Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Samuel 9:6 Tafsiran ayat Alkitab
2 Samuel 9:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka datanglah Mefiboset bin Yonatan bin Saul itu menghadap Daud, maka sujudlah ia dengan mukanya ke tanah sambil menunjukkan dirinya. Maka titah Daud: Hai Mefiboset! Lalu sembahnya: Patik tuanku.
2 Samuel 9:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Samuel 9:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Samuel 16:4 (IDN) »
Maka titah baginda kepada Ziba: Bahwasanya segala sesuatu yang pada Mefiboset itu menjadi engkau punya. Maka sembah Ziba: Patik junjung karunia, biar apalah patik beroleh keridlaan pada pemandangan tuanku!

1 Tawarikh 8:34 (IDN) »
Maka anak laki-laki Yonatan itulah Merib-baal dan Merib-baal beranaklah Mikha.

1 Tawarikh 9:40 (IDN) »
Maka anak-anak laki-laki Yonatan itu Merib-baal dan Merib-baal beranaklah Mikha.
Ringkasan Pembaca: Yudikasi kasih Daud kepada Mefiboset (2 Samuel 9:6)
Ayat ini menampilkan momen penemuan kasih dan perawatan suatu keturunan Saul yang sebelumnya terpinggirkan. Daud, raja Israel, menyambut Mefiboset, cucu Yonatan, dengan hormat dan belas kasihan. Reaksi Mefiboset yang sujud menunjukkan kerendahan hati dan pengakuan atas otoritas raja. Kisah ini menegaskan tema pemulihan hubungan keluarga kerajaan, pengampunan, dan pemeliharaan bagi orang yang lemah.
Totalitas konteks pasal ini
Dalam 2 Samuel pasal 9, Daud mencari sisa keluarga Saul untuk menunjukkan kasih. Saat Mefiboset, yang lumpuh kedua kakinya, datang kepada Daud, tindakan raja tidak hanya membalas kebenaran Yonatan tetapi juga mengangkat anak menantu dalam status istana. Sifat ini menunjukkan komitmen Daud terhadap sumpah persahabatan dengan Yonatan dan kemurahan hati Allah yang bekerja lewat raja yang berbelas kasih.
Ayat 2 Samuel 9:6 dalam fokus
“Maka datanglah Mefiboset bin Yonatan bin Saul itu menghadap Daud, maka sujudlah ia dengan mukanya ke tanah sambil menunjukkan dirinya. Maka titah Daud: Hai Mefiboset! Lalu sembahnya: Patik tuanku.”
Pembacaan spiritual utama
Inti spiritual ayat ini adalah kemurahan Allah yang bekerja melalui peran pemimpin manusia. Daud menolak mengulang sumpah dendam dan memilih memulihkan ahli keluarga Saul sebagai bagian dari identitas negara dan warisan Allah. Sikap rendah hati Mefiboset menegaskan sikap hati yang layak menerima anugerah: pengakuan akan otoritas raja dan kebutuhan akan perlindungan serta dukungan dalam komunitas keluarga Allah.
Perbandingan dengan pandangan para komentator publik domain
Para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan karakter Daud sebagai gambaran kasih Allah yang mengampuni dan memulihkan. Henry menyoroti kehadiran raja yang melayani orang lemah dengan hormat; Barnes menekankan tindakan pemulihan identitas keluarga, bukan sekadar memberi makan. Clarke menyoroti misteri rencana Allah yang membangkitkan belas kasihan melalui otoritas manusia. Ringkasan dari pemikiran mereka: kasih karunia sering datang melalui tindakan yang tampak sederhana namun bermakna dalam menjaga martabat orang.
Hubungan Alkitabiah lintas ayat
Beberapa rujukan lintas yang relevan: - 2 Samuel 4:4 dan 4:7-8: menunjukkan dampak kehilangan status melalui peristiwa kekuasaan dan bagaimana keluarga Saul masih menjadi bagian dari rencana Allah melalui Daud. - 2 Samuel 9:7-11: kelanjutan kisah Daud memberi makan dan memulihkan hak milik Mefiboset, menegaskan pemulihan identitas dan perlindungan keluarga raja. - 1 Samuel 20:14-15: hubungan Yonatan dan Daud menyoroti ikatan kasih persahabatan yang menjadi landasan tindakan belas kasihan di pasal ini. Penjelasan singkat: ayat-ayat tersebut memperlihatkan kedalaman persahabatan yang membentuk tanggapan belas kasihan Daud serta bagaimana kasih karunia Allah terefleksi melalui tindakan manusia yang taat kepada sumpah dan relasi keluarga.
Aplikasi praktis bagi pembaca kini
Penutup inti
Ayat ini menggarisbawahi bahwa kerajaan Allah bekerja melalui tindakan kasih dan penyelamatan yang melampaui gengsi manusia. Daud tidak hanya menepati sumpah lama, tetapi juga menegaskan bahwa identitas Israel adalah bagian dari kasih karunia Allah bagi semua pihak yang rendah hati di hadapan-Nya.
Cross-reference singkat terkait tema belas kasih: lihat juga bagian-bagian tentang pemulihan martabat di 2 Samuel 9, perumpamaan belas kasih di Lukas 15, dan contoh kepemimpinan yang berbelas kasihan di Amsal 3:27-28.