Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Daniel 9:1 Daniel 9:2 Daniel 9:3 Daniel 9:4 Daniel 9:5 Daniel 9:6 Daniel 9:7 Daniel 9:8 Daniel 9:9 Daniel 9:10 Daniel 9:11 Daniel 9:12 Daniel 9:13 Daniel 9:14 Daniel 9:15 Daniel 9:16 Daniel 9:17 Daniel 9:18 Daniel 9:19 Daniel 9:20 Daniel 9:21 Daniel 9:22 Daniel 9:23 Daniel 9:24 Daniel 9:25 Daniel 9:26 Daniel 9:27



Daniel 9:14 (IDN) — Ringkasan Konteks dan Makna
Ayat ini muncul dalam doa pengakuan dan permintaan ampun umat Israel kepada Allah oleh nabi Daniel. Dalam konteks 70 minggu, Daniel menyingkapkan bahwa Tuhan telah membebani umat-Nya dengan hukuman karena ketidaktaatan mereka. Namun, karena sifat adil-Nya, Tuhan juga menegaskan bahwa Dia akan melaksanakan firman-Nya dan membawa hasil sesuai rencana-Nya. Ayat 14 menegaskan bahwa Allah tidak lalai menepati janji-Nya, meskipun umat-Nya menolak suara-Nya. Celaka yang datang adalah akibat dari tindakan mereka sendiri, dan kebenaran-Nya tetap berlaku.
Makna Sentral
Inti ayat ini menegaskan dua hal: (1) kebenaran Allah dalam segala perbuatan-Nya, dan (2) keengganan umat mendengar suara-Nya. Allah yang adil tidak menahan diri dari menuntut pertanggungjawaban, tetapi masih mengatur jalan pemulihan melalui rencana-Nya yang dinyatakan dalam pernyataan-Nya sendiri. Doa Daniel mengakui bahwa meskipun tindakan Tuhan berat, umat tetap bertanggung jawab atas respon mereka terhadap firman Tuhan.
Gagasan Kunci
Topik Terkait
Beberapa bagian yang sejalan dengan ayat ini:
Refleksi Praktis
Tuhan menuntut keteguhan hati untuk mendengar suara-Nya melalui firman dan hikmat-Nya. Dalam keseharian, kita dipanggil untuk membuka telinga rohani kita, yakni hati yang mau menyesuaikan hidup dengan perintah Tuhan. Ketahuilah bahwa meski kita tidak sempurna, Allah tetap setia memulihkan ketika kita bertobat dan taat. Jangan biarkan ketidaktaatan masa lalu menutup pintu pemulihan yang Tuhan sediakan hari ini.
Penutup Ringkas
Daniel 9:14 menegaskan keseimbangan antara keadilan Tuhan dan kasih-Nya yang menyediakan peluang pemulihan. Perhatikan bahwa celaka yang datang adalah akibat ketidaktaatan, namun kebenaran dan rencana Tuhan tetap tidak terbantahkan bagi mereka yang kembali kepada-Nya dalam taat.
Pandangan Ringkas para penafsir (singkat)
Ringkasan pandangan klasik menyoroti sifat adil Allah yang tidak membiarkan kejahatan tidak diungkapkan, sambil menegaskan bahwa pertobatan dan ketaatan umat adalah kunci pemulihan. Kata-kata para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan tanggung jawab manusia dan kesetiaan Allah secara harmonis dalam rencana keselamatan-Nya.
Catatan kutipan singkat: Dikutip dalam konteks ini, ada bagian umum dari para penafsir publik-domain yang menekankan bahwa Allah adil dan setia, meskipun umat menutup telinga terhadap suara-Nya.