dua hal utama:
Pengembangan melalui para komentator (ringkas)
Beberapa penafsir klasik menekankan bahwa perintah ini menyiapkan memori kolektif umat Israel akan peperangan rohani melawan kejahatan yang berulang. Menurut pandangan yang sering diulang para komentator publik domain, tindakan menuliskan peringatan adalah upaya menjaga generasi mendatang agar tidak melupakan sumber kekuatan mereka, yaitu patuh pada Tuhan.
Ringkasnya, penekanan teks bukan hanya sekadar peristiwa sejarah, melainkan pelajaran tentang kesetiaan Allah dan perlunya umat-Nya tetap hidup dalam ingatan akan firman-Nya.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa lintasan relevan meliputi:
Pertanyaan refleksi
Kesimpulan singkat
Tuhan menegaskan bahwa peringatan akan Amalek bukan sekadar catatan sejarah, melainkan bagian dari narasi keselamatan yang memurnikan umat-Nya. Menuliskan peringatan itu menegaskan komitmen Allah terhadap keadilan dan pemurnian komunitas-Nya, serta mengingatkan kita bahwa ketaatan kepada firman-Nya membawa perlindungan dan identitas yang jelas di hadapan dunia.