Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmos 3:3 Tafsiran ayat Alkitab
Amos 3:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bolehkah dua orang berjalan bersama-sama, jikalau tiada seorang serta dengan seorang.
Amos 3:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amos 3:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Korintus 6:14 (IDN) »
Jangan kamu terkena kuk bersama orang yang tiada beriman; karena apakah persekutuan kebenaran dengan kejahatan? Atau bagaimanakah terang dengan gelap boleh berjodoh?

Kejadian 17:1 (IDN) »
Sebermula, setelah sampai sembilan puluh sembilan tahun umur Abram, maka kelihatanlah Tuhan kepadanya, lalu firman-Nya: Akulah Allah yang Mahakuasa; hendaklah engkau berjalan di hadapan hadirat-Ku dan hendaklah tulus hatimu,

Kejadian 6:9 (IDN) »
Maka inilah anak buah Nuh. Maka Nuh itu seorang yang benar dan tulus hatinya di antara orang zamannya, dan Nuh itu hidup dengan Allah.
Amos 3:3 (IDN) — "Bolehkah dua orang berjalan bersama-sama, jikalau tiada seorang serta dengan seorang."
Setting segera: Kitab Amos membuka dengan sorotan Allah atas Israel yang memiliki perjanjian dengan-Nya namun hidup dalam kepalsuan umat. Ayat ini muncul dalam bagian awal pasal 3, yang menekankan bahwa Tuhan menguji keutuhan hubungan-Nya dengan umat melalui kehendak, konsistensi, dan persatuan. Pertanyaan retoris Amos mengundang pembaca untuk melihat apakah kemesraan ritual tidak cukup bila tidak diiringi kesatuan tindakan dan tujuan.
Makna Teknis dan Iman
Ayos memintal gambaran persatuan sebagai fondasi hubungan dengan Tuhan: jika dua orang berjalan bersama, mereka perlu sepakat pada tujuan dan arah. Konteks nubuat menuntut integritas hidup—apa yang diucapkan mustahil berbeda dengan apa yang dipraktikkan. Ayat ini menyoroti bahwa perjanjian sejati dengan Tuhan tidak bisa terwujud bila ada jarak antara pernyataan iman dan perilaku sehari-hari.
Istilah kunci dan gambar penting
Hubungan dengan teks-teks terkait
Beberapa ayat lintas yang relevan mengingatkan kita pada tema persatuan dan ketaatan:
Penjelasan singkat mengenai hubungan ini: Amos menimbang kehendak Allah atas konsistensi hidup umat pilihan—ajaran tanpa tindakan praktis tidak membangun hubungan yang teguh dengan Sang Pemberi hukum.
Apa arti bagi iman kita hari ini
Ayat ini mengajak pembaca untuk menilai keutuhan persekutuan: apakah kita hidup selaras dengan ajaran iman yang kita nyatakan? Persatuan Kristen sejati menuntut kesetiaan pada tujuan rohani yang sama: kasih kepada Allah dan sesama, integritas di tempat kerja, rumah, dan komunitas. Ketidaksetaraan antara kata dan tindakan menimbulkan kerugian rohani, sementara kesatuan yang nyata memperlihatkan kuasa Allah bekerja melalui hidup kita.
Cross-references yang relevan
Ringkasan: Amos 3:3 mengangkat prinsip dasar: hubungan dengan Tuhan tidak bisa terwujud tanpa kesesuaian antara iman yang diucapkan dengan tindakan yang dijalankan. Umat dipanggil menjalani hidup yang selaras, karena persatuan adalah cerminan kesiapan untuk dipakai Tuhan dalam misi-Nya di tengah komunitas.