Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 7:14 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 7:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena jikalau aku memegahkan kamu di dalam sebarang hal kepadanya, tiada aku mendapat malu, melainkan seperti kami sudah mengatakan segala sesuatu kepadamu dengan benar, demikianlah juga kemegahan kami terhadap Titus itu sudah nyata benar.
2 Korintus 7:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 7:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Korintus 7:4 (IDN) »
Besarlah yakinku kepadamu, dan sangatlah megah aku akan kamu. Penuhlah aku dengan penghiburan, dan aku sarat dengan sukacita di dalam segala kesukaran kami.

2 Korintus 8:24 (IDN) »
Sebab itu tunjukkanlah tanda kasihmu kepada mereka itu di hadapan segala sidang jemaat itu, dan kemegahan kami atas pihak kamu.

2 Korintus 7:6 (IDN) »
Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang rendah hati, itu juga menghiburkan kami dengan kedatangan Titus;
2 Korintus 7:14 (IDN)
Bagian konteks segera ayat ini berada dalam surat Paulus kepada jemaat Korintus, pada bagian kedua surat yang membahas pembebasan hati si pengarang terhadap ketidakcocokan jemaat dengan dirinya. Paulus menegaskan bahwa jika ia memegahkan jemaat itu di dalam sesuatu kepada Tuhan, ia tidak akan malu; hal ini karena kemegahan itu berdasar pada kebenaran, bahwa apa yang ia sampaikan kepada mereka telah disampaikan dengan kejujuran, dan tata-naskahnya mengenai Titus telah terbukti benar di mata mereka.
Apa yang dinyatakan ayat ini tentang Allah, iman, dan hubungan jemaat
Ayat ini menegaskan bahwa otoritas rohani Paulus tidak bersifat mengandalkan diri sendiri, melainkan bergantung pada kebenaran keseluruhan yang Allah nyatakan melalui pemberitaan Injil. Pengagungan Paulus terhadap Titus bukan karena keagungan manusia semata, melainkan karena kenyataan kerja Allah yang membuahkan tawaran kebaikan dan perubahan hati di antara jemaat Korintus. Iman di sini menekankan integritas, kejujuran, dan tanggung jawab seorang gembala rohani dalam memperlakukan gereja sebagai komunitas yang hidup di dalam kebenaran firman Tuhan.
Kata-kata kunci yang perlu dipahami
Hubungan dengan bagian-bagian terkait
Beberapa bagian lain dalam 2 Korintus menonjolkan tema kepercayaan terhadap misi dan kejujuran dalam pelayanan. Misalnya, Paulus menegaskan bahwa kemuliaan pelayanan Allah tidak terletak pada kemegahan manusia, melainkan pada kebenaran pekerjaan Roh Kudus (2 Kor 3:6-9). Juga penting memahami bagaimana Titus berfungsi sebagai utusan yang membawa kabar pembebasan dan penguatan bagi jemaat (2 Kor 7:5-7).
Refleksi teologis singkat
Aktivitas Kristus bekerja melalui umat-Nya menegaskan bahwa Allah adalah sumber kebenaran. Ketika gereja melihat bukti perubahan hidup, seperti keberhasilan misi Titus di antara mereka, itu menjadi bukti bahwa Allah bekerja melalui umat-Nya. Tidak ada ruang untuk kesombongan manusia, karena segala sesuatu berasal dari anugerah Allah yang menuntun iman dan pelayanan.
Penggalan panduan masa kini
Aplikasi praktis untuk gereja dan orang percaya hari ini meliputi:
Cross-references dan penjelasan singkat
Dalam pandangan para bapa rohani terdahulu, seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, inti pesan ayat ini menekankan kejujuran, integritas, dan keandalan hubungan rohani sebagai indeks kebenaran karya Allah. Secara ringkas, kemegahan sejati ialah melihat pekerjaan Allah berbuah melalui hidup dan pelayanan umat-Nya, termasuk hubungan yang dijalinkan antara Paulus, Titus, dan jemaat Korintus.
Quotations from public-domain comentarists (jika ada):
- Matthew Henry menekankan bahwa kebanggaan Paulus atas Titus berdasar pada kebenaran dan kerja Allah di antara mereka. Namun, Henry menekankan agar rasa bangga tetap berada dalam konteks kasih kristiani, bukan kepemuliaan pribadi.
- Albert Barnes menekankan bahwa kegembiraan Paulus adalah penegasan kejujuran pelaporan dan pembuktian atas kebenaran pekerjaan Tuhan di antara jemaat.
- Adam Clarke menekankan bahwa pernyataan ini mengandung unsur kepastian bahwa segala sesuatu yang Paulus lakukan itu transparan dan sesuai dengan firman Tuhan.