Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
2 Samuel 6:1 2 Samuel 6:2 2 Samuel 6:3 2 Samuel 6:4 2 Samuel 6:5 2 Samuel 6:6 2 Samuel 6:7 2 Samuel 6:8 2 Samuel 6:9 2 Samuel 6:10 2 Samuel 6:11 2 Samuel 6:12 2 Samuel 6:13 2 Samuel 6:14 2 Samuel 6:15 2 Samuel 6:16 2 Samuel 6:17 2 Samuel 6:18 2 Samuel 6:19 2 Samuel 6:20 2 Samuel 6:21 2 Samuel 6:22 2 Samuel 6:23



Makna langsung (Meaning):
Ayat 2 Samuel 6:18 menggambarkan Daud yang selesai mempersembahkan korban bakaran dan korban syukur, lalu memberkati seluruh orang dengan berkat atas nama Tuhan semesta alam. Inti pesan: pengiringan dan pemurnian ibadah berujung pada pemberkatan bersama bagi umat yang dipimpin Raja Daud.
Latar konteks (Contextual background):
Pada masa Daud, tabut perjanjian dibawa kembali ke pusat penyembahan di Yerusalem setelah sebelumnya berada dalam perjalanan panjang dan menimbulkan kegoncangan. Perlambangan hadirnya pemulihan hubungan dengan Tuhan melalui ibadah yang benar. Peristiwa ini menegaskan bahwa berkat berlanjut bagi umat ketika ibadah diarahkan kepada Tuhan dengan hati yang tulus dan penuh syukur.
Interpretasi utama (Observations):
Tafsiran klasik melihat langkah Daud sebagai contoh kepemimpinan rohani yang menempatkan Tuhan di pusat, bukan hanya ritual. Dalam konteks perayaan pembawa Tabut, berkat ini meneguhkan bahwa ibadah berakhir dengan pemeliharaan ilahi bagi komunitas. Ini juga mengimplikasikan bahwa syukur adalah bagian integral dari penyembahan—bukan sekadar aktivitas religius, tetapi ekspresi terima kasih kepada Tuhan.
Ketika kita beribadah dengan fokus pada Tuhan, puji syukur kita menjadi sumber penguatan bagi komunitas. Berdoa dan memberi berkat bagi sesama adalah wujud nyata pengakuan bahwa Tuhan yang memelihara kita layak diberi penghormatan dan syukur.
2 Samuel 6:18 menegaskan bahwa penyembahan yang berkenan kepada Tuhan berakhir dengan pemberian berkat bagi umat atas nama Tuhan. Daud menunjukkan kepemimpinan rohani yang menekankan ibadah yang benar, syukur, dan pemeliharaan ilahi sebagai bagian integral kehidupan komunitas percaya.
Quotations from public-domain commentators (singkat):
Laboran ringkas tergantung pada sumber klasik; catatan ini menyebutkan bahwa para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya syukur dan berkat sebagai respons iman terhadap kehadiran Tuhan. Jika diperlukan, kutipan singkat tetap memenuhi batasan hak cipta domain publik.