Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 9:10 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 9:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi Tuhan yang mengaruniakan benih kepada penabur, dan roti untuk makanan, Ialah juga akan mengaruniakan dan memperbanyakkan taburanmu dan melebatkan buah-buahan kebajikan kamu,
2 Korintus 9:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 9:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 55:10 (IDN) »
Karena seperti hujan dan salju turun dari langit dan tiada kembali ke sana, melainkan didiriskannya bumi dan dijadikannya ia berhasil dan menumbuhkan pokok, dan ia memberi biji-bijian kepada orang penabur dan roti kepada orang yang makan;

Hosea 10:12 (IDN) »
Taburlah kiranya akan kebenaran, tuailah akan kebajikan, tebaslah akan dirimu suatu bendang yang baharu, karena waktunya sampai akan mencahari Tuhan, supaya datanglah Ia dan diturunkannya kepadamu suatu hujan kebajikan.

2 Korintus 9:6 (IDN) »
Tetapi ingatlah perkataan ini: Orang yang menabur berdikit-dikit, ia akan menuai berdikit-dikit juga, dan orang yang menabur dengan lebihnya, ia akan menuai dengan lebihnya juga.
2 Korintus 9:10 (IDN) — Latar dan Makna Perikop
Ayat ini muncul dalam konteks surat Paulus kepada jemaat Korintus mengenai pemberian derma untuk sesama orang percaya. Paulus menegaskan bahwa Allah yang memberikan benih kepada penabur dan roti untuk makanan juga akan memberkati usaha taburan mereka, sehingga buah kebajikan bertambah banyak. Pesan utama adalah bahwa partisipasi dalam memberi didorong oleh kedaulatan Allah yang memelihara dan memperkaya semua keterlibatan rohani dan praktis kita.
Apa yang diungkapkan teks tentang Allah dan iman
- Allah adalah sumber segala pemberian: Dia yang menyediakan benih bagi penabur dan roti bagi orang yang lapar menunjukkan bahwa keuangan dan berkat materi adalah milik-Nya dan dialirkan melalui iman.
- Allah adalah pemelihara janji: Dia tidak hanya memercayakan hasil penaburan, tetapi juga berjanji untuk memperbanyak taburan dan memperdalam buah kebajikan pada mereka yang menabur dengan kemurahan hati.
- iman yang hidup menuntun pada tindakan kasih: pemberian derma bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari hidup yang bergantung pada anugerah Allah, menghasilkan kebajikan dalam diri sesama dan komunitas gereja.
Kata kunci dan gambaran metafora
- Benih dan roti sebagai gambaran pemberian: benih melambangkan potensi pemberian di masa depan; roti melambangkan pemeliharaan Allah bagi yang menabur usaha dan kerja keras. Kedua unsur ini menegaskan bahwa Allah mengatur seluruh siklus pemeliharaan.
- “-taburanmu” dan “buah-bua kebajikan”: taburan adalah tindakan memberi, sedangkan buah kebajikan adalah dampak rohani dari kemurahan hati seperti kemurahan, kedermawanan, dan solidaritas dengan sesama.
Cross-references yang relevan
- 2 Korintus 8:7 — Paulus menasihati agar jemaat memenuhkan kasih dengan murah hati dan keikhlasan; keduanya menjadi motivasi dalam pemberian kepada sesama. Penekanan: kemurnian niat dan kemurahan hati memvalidasi pemberian.
- 1 Timotius 6:17-19 — nasihat agar orang percaya berlimpah dalam kebaikan, memberi harapan melalui tindakan perbuatan baik; memperkaya diri dengan kebaikan yang dapat dinilai di hadapan Tuhan.
- Mazmur 41:1-3 — Allah membela orang dewasa yang peduli kepada yang lemah; ada unsur pemeliharaan Allah atas mereka yang menunjukkan kasih dalam praktek kemurahan hati.
Bagaimana ayat ini menumbuhkan iman dan tindakan hari ini
- Ketika kita menabur dengan hati yang percaya bahwa Allah adalah pemberi semua hal, kita tidak takut berkurang melainkan yakin bahwa Allah akan melipatgandakan berkah-Nya dalam kehidupan kita dan orang lain.
- Pemberian tidak sekadar memenuhi kebutuhan materi, tetapi membangun komunitas iman yang saling mendukung, mendorong pertumbuhan rohani, dan memperkuat karya kasih di tengah dunia.
- Dalam praktiknya: rencanakan pemberian dengan rindu untuk membawa berkat bagi yang membutuhkan, sambil mengingat bahwa segala hasil adalah buah anugerah Allah yang memperkaya kebajikan kita.
Inti pesan untuk jemaat sekarang
Allah yang menyediakan benih dan roti adalah sumber berkat. Bila kita menabur dengan iman, Allah sendiri yang akan memperbanyak taburan tersebut dan melebatkan buah kasih dalam komunitas umat percaya. Pemberian yang lahir dari kemurahan hati menjadi alat pemuliaan bagi-Nya dan sarana pertumbuhan iman kita sendiri.
Catatan singkat sumber pemikiran: ringkasan ini terinspirasi nuansa interpretasi klasik seperti yang dikemukakan dalam karya publik domain (mis. Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke). Pernyataan langsung dari sumber-sumber itu disertakan hanya jika ada kutipan pendek yang relevan.