Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmos 1:14 Tafsiran ayat Alkitab
Amos 1:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka sebab itu Aku akan menyalakan suatu api di sebelah dalam pagar tembok Raba, yang makan habis akan segala maligainya; dengan tempik sorak pada masa perang dan dengan ribut pada masa puting beliung.
Amos 1:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amos 1:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 3:11 (IDN) »
Hanya Og, raja Bazan itu, tinggal seorang dari pada segala orang Refai yang lain; bahwasanya peraduannya suatu peraduan dari pada besi, bukankah ada ia itu di negeri Raba bani Ammon? Sembilan hasta panjangnya dan empat hasta lebarnya seturut hasta orang.

Yeremia 49:2 (IDN) »
Sebab itu, demikianlah firman Tuhan: Bahwasanya hari akan datang kelak apabila Aku memperdengarkan suatu sorak pedang atas Raba bani Ammon; pada masa itu iapun akan menjadi suatu kerobohan batu dan segala jajahannyapun akan dinyalakan dengan api, dan orang Israel akan menjadi waris orang yang sudah mengambil bahagiannya akan pusaka mereka itu; demikianlah firman Tuhan.

Amos 2:2 (IDN) »
Maka sebab itu Aku akan mengirimkan suatu api ke dalam Moab, yang makan habis akan segala maligai Keriot; maka Moab akan mati dalam pergaduhan besar dengan tempik sorak pedang dan dengan bunyi nafiri.
Amos 1:14 - “Maka sebab itu Aku akan menyalakan suatu api di sebelah dalam pagar tembok Raba…”
Dalam konteks kitab Amos, pasal 1 berisi kutukan Allah atas bangsa-bangsa tetangga Israel karena kezaliman mereka. Ayat 14 menyoroti akhir dari rangkaian tuduhan terhadap negeri-negeri SEBELLUM umat Israel: meskipun bangsa-bangsa lain telah mendapat peringatan karena ketidakadilan mereka, Allah menegaskan bahwa pangeran keadilan juga akan menghakimi Israel sendiri jika mereka tetap menolakNya. Raba (Rabah) adalah salah satu kota di daerah Aram, dengan gambaran kebinasaan melalui api yang menyambar bagian dalam tembok, menunjukkan kehancuran yang mendalam dan berlarut-larut.
Makna pokok
Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak membeda-bedakan hukuman atas kejahatan manusia. Jika bangsa-bangsa lain telah diadili karena kekejaman mereka, maka umat-Nya pun tidak kebal jika mereka melanggar perjanjian dengan Allah. Api yang dinyalakan “di sebelah dalam pagar tembok” melambangkan kehancuran yang datang dari dalam, yaitu konsekuensi dari kemurtadan yang berakar di komunitas dan penyimpangan moral di antara mereka.
Tema utama
Hubungan Alkitabiah
Beberapa bagian lain memantapkan prinsip ini: - Kitab Amos secara umum menegaskan keadilan Allah atas perbuatan tirani terhadap sesama (Amos 2:6-7; 4:1-3). - Dalam nabi-nabi lain, seperti Nahum dan Habakuk, Allah menegaskan bahwa kekerasan dan kejahatan akan dihakimi meski tampak lama; demikian pula peringatan-Nya terhadap penyalahgunaan kekuasaan berulang di antara umat-Nya sendiri (contohnya antara lain pemaparan tentang keadilan sosial). - Ayat-ayat Amos 1 berbaris dengan bagian-bagian yang menunjukkan bahwa Allah mengutus nabi untuk menyampaikan hukuman kepada tetangga Israel, sebagai bagian dari panggilan menuntun umat kepada pertobatan.
Renungan praktis
Ayat ini mengajak pembaca untuk introspeksi komunitas percaya: apakah kita menjaga keadilan dan kebenaran di tengah kesejahteraan? Allah memandang bukan hanya tindakan luar, tetapi juga motif dan struktur sosial yang memupuk ketidakadilan. Dalam konteks gereja hari ini, panggilan kita adalah hidup dalam kasih yang benar, menolak penindasan, dan memelihara kebenaran sekalipun harga yang harus dibayar besar.
Cross-references & Penjelasan Singkat
1) Amos 2:6-7 — Penekanan pada keadilan sosial dan penindasan terhadap kaum lemah. Menunjukkan pola Allah yang membela yang tertindas dan menghukum pelanggar keadilan sosial.
2) Amos 4:11-13 — Pengingat bahwa Allah dapat menjungkirbalikkan kota dengan kuat, meski ada peringatan panjang; menekankan bahwa umat tidak boleh menganggap izin ilahi sebagai hak yang tak ternilai.
3) Hosea 11:9 — Allah menahan murka untuk menjaga umat-Nya; tetapi jika kekerasan hati berlanjut, belas kasihan bisa berubah menjadi penghukuman.
Catatan singkat dari sumber-sumber klasik (kutipan singkat)
Beberapa sumber tafsiran publik domain menekankan gagasan bahwa hukuman Allah bisa datang dari dalam, yakni dari penyimpangan moral internal komunitas, bukan hanya ancaman luar. Mereka menegaskan bahwa Tuhan melihat hati dan keadaan sosial secara menyeluruh, sehingga keadilan-Nya menyentuh setiap lapisan umat.
Inti penutup
Amos 1:14 mengingatkan bahwa keadilan Allah tidak mengenal favoritisme. Jika umat-umat membuat kehancuran dari dalam komunitas, api hukuman pun akan menyala. Tafsiran ini menekankan komitmen Allah terhadap kebenaran, dan mengajak kita hidup dengan integritas, belas kasih, dan tanggung jawab sosial di komunitas iman.