Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
2 Samuel 6:1 2 Samuel 6:2 2 Samuel 6:3 2 Samuel 6:4 2 Samuel 6:5 2 Samuel 6:6 2 Samuel 6:7 2 Samuel 6:8 2 Samuel 6:9 2 Samuel 6:10 2 Samuel 6:11 2 Samuel 6:12 2 Samuel 6:13 2 Samuel 6:14 2 Samuel 6:15 2 Samuel 6:16 2 Samuel 6:17 2 Samuel 6:18 2 Samuel 6:19 2 Samuel 6:20 2 Samuel 6:21 2 Samuel 6:22 2 Samuel 6:23



Inti Makna 2 Samuel 6:21
Kata Daud kepada Mikhal mengungkap motif utama tindakannya: ia bersukacita di hadapan hadirat Tuhan yang telah memilih dirinya dan menggantikan ayahnya sebagai pengantar umat Tuhan, Israel. Ia menilai peran ini sebagai panggilan ilahi untuk memartabatkan kemuliaan Tuhan di tengah umatnya, bukan sekadar pertunjukan pribadi.
Latar konteks
Daud telah membawa tabut perjanjian ke Kota Yerusalem dengan perayaan besar. Mikhal, istri Daud, mengecam perbuatan Daud yang dianggapnya tidak pantas, karena Daud menari di hadapan Tuhan tanpa menjaga martabat bangsawan. Dalam konteks ini, Daud menjelaskan bahwa tindakannya adalah respon terhadap pemilihan Tuhan atas dirinya untuk memimpin umat Israel sebagai imam kerajaan yang mengepalai ibadah dan kebaktian bagi umat Allah.
Observasi interpretatif
Pemikiran tematik singkat
Rujukan terkait
Beberapa ayat berhubungan menguatkan tema kepatuhan kepada kehendak Tuhan dan peran ibadah publik:
Konteks praktis
Pelajaran utama bagi pembaca hari ini adalah pentingnya menyelaraskan tindakan ibadah dengan tujuan Tuhan: memuliakan-Nya dan memimpin bangsa dalam kesetiaan. Pengarahan rohani membutuhkan keberanian untuk bersukacita atas kehendak Tuhan, meskipun itu menuntut pengorbanan ego manusia. Kepemimpinan rohani yang memegang tanggung jawab ibadah publik perlu menjaga fokus pada kemuliaan Tuhan, bukan pada penilaian manusia terhadap diri mereka.
Referensi silang Terhubung
Beberapa potongan lintas saling melengkapi dengan 2 Samuel 6:21:
Inti praktis: Ibadah yang benar menempatkan Tuhan di pusat, mengangkat identitas bangsa-Nya, dan memposisikan pemimpin sebagai penjaga kemuliaan Tuhan di hadapan umat.
Quotable notes: Teks ini tidak membawa kutipan langsung panjang dari komentator lama, namun unsur pemahaman seperti Henry, Barnes, dan Clarke menekankan pentingnya peran ilahi dalam panggilan Daud serta sikap Daud yang bersukacita karena dipilih Tuhan untuk memimpin—sesuatu yang menegaskan bahwa ibadah publik melampaui penampilan luar dan menyatakan tujuan teologi umat.