Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Samuel 9:2 Tafsiran ayat Alkitab
2 Samuel 9:2 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka adalah pada orang isi istana Saul seorang hamba yang bernama Ziba, maka dipanggil oranglah akan dia menghadap baginda, lalu titah baginda kepadanya: Engkau ini Ziba? Maka sahutnya: Daulat tuanku!
2 Samuel 9:2 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Samuel 9:2 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Samuel 19:17 (IDN) »
dan adalah seribu orang dari Benyaminpun sertanya, dan lagi Ziba, hamba orang isi istana Saul, serta dengan anak-anaknya laki-laki lima belas orang dan hambanya dua puluh orang; maka mereka itu sekalian menyeberanglah Yarden dahulu dari pada baginda.

2 Samuel 16:1 (IDN) »
Arakian, setelah Daud sudah turun sedikit dari atas bukit itu, tiba-tiba bertemulah dengan dia Ziba, hamba Mefiboset, dengan dua ekor keledai yang berpelana dan bermuat akan roti dua ratus ketul dan zabib seratus gumpal dan buah ara seratus gumpal dan air anggur sekirbat.

Kejadian 39:6 (IDN) »
Maka segala sesuatu yang padanya itu diserahkannyalah ke tangan Yusuf, sehingga tiada diketahuinya akan barang suatu juapun, melainkan akan makanan yang dimakannya. Maka adalah Yusuf itu baik rupanya dan elok parasnya.
Setting of the Verse
2 Samuel 9:2 hadir dalam rangkaian kisah raja Daud berbelas kasih kepada keluarga Saul. Di istana Saul, terdapat seorang hamba bernama Ziba. Raja Daud bertanya untuk mengetahui keadaan keluarga Saul, terutama ahli waris yang masih hidup. Ayat ini menggambarkan saat Daud mencari orang yang berhak menerima kemurahan raja, sesuai dengan janji dan belas kasih yang ia nyatakan sejak naik takhta.
Apa yang Alkitab Nyatakan tentang Allah dan iman
Teks ini menonjolkan sifat kasih dan kemurahan Allah yang bekerja melalui raja manusia untuk membela yang lemah. Daud tidak membiarkan kehilangan keluarganya menjadi luka tertutup; ia berusaha mengangkat martabat anak-anak Saul dan memperlakukan mereka dengan kebaikan. Ini mencerminkan kedaulatan Allah yang menyatakan kasih-Nya melalui tindakan manusia yang taat kepada perintah-Nya, serta menggenapkan janji-Nya tentang pemeliharaan bagi mereka yang setia kepada-Nya.
Kata kunci dan gambaran penting
“Engkau ini Ziba?” adalah pembuka dialog resmi kerajaan. Ziba, sebagai hamba istana, menjadi saksi hubungan antara kedudukan raja dan kesejahteraan rakyat. Kata-kata singkat ini menunjukkan pola interaksi antara pemimpin yang peduli dan pelayan yang setia, serta bagaimana identitas dan tanggung jawab terhubung dalam struktur kerajaan.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Cross-reference yang relevan antara lain:
Penjelasan singkat hubungan: Kisah ini menggambarkan cara Allah bekerja melalui hubungan manusia untuk memulihkan martabat orang-orang yang terpinggirkan, serta bagaimana janji-Nya diekspresikan melalui sikap belas kasih Daud.
Aplikasi bagi zaman sekarang
Ayat ini mengajar kita untuk tidak mengabaikan sesama yang berada dalam kedudukan rendah atau terlupakan. Seorang pemimpin atau orang berkuasa diminta untuk memperhatikan mereka yang kurang beruntung, menunjukkan kasih Allah melalui tindakan nyata. Belajar dari Daud, kita diajak menilai bagaimana kita bisa memperlakukan sesama dengan martabat, memberi peluang, dan mengangkat mereka yang tersingkir dari kesejahteraan umum.
Inti pesan
Kisah ini menekankan bahwa belas kasih raja adalah gambaran karya Allah yang memedulikan umat-Nya. Ketika kita hidup dalam iman, kita dipanggil untuk menjadi perpanjangan tangan kasih-Nya—menghormati martabat semua orang dan memperhatikan mereka yang lemah di tengah komunitas kita.
Catatan singkat ahli tafsir (kutipan terbatas)
Beberapa pemikiran searah dengan tafsiran klasik menekankan bahwa tindakan Daud mencerminkan kedaulatan Allah dalam mengatur kasih karunia manusia. Kutipan-kutipan pendek dari para komentator publik domain lama seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dapat dipakai untuk memperkaya pemahaman tanpa mengubah inti teks. Perhatikan bahwa kutipan berikut disajikan sebagai rujukan singkat terkait tema belas kasih dan hubungan raja dengan pelayan:
Matthew Henry menggarisbawahi bahwa iman sejati menampakkan dirinya dalam tindakan kebaikan kepada keluarganya sendiri dan mereka yang terabaikan. Albert Barnes menekankan arti sumpah setia raja kepada hamba istana sebagai simbol perlindungan yang diinginkan bagi semua yang patut menerima belas kasih. Adam Clarke menambahkan bahwa tindakan pimpinan yang adil adalah cerminan kehendak Allah, yang menuntun umat-Nya kepada kebaikan.
Catatan: Kutipan langsung singkat dari Henry/Barnes/Clarke disertakan hanya bila tersedia dalam bentuk ringkas dan relevan dengan konteks ayat. Pengguna dapat merujuk pada karya-karya publik domain tersebut untuk konteks penuh.