Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Samuel 8:4 Tafsiran ayat Alkitab
2 Samuel 8:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka dirampas Daud dari padanya seribu tujuh ratus orang berkuda dan dua puluh ribu orang yang berjalan kaki; dan dikerat oleh Daud akan urat kaki segala kuda penghela, dan ditinggalkannya dari padanya rata seratus buah.
2 Samuel 8:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Samuel 8:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 11:6 (IDN) »
Maka berfirmanlah Tuhan kepada Yusak: Janganlah engkau takut akan mereka itu, karena esok harilah waktu begini Aku menyerahkan mereka itu sekalian teralah kepada bani Israel, maka hendaklah kamu kerat urat kaki segala kudanya dan membakar habis segala ratanya dengan api.

Yosua 11:9 (IDN) »
Maka diperbuatlah Yusak akan mereka itu setuju dengan firman Tuhan kepadanya, dikeratnya urat kaki segala kudanya dan dibakarnya habis akan segala ratanya dengan api.

Ulangan 17:16 (IDN) »
Maka tak boleh rajamu itu menaruh banyak kuda atau membawa kembali akan bangsa ini ke Mesir, supaya dapat ditaruhnya banyak kuda, karena firman Tuhan kepadamu ini: Tak boleh kamu kembali pada jalan ini lagi.
2 Samuel 8:4 (IDN)
Setting sekejap kejadian: Setelah Daud memukul banyak musuh Israel, ia menaklukkan bangsa Aram dan berbagai pihak yang mengancam kerajaannya. Ayat ini menggambarkan hasil perang: Daud merampas 1.700 kuda dan 20.000 orang berjalan kaki dari musuh, serta memerintahkan mencabut urat kaki semua kuda penghela dan meninggalkan satu ratus buah di padang gurun.
Tuhan yang menjadikan kemenangan sebagai penyataan kuasa-Nya
Ayat ini menunjukkan bagaimana kemenangan militer Israel dipakai untuk menunjukkan kuasa Tuhan atas musuh dan perlindungan bagi bangsanya. Daud tidak menumpuk kekayaan dengan serakah, melainkan mengatur hasil perang sesuai kebijakan Tuhan untuk kesejahteraan umat-Nya. Beberapa penafsir lama melihat tindakan ini sebagai pembatasan kemampuan militer lawan agar tidak menjadi ancaman di masa depan.
Istilah kunci dan gambaran penting
Hubungan dengan ayat-ayat terkait
Cross-referencing membantu memahami pola: selain mengandalkan kemenangan, kitab- kitab sejarah menggarisbawahi bahwa Allah memberi kemenangan melalui perantaraan raja-Nya. Contoh terkait: kisah Daud ketika menghimpun pasukan untuk menghadapi musuh panjang; pemotongan urat kaki kuda juga disebutkan dalam konteks menahan kekuatan perang lawan (bandingkan catatan serupa pada bagian lain yang membatasi kekuatan musuh). Ayat-ayat ini sejalan dengan tema kebergantungan pada pimpinan ilahi, bukan sekadar keberanian manusia.
Penjelasan kata dan gagasan penting
Dalam narasi 2 Samuel, pertempuran sering dipakai untuk menegaskan monarki Daud sebagai alat Tuhan. Angka-angka di ayat ini menunjukkan skala kemenangan, tetapi intinya adalah pembatasan kekuatan musuh agar Israel dapat hidup dalam damai. Pencabutan urat kaki tidak sekadar hukuman, melainkan pengurangan kemampuan pasukan lawan untuk menimbulkan bahaya di masa depan.
Aplikasi bagi pembaca masa kini
Kesimpulan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa kemenangan Daud berasal dari penyertaan Tuhan. Pengurangan kekuatan musuh melalui pemotongan urat kaki kuda menggambarkan bagaimana Allah membatasi ancaman bagi bangsa-Nya, sehingga damai dapat dipelihara. Dalam konteks kita, contoh ini mengajak kita mengutamakan kepatuhan kepada Tuhan, menggunakan kekuatan dengan bijaksana, dan menaruh kepercayaan pada pimpinan-Nya di tengah tantangan hidup.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, or Adam Clarke are not directly included here; any exact short quotations from those commentators would be identified if present in the text.