Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Daniel 8:1 Daniel 8:2 Daniel 8:3 Daniel 8:4 Daniel 8:5 Daniel 8:6 Daniel 8:7 Daniel 8:8 Daniel 8:9 Daniel 8:10 Daniel 8:11 Daniel 8:12 Daniel 8:13 Daniel 8:14 Daniel 8:15 Daniel 8:16 Daniel 8:17 Daniel 8:18 Daniel 8:19 Daniel 8:20 Daniel 8:21 Daniel 8:22 Daniel 8:23 Daniel 8:24 Daniel 8:25 Daniel 8:26 Daniel 8:27



Makna Langsung Daniel 8:23
Ayat ini menyatakan bahwa pada akhirnya dari kerajaan-kerajaan yang muncul dalam penglihatan Daniel, akan bangkit seorang raja yang keras mukanya dan cerdik dalam perbuatannya. Ia tidak hanya berkuasa secara militer, tetapi juga memiliki kepintaran dan tipu muslihat untuk menyesatkan orang banyak. Teks ini menekankan intensi kejahatan yang terstruktur dan peningkatan kebengisan pada masa-masa terakhir sebelum kuasa ilahi membalikkan keadaan.
Latar konteks
Daniel 8 adalah bagian nubuat mengenai dua binatang yang menandai dua periode penjajahan dan kekuasaan yang bertumbuh di wilayah kekaisaran. Visi ini menungkap bagaimana kejahatan akan berkembang menjelang akhir zaman, ketika Allah tetap berdaulat meski umat-Nya menghadapi tekanan dari kerajaan-kerajaan dunia. Ayat 23 berada pada bagian penjelasan tentang kesudahan “kerajaan-kerajaan” itu, mengarahkan pembaca pada seorang figur yang sangat ambisius dan menindas.
tanda interpretatif
Pemikiran tema utama
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa bagian beresonansi dengan gambaran ini:
Rujukan silang yang relevan
Beberapa ayat terkait tanpa menyalin teks secara penuh:
Akhir yang praktis
Pelajaran utama bagi murid Tuhan adalah menjaga iman di tengah tekanan dunia yang penuh intrik dan kekerasan. Ketika tampak bahwa kekuasaan duniawi mengalahkan nilai-nilai kebenaran, kita diingatkan untuk tetap berharap pada Allah yang berdaulat, berpegang pada integritas, dan berdoa agar kasih Allah menyertai komunitas percaya dalam menghadapi ujian.
Cuplikan pemikir gereja terdahulu (tanpa menyalin panjang)
Beberapa penafsir publik domain lama menekankan bahwa nubuat ini menyoroti bahaya kekuasaan yang menipu dan perlunya ketekunan iman. Mereka menegaskan bahwa kesadaran akan Allah yang berdaulat meneguhkan umat-Nya dalam menghadapi masa gelap.
Catatan singkat tentang sumber terkemuka (kutipan pendek)
Jika Anda ingin menyoroti pernyataan para penafsir klasik, catatan ini menyebutkan bahwa mereka menekankan sifat raja yang keras muka serta kecerdikan dalam perbuatan sebagai gambaran ancaman besar yang datang menimpa umat Allah. (Tidak ada kutipan panjang langsung yang disalin di sini.)