Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 7:6 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 7:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang rendah hati, itu juga menghiburkan kami dengan kedatangan Titus;
2 Korintus 7:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 7:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Korintus 1:3 (IDN) »
Segala puji bagi Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa pohon segala rahmat, dan Allah pohon segala penghiburan,

2 Korintus 7:13 (IDN) »
Itulah yang menghiburkan kami. Tetapi di dalam penghiburan itu, makin lebih pula sukacita kami sebab kesukaan Titus itu, karena rohnya disegarkan oleh kamu sekalian.

3 Yohanes 1:2 (IDN) »
Hai kekasihku, aku berdoa supaya engkau selamat dan afiat di dalam segala sesuatu, sebagaimana jiwamu pun selamat.
2 Korintus 7:6 (IDN) – Ringkasan Pembaca
Ayat ini menegaskan bagaimana Allah yang menghiburkan orang yang rendah hati menghadirkan penghiburan-Nya melalui kedatangan Titus. Di tengah pergumulan jemaat Korintus, Paulus menyoroti cara Allah bekerja di balik peristiwa duniawi: melalui kedatangan seorang murid yang setia, Titus, Allah sendiri menguatkan hati mereka yang lemah. Ayat ini memperlihatkan harmoni antara belas kasihan Ilahi dan respons manusia terhadap pelayanan serta pengakuan atas kasih Allah yang memulihkan.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 7 berfokus pada tindak balas jemaat Korint terhadap masalah yang timbul akibat surat-surat Paulus yang tegas. Meski ada rasa bersalah dan penyesalan, ayat ini menegaskan bahwa kedahagaan manusia disalurkan lewat dorongan Allah yang menghiburkan. Titus hadir sebagai agen Allah untuk membawa penghiburan dan konfirmasi pemulihan hubungan antara Paulus, Timotius, dan jemaat Korintus. Dengan demikian, kedatangan Titus menjadi tanda kenyataan kasih Allah yang rela bekerja di balik peristiwa sehari-hari.
Pokok rohani utama
Wawasan dari para komentator (ringkas)
Matthew Henry menekankan bahwa penghiburan Allah datang dengan cara-Nya sendiri, seringkali melalui hadirnya orang mulia yang membawa pesan pembaruan. Albert Barnes menyoroti bahwa kedatangan Titus adalah tanda kasih yang menenangkan, bukan sumpah sumpah atau pujian manusia semata. Adam Clarke menambahkan bahwa penghiburan ilahi bekerja lewat kenyataan hubungan sesama, menunjukkan bahwa Allah tidak jauh, melainkan hadir dalam persekutuan dan pelayanan.
Quotations guide (catatan singkat):
“God, who comforts the downcast” (Henry) — Allah yang menghiburkan orang yang rendah hati; “the coming of Titus” sebagai media penghiburan (Barnes) — kedatangan Titus menjadi tanda kasih ilahi; “the very helper of his friends” (Clarke) — Titus sebagai alat pemulihan hubungan.
Rujukan silang (singkat) dan hubungannya
Aplikasi praktis
Pandanglah Allah sebagai sumber penghiburan utama saat menghadapi kekecewaan atau kritik. Dalam komunitas kita, lihat cara Allah bekerja melalui sesama—seorang teman yang datang memberi dorongan, seorang saudara yang menguatkan iman melalui kata-kata dan tindakan. Belajar menerima penghiburan dengan hati yang rendah hati, lalu menjadi saluran penghiburan bagi orang lain dengan kasih yang nyata.
Inti penutup
Ayat ini mengingatkan bahwa penghiburan sejati berasal dari Allah dan biasanya hadir melalui kehadiran dan pelayanan sesama umat-Nya. Titus menjadi alat kasih Allah untuk membangkitkan sukacita dan kepercayaan jemaat Korintus, sehingga mereka dapat melihat pemulihan dalam hubungan mereka dengan Paulus dan karya Allah di tengah komunitas mereka.