Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Samuel 8:17 Tafsiran ayat Alkitab
2 Samuel 8:17 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan Zadok bin Ahitub dan Akhimelekh bin Abyatar itulah imam, dan Seraya itulah penyurat.
2 Samuel 8:17 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Samuel 8:17 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Tawarikh 18:16 (IDN) »
dan Zadok bin Ahitub dan Abimelekh bin Abyatar itulah imam, dan Sausa itulah jurutulis,

1 Tawarikh 24:3 (IDN) »
Maka dibahagi Daud akan dia, dan Zadok dari pada bani Eleazar dan Ahimelekh dari pada bani Itamar, seturut martabatnya dalam pekerjaannya.

Makna singkat ayat
Ayat 2 Samuel 8:17 menyampaikan daftar imam-imam yang bertugas pada masa Raja Daud: Zadok bin Ahitub dan Akhimelekh bin Abyatar sebagai imam, dan Seraya sebagai penyurat. Inti pesan ayat ini menegaskan struktur kepemimpinan rohani dan administrasi negara yang teratur di pemerintahan Daud.
Latar konteks
Pada masa Daud, bangsa Israel mengalami pembentukan ulang institusi pemerintahan, terutama lembaga keagamaan. Zadok dan Akhimelekh adalah figur imam yang berlanjut dari masa pentahbisan salam perjanjian dengan YHWH, sementara Seraya berperan sebagai sekretaris (penyurat) yang mencatat peristiwa dan keputusan raja. Urutan ini menonjolkan pentingnya keseimbangan antara ibadah dan administrasi dalam pemerintahan Daud (2 Samuel 8; 1 Tawarikh juga menyinggung peran serupa). Imam-imam ini beroperasi sebagai pengawasa rohani dan penjaga kebenaran dalam administrasi kerajaan.
Observasi tafsir singkat
Pemahaman tematik
Rujukan silang yang relevan
Sedikit catatan silang membantu memperkaya konteks:
Aplikasi praktis singkat
Keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari kekuatan militer atau kebijakan publik, tetapi juga dari integritas ibadah dan keakuratan catatan. Keduanya diperlukan agar umat percaya dapat berjalan dalam kebenaran dan menjaga sejarah perjanjian dengan TUHAN.
Quotable insight (ringkas)
“Imam-imam berperan menjaga ibadah yang benar; penyurat menjaga kebenaran catatan.” (merangkum pemahaman umum dari tokoh-tokoh tafsir publik domain yang relevan).
Penutup
Ayat ini menegaskan bahwa kepemimpinan Daud tidak lepas dari dukungan rohani dan administrasi yang teratur. Dengan Zadok, Akhimelekh, dan Seraya, Daud menegaskan bahwa hukum ilahi dan tata kelola negara berjalan seiring demi kebenaran umat Allah.