Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEster 6:13 Tafsiran ayat Alkitab
Ester 6:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu diceriterakan Haman segala sesuatu yang telah berlaku atasnya itu kepada Zeresy, bininya, dan kepada segala sahabatnya. Maka kata segala orang alimnya dan lagi Zeresy, bininya: Tegal Mordekhai yang di hadapannya engkau sudah mulai jatuh itu, dari pada bangsa Yahudi, niscaya tiada engkau akan bertahan di hadapannya, melainkan engkau akan jatuh juga.
Ester 6:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ester 6:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Amsal 28:18 (IDN) »
Orang yang berjalan dengan tulus hatinya itu berjalan pada jalan raya, tetapi orang yang dengan hati bercabang memilih dua jalan ia itu akan jatuh kelak pada salah satunya.

Hosea 14:9 (IDN) »
(14-10) Siapa gerangan bijak? hendaklah diperhatikannya sekalian ini! siapa gerangan berbudi? hendaklah diketahuinya akan ini, bahwa segala jalan Tuhan betul adanya dan orang yang benar itu menjalani dia, tetapi orang yang durhaka itu akan tergelincuh dan jatuh padanya.

Kejadian 41:8 (IDN) »
Maka pada pagi-pagi hari berdebarlah hati baginda, lalu disuruhnyalah panggil segala sasterawan di negeri Mesir dan segala orang alim yang ada di sana; maka oleh Firaun dikatakanlah kepada mereka itu mimpinya, tetapi seorangpun tiada yang dapat menabirkan dia kepada Firaun.
Ester 6:13 (IDN)
Setelah Mordekhai menolak sujud hormat Haman, kisah ini berlanjut ke momen pembalikan nasib yang dimaksud Tuhan dihimpun di balik kejadian-kejadian manusia. Haman, yang telah menyiapkan rencana membinasakan bangsa Yahudi, terpaksa menghadapi kenyataan bahwa semua pembesarannya dan kendali yang ia rasakan tidak mampu menahan tangan Tuhan yang mengatur jalannya peristiwa.
Setting segera teks
Dalam ayat ini, Haman menceritakan kembali segala hal yang menimpa dirinya kepada Zeresy, istri Mordekhai, dan sahabat-sahabatnya. Mereka menasihatinya bahwa dari pihak Mordekhai, yang tidak tunduk pada tekadnya untuk menghancurkan orang Yahudi, nasib Haman akan menurun. Mereka menegaskan bahwa kejatuhan Haman tidak terhindarkan jika ia telah dipukul mundur oleh Mordekhai di hadapan semua orang.
Apa yang dikungkapkan tentang Allah atau iman
Siapapun yang menata nasib dengan kekerasan dan kebanggaan akan menemui kejatuhan ketika Allah bekerja diam-diam. Kisah ini menunjukkan bahwa tindakan manusia berhadapan dengan kehendak ilahi tidak dapat mengubah jalannya rencana Tuhan. Ketika kebanggaan menumpuk, Allah bisa membalikkan keadaan melalui kejatuhan orang yang menabur kejahatan terhadap umat-Nya. Hal ini meneguhkan tema keselamatan dan pemeliharaan umat Allah di tengah ancaman kekuasaan dunia.
Kata-kata kunci dan gambaran penting
“Engkau mulai jatuh itu” menunjukkan simbol kejatuhan yang tidak bisa dihindari ketika manusia melanggar kehendak Tuhan. “Dari pada bangsa Yahudi” mengingatkan bahwa identitas umat Allah dan perlindungan-Nya tetap menjadi fokus di dalam.rencana keselamatan.
Cross-references (hubungan dengan bagian lain)
Pengarahan masa kini
Ketika menghadapi ancaman atau tekanan dari orang-orang berkuasa, umat percaya diajak mengingat bahwa Allah tetap memegang kendali. Kemenangan bukan berasal dari kekuatan manusia, melainkan dari kepercayaan kepada rencana Tuhan, meski jalannya bisa tampak melalui pembalikan yang tak terduga. Ketabahan Mordekhai, yang tidak tergoyahkan oleh ancaman, menjadi contoh bahwa iman pada Allah mampu menahan tekanan banyak pihak.
Rangkuman berpegang pada inti narasi
Ayat ini memperlihatkan bagaimana Haman menilai situasi, lalu didorong pada kejatuhan sendiri karena ketamakan dan kebenciannya terhadap umat Allah. Allah tidak disebutkan secara eksplisit, namun pola-pola kitab Ester menegaskan bahwa Allah bekerja melalui peristiwa sejarah untuk melindungi umat-Nya dan membalikkan niat jahat menjadi pembawa janji-Nya.
Catatan kutipan singkat dari tokoh-tokoh yorum terdahulu (tanpa menyalin teks lengkap): jika ada bagian yang diambil, akan dicantumkan secara eksplisit di atas. Dalam tradisi komentar publik-domain, pandangan seperti Matthew Henry atau Adam Clarke menekankan bahwa kejatuhan Haman adalah contoh dari hukuman ilahi terhadap kesombongan manusia dan perlindungan Tuhan bagi umat-Nya.