Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmos 7:4 Tafsiran ayat Alkitab
Amos 7:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka demikianlah diberi lihat Tuhan kepadaku: Bahwa Tuhan Hua menyuruh api melakukan hukum-Nya, maka dikeringkannya segala mata air, setelah sudah dimakannya habis dahulu segala perhumaan.
Amos 7:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amos 7:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Amos 7:1 (IDN) »
Bahwa demikianlah Tuhan Hua sudah memberi lihat aku; maka sesungguhnya diadakan-Nya beberapa berapa belalang pada mula musim awal, maka sesungguhnya adalah ia itu pada musim awal kemudian dari pada diguntingi bulu domba raja.

Yesaya 66:15 (IDN) »
Karena sesungguhnya Tuhan akan datang dengan api, dan segala rata-Nyapun seperti puting beliung; geram-Nya dinyatakan seperti bara api dan kehangatan murka-Nya seperti nyala api.

Wahyu 4:1 (IDN) »
Kemudian daripada itu aku tampak suatu pintu terbuka di surga, maka suara yang mula-mula kudengar itu seperti bunyi sangkakala bertutur kepadaku, katanya, "Naiklah ke mari, Aku menunjukkan kepadamu barang yang tak dapat tiada akan jadi kemudian kelak."
Amos 7:4 (IDN versi) — Setting, makna, dan penerapan
Ayat ini menampilkan potret singkat tentang penglihatan nabi Amos tentang hukuman Tuhan yang segera datang. Dalam gambaran simbolik, Tuhan memperlihatkan bahwa api akan menguasai segala sesuatu, lalu mata air akan dikeringkan, dan akhirnya semua persekutuan manusia yang berbalik kepada kemakmuran akan habis terlebih dahulu. Ini bukan sekadar gambaran kemusnahan, melainkan pengingat bahwa Allah berhak menegakkan hukum-Nya atas umat-Nya ketika mereka menyimpang dari firman-Nya.
Apa yang diungkap teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah Tuhan yang berdaulat atas alam semesta dan sejarah. Ia dapat menahan sumber-sumber kehidupan—mata air dan api—sebagai bagian dari hukuman terhadap ketidaksetiaan umat-Nya. Namun, di balik hukuman ada tujuan pemulihan: melalui tindakan-Nya, umat dipanggil sadar akan ketergantungan mereka kepada Tuhan. Iman yang hidup menuntun umat untuk merespons otoritas-Nya dengan pertobatan dan kembali menyelaraskan hidup dengan hukum-Nya.
Kata kunci dan gambaran penting
Ayat paralel dan maknanya dalam konteks lebih luas
Dalam Amos, mesej Tuhan sering kali menekankan keadilan sosial dan kekurangan iman umat pada realita eksistensi-Nya. Kontras antara kemakmuran yang rapuh dan keselamatan yang kekal menuntun pembaca untuk menilai kembali pusat kehidupan rohani. Ayat-ayat sejenis dapat dipertimbangkan dengan kerangka nubuat yang menantikan pertobatan umat sebelum hukuman datang.
Rujukan silang yang relevan
Pengaplikasian praktis bagi umat kini
Ayat ini mengajak pembaca untuk tidak mengandalkan kemakmuran duniawi sebagai penopang utama hidup. Dalam keadaan sulit atau kehilangan sumber-sumber kehidupan, kita dipanggil untuk menaruh kepercayaan yang lebih dalam kepada Allah, hidup secara setia kepada firman-Nya, dan memupuk integritas rohani. Pengajaran ini meningkatkan kepekaan terhadap ketidakadilan sosial dan menumbuhkan respons doa serta tindakan yang relevan hidup berkenan di hadapan-Nya.
Catatan editorial tentang kutipan terpilih
Jika menyertakan kutipan dari tokoh-tokoh berdominan publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke, kutipan tersebut akan disertakan secara singkat. Namun, ringkasan ini fokus pada interpretasi asli yang menghubungkan konteks Amos dengan pembacaan kontemporer. Tidak ada kutipan panjang dari para komentator yang disebutkan di bagian ini.